5 Alasan Kenapa Anime I Want to Eat Your Pancreas Wajib Kamu Tonton

I Want to Eat Your Pancreas memang sedang mendapat perhatian besar di tahun ini. Sejak novelnya dirilis oleh Yoru Sumino di tahun 2014, karya ini sudah mendapat banyak adaptasi hingga animenya pun rilis di September lalu. Beruntungnya, fans Indonesia nggak perlu nunggu lama buat nikmatin karya ini langsung karena Encore Film sanggup membawa I Want to Eat Your Pancreas di Desember ini. Kabar bahagia bukan?

Meski seperti yang sudah disebutkan di atas bila I Want to Eat Your Pancreas sudah mendapatkan banyak adaptasi. Namun film anime ini masih layak banget buat kamu tonton, Joyfriends. Alasannya apa? Cek langsung deh di bawah ini.

Menguras emosi

Sepengetahuan saya, nggak banyak anime romantis yang mengangkat topik berat seperti penyakit mematikan, tapi Kimi no Suizou o Tabetai (I Want to Eat Your Pancreas) langsung menhujam ke topik tersebut tanpa tedeng aling-aling. Pertanyaannya sederhana, apakah kamu memiliki keberanian untuk mencintai seseorang yang kamu tahu kamu bakal kehilangan dia dalam waktu dekat?

Secara garis besar, ceritanya bakal dimulai dengan seorang pria yang tidak diketahui namanya menemukan buku catatan medis teman sekelasnya bernama Sakura. Dari situ dia mengetahui kalau Sakura punya penyakit mematikan di pankreasnya dan hanya memiliki beberapa bulan untuk hidup. Sakura sendiri mencoba tetap menjalani hidup seperti anak sekolah biasa dan protagonis kita ini mencoba melakukan sesuatu terlepas dari kepribadiannya yang dingin: menghabiskan waktu bersama Sakura.

Cerita yang Dibawa Ringan

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, cerita tentang penyakit stadium akhir bukanlah sesuatu yang bisa diangkat menjadi sebuah genre komedi. Namun Sumino mampu mengatur antara humor dan rasa sakit dalam sebuah keseimbangan.

Sakura sebenarnya sadar tentang kematiannya dan dia mencoba menutupinya dengan humor. Sebenarnya ini hal yang realistis ditemukan di kehidupan nyata namun Sakura lebih banyak menggunakan dark humor di sini.

Perkembangan karakter yang Hebat

I Want to Eat Your Pancreas bisa dibilang adalah cerita remaja. Namun, dalam praktiknya seiring dengan treatment protgonis ke Sakura dalam mengabiskan waktu berharga sang gadis, dia akan mengalami perkembangan karakter yang besar.

Diakui Secara Komersil

Melihat kesuksesannya yang sangat cepat pasca novelnya keluar di 2014, bisa dikatakan cerita yang ditulis Sumino mendapat pengakuan yang tidak main-main. Kalau mau diurutkan, sejak web novelnya keluar di 2014, Kimi no Suizou o Tabetai sangat cepat mendapatkan bentuk fisik di 2015 dengan lebih dari 2 juta kopi yang terjual. Ini cukup edan untuk sebuah karya perdana yang baru keluar dari pengarang baru. Setelah itu manga dua volumenya keluar di 2016 dan film live-action rilis di 2017. Luar biasa cepatnya bukan?

Nggak cuma sukses di novelnya, manga I Want to Eat Your Pancreas juga laku keras.

Digarap oleh staf muda dan berpengalaman

Salah satu jaminan teknis bila anime ini bakal keren adalah dari staff yang menangani. Di bawah naungan studio pendatang baru VLON, I Want to Eat Your Pancreas digarap oleh Shin’ichirou Ushijima di mana film ini merupakan debutnya sebagai sutradara. Namun jangan kuatir karena sebelumnya, seperti dilansir dari goboiano, Ushijima sudah pernah bekerja di beberapa episode di serial anime seperti Death Parade, One Punch Man, dan sebagai asisten sutradara di Hunter x Hunter.

Kru muda lain yang akan terlibat adalah Yuuichi Oka sebagai kepala animasi dan desain karakter. Dia telah berpengalaman bekrja sebagai sutradara animasi di Eromanga-sensei, To Love-Ru dan New Game.

Oh ya, tidak lupa menyebutkan bila Sakura akan diisi suaranya oleh Lynn (Ena Komiya di Just Because!/ Yumiko Samejima di A Place Further Than The Universe) dan si protagonis akan diisi suaranya oleh aktor Mahiro Takasugi (Kamen Rider Ryugen di Kamen Rider Gaim).

Written by
Being adult with the spirit of Samurai X and Neon Genesis Evangelion, this man now decided to make a team of superhero like Avengers. Moviegoers and you can follow his visual track on instagram.

Is the Story Interesting?

0 0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>