BanG Dream vs School Idol Festival, Main yang Mana Ya?

Penggemar Love Live sini cung cung tangan! Buat yang udah getol ngikutin Love Live! (seri original ataupun yang Sunshine!) pasti tau banget kalo anime ini juga memuaskan dahaga penggemarnya lewat game rhythm School Idol Festival (SIF) buatan Bushiroad. Mulai ngoleksi kartu, nge-idolized sampe bikin tim jagoan.

Nah, kalau kamu main SIF, pasti pada tahu dong kalau Bushiroad baru aja ngerilis BanG Dream! Girls Band Party versi worldwide di tanggal 4 April kemarin? BanG Dream! Girls Band Party (selanjutnya kita sebut Bandori aja yak) merupakan bagian dari multimedia franchise BanG Dream! yang dibuat Bushiroad, salah satu produsen mobile game ternama di Jepang.

Karena ini multimedia franchise, jadi kamu juga bisa menikmati BanG Dream! dalam bentuk manga, anime, CD lagu, dan tentu aja live concert di mana kamu bisa lihat para seiyuu BanG Dream! manggung beneran. Technically mirip-miriplah kayak Love Live! School Idol Project.

Dengan kehadiran Bandori di kancah dunia (halah), otomatis game ini jadi pesaing utama SIF. Bahkan para Love Livers di seluruh dunia banyak yang udah hijrah ke Bandori sambil nunggu School Idol Festival All Star yang belum ada kabarnya lebih lanjut.

Nah, kamu kebagian yang galau main School Idol Festival atau Bandori nih? Lewat artikel ini, kami bakal ngebandingin kedua game rhythm buatan Bushiroad ini. Sanggupkah kami menjawab segala kegalauan kamu? NB: Gambar di sebelah kiri adalah tampilan SIF, yang kanan tampilan Bandori.

Gameplay

First of all, tampilan panel Bandori jauh berbeda dari SIF. Kalau di SIF, panel-nya diposisikan jadi setengah lingkaran, sementara di Bandori tombolnya sejajar kayak Guitar Hero dan sebagian besar game ryhtm lainnya. Jadi buat kamu yang biasa main  SIF, awalnya pasti kesusahan deh main Bandori di awal-awal. Tapi buat kamu yang belum pernah main either SIF atau Bandori, adaptasi kamu main Bandori mungkin lebih mudah daripada main SIF. Mengingat nggak banyak game rhythm yang panelnya berbentuk setengah lingkaran kan.

Sementara itu dari tingkat kesulitan, kedua game ini sama-sama memberikan empat level yang bisa kamu coba: Easy, Normal, Hard, dan Expert. Bedanya, di SIF makin tinggi tingkat kesulitannya, yang berubah hanyalah kecepatan dan jumlah not yang harus dipencet. Selain itu, buat di SIF ada side B yang isinya lagu-lagu seasonal yang nggak jarang emang khusus disiapin buat event tertentu. Kalo kamu ada di side B-nya μ’s ada level Master, dimana levelnya lebih susah dari Expert – dan buat beberapa lagu di atas level 10 ada panel yang mengharuskan kamu nge-swipe.

Nah, kalau di Bandori, yang berubah adalah jumlah not dan cara mencetnya. Nggak cuma di-tap, tapi juga harus di-hold, double tap, drag, dan flick. Makin tinggi levelnya, makin ribet mainnya. Uniknya, sebelum kamu memulai permainan, di game ini kamu bisa nge-set kecepatan notnya sendiri. Kamu bisa nge-customize kecepatan not di setiap lagu, dan di setiap level. Jadi buat adjust ke lagu dengan BPM tinggi dan dengan BPM rendah bisa kamu sesuaikan sesuai kebutuhannya masing-masing.

Selain itu, di Bandori kamu bisa main multi live, jadi kamu bisa maen bareng-bareng sama berbagai pemain dari seluruh dunia – yang tentu aja dipilihnya random. Meanwhile kalo di SIF, there’s still possibility if you want to play with other player – but only when the specific event held.

Story

Untuk Story Mode, Bandori kami rasa lebih unggul dari SIF. Bandori seenggaknya memiliki enam kisah yang bisa kamu ikutin, cerita utama plus kisah lima band jadi karakter utama dalam game ini: Poppin’ Party, Afterglow, Roselia, Pastel Palletes, dan Hello, Happy World! Cara ngebuka story masing-masing band ini pun relatif gampang, guys. Kalian cukup ningkatin rank tiap band dengan cara make personel mereka pas main.

Sementara di SIF, ada dua story yang bisa kamu ikutin, story µ’s (baca: Muse) dan story Aqours. Nah, selain kedua kisah utama itu, ada juga story dari masing-masing member yang bisa kamu dapetin dengan cara idolize dan maksimalin bond mereka.

Kalau mau ditotal sih sebenernya jumlah story di SIF jauh lebih banyak dari Bandori. Tapi story member yang jumlahnya ratusan itu bisa dibilang nggak ada meaning alias lucu-lucuan doang. Sementara di Bandori, kita beneran dikasih cerita terkait awal mula masing-masing band tersebut.

How to Build Your Team

Namanya game yang ditentukan dengan kekuatan grup, semakin tinggi level member – semakin tinggi pula skor yang bisa dihasilkan. Kalo di Bandori, kalo kamu mau jajan-jajan member diharuskan nge-gacha dengan star score yang bisa kamu peroleh setiap kamu selesai main lagu atau menyelesaikan misi.

Nah, untuk poin ini sendiri – Bandori punya banyak banget tipikal ‘uang’ yang bisa dipakai buat naikin level atau training. Mulai dari star score,  badge, sticker, coin, ticket buat nge-training, dan masih banyak lagi. Selain itu, buat nyusun band kamu, ada banyak partikel yang bisa kamu utak-atik. Seperti costume, practice,skill practice,  training, sampai exchange. Di Bandori, kamu bisa bikin sampe 10 band, dengan 1 main band yang akan kamu pakai kalo kamu main multi-live. Selain itu, dari setiap kamu jajan gacha, yang kamu dapatkan hanya member dari band, tapi dengan berbagai level dan costume.

Sedangkan kalo di SIF, selain member dari idol team, ada juga berbagai siswa lain yang dimunculkan dalam bentuk normal card yang bisa kamu dapatkan setiap selesai memainkan lagu. Sedangkan untuk member idol, kamu bisa dapatkan dari scout menggunakan heart point. Cara mengumpulkan heart point ini gampang-gampang susah, karena kamu harus menyelesaikan berbagai quest. Mulai dari nyelesein lagu dari level expert dengan Full Combo atau sekadar mainin satu lagu per hari

Graphic

Mengingat Bandori di rilis lebih baru dari SIF, tentu aja kalo dari segi grafis Bandori masih menang jauh daripada SIF. Mulai dari karakter yang bergerak di setiap stories, map template yang lucu, bahkan kalau kamu menyentuh layar ada efek bintang-bintang yang ngikutin gerak jari kamu. Kamu bisa ngelihat perbandingannya dari kedua video di atas dan di bawah ini.

Sedangkan buat di SIF kamu harus puas diri dengan grafis yang terkesan jadul dan klasik. Bahkan untuk kartu-kartu μ’s banyak yang masih menggunakan gambar-gambar jadul dari seri originalnya pertama kali. Selain itu, warna-warna yang digunakan untuk background panel juga cenderung lebih flat dibandingkan dengan Bandori.

Overall, Bandori bisa dibilang meng-upgrade berbagai ‘kesalahan’ yang ada di SIF. Tetapi, at some point untuk meng-upgrade skill masih lebih mudah SIF – apalagi perintilan ‘mata uang’ yang digunakan di SIF nggak sebanyak Bandori. Kalo kamu, lebih milih main yang mana?

Is the Story Interesting?

0 1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>