City Hunter Movie: Shinjuku Private Eyes Review – Klasik & Nostalgia

User Rating: 7.5
City Hunter Movie: Shinjuku Private Eyes ini bener-bener bikin kita nostalgia deh.

Film anime City Hunter Movie: Shinjuku Private Eyes merupakan sequel dari anime yang pernah berjaya di era 1988 sampai 1991. Film ini berfokus pada keseharian seorang bodyguard sekaligus detektif swasta bernama Ryo Saeba yang akrab disebut City Hunter dalam menyelesaikan misi-misinya. Ya, film ini memang sengaja ditayangkan untuk memperingati 30 tahun serial manga dan anime karangan Tsukasa Hojo-sensei.

Dalam film ini, Ryo Saeba mendapat kerjaan menjadi bodyguard gadis jelita bernama Ai Shindo. Misi yang awalnya biasa-biasa saja mendadak berubah luar biasa karena si cewek ini punya kunci rahasia untuk membangkitkan senjata pemusnah massal. Berasa nggak asing sama ceritanya? Klasik banget kan?

Nuansa Klasik yang berpadu Latar Modern

Bayangin deh Joyfriends, kalau kamu nonton anime yang lebih jadul dari Flame of Recca atau Yu Yu Hakusho di bioskop, yang layar bioskopnya pun nggak full. Nah, di City Hunter Movie: Shinjuku Private Eyes ini juga sama.

Nuansa City Hunter yang klasik sangat dipertahankan dalam film kali ini. Pasalnya sutradara juga masih dipegang oleh Kenji Kodama, orang yang sama menangani hampir seluruh anime City Hunter dalam bentuk serial atau film. Walaupun kelihatan jadul, tapi latar ceritanya dipadukan dengan unsur modern saat ini lho, seperti smartphone, drone, dan robot yang digerakkan dengan sensor pikiran.

Soundtrack dari film ini pun juga menggunakan musik dan aransemen dari lagu di era awal 1990-an. Bahkan insert song sepanjang film ini adalah soundtrack dari serial anime lawasnya. Komposer musik untuk film ini adalah Taku Iwasaki dan ending theme dinyanyikan oleh TM Network, klasik banget kan?

Meski demikian ada beberapa hal yang masih janggal saat menontonnya. Setting waktunya tahun 2019 tapi fashion dan gaya karakter yang ada di film ini adalah 1990-an. Keliatan aneh banget kalau di sini.

Cast Lawas yang Memesona

Hampir seluruh pemeran anime City Hunter asli dari tahun 1987 turun kembali dalam film ini. Akira Kamiya kembali memerankan sosok Ryo Saeba, si detektif tangguh nan genit. Kazue Ikura sebagai Kaori Makimura partner sehidup semati Ryo. Yoko Asagami sebagai Saeko Nogami seorang polisi kota yang sering ngebantu Ryo serta Umibozu yang diperankan Tessho Genda dan Miki yang diperankan Mami Koyama sepasang kekasih yang merupakan pesaing sekaligus teman dari Si Ryo.

Cerita Action-Comedy khas anime Jadul

Plot ceritanya sangat ringan dan cenderung mudah ditebak, bener-bener anime lawas banget. Kalau kamu pernah nonton serialnya, candaan-candaan-nya juga masih sama persis dengan serial sebelumnya. Yang hebatnya lagi adalah masih ada ciri khas City Hunter, yaitu palu raksasa yang dipakai Kaori untuk memukul Ryo ketika lagi centil dan mobil Mini Cooper legendaris milik Ryo.

Nah, di sini ada beberapa scene romance yang diselipin dan bikin gemes dan gregetan sendiri, yaitu relationship antara Ryo dan Kaori. Dua karakter ini beneran setipe deh, sebenernya saling suka tapi nggak mau ngakuin saling suka. Si Kaori yang suka ngasih “kode” dan si Ryo yang emang entah kurang peka atau biar keliatan sok cool yang nggak mau nanggepin “kode” itu.

Kekurangan juga ditemui di bagian ini di mana aksinya keliatan nggak masuk akal banget. Masa satu orang cuma dengan handgun bisa ngalahin puluhan drone bersenjata? Kalau di jaman modern hal ini tentu nggak masuk akal. Tapi yakin deh kamu akan menikmati action sepanjang film ini. Oiya! City Hunter ini pernah ada Live Action-nya loh, dengan bintang utama aktor aksi legendaris Jackie Chan.

City Hunter Movie: Shinjuku Private Eyes ini udah bisa ditonton mulai 2 Oktober lho!

Verdict

Well… Untuk yang pengen nostalgia nonton anime yang bener-bener lawas dan berkesan, City Hunter Movie: Shinjuku Private Eyes layak untuk ditonton. Cerita yang disajikan ringan walaupun sangat mudah ditebak. Intinya sih cukup menghibur untuk yang ingin nonton film yang nggak berat. Oiya, kamu bisa nonton City Hunter Movie: Shinjuku Private Eyes layak untuk ditonton di seluruh CGV di Indonesia mulai tanggal 2 Oktober 2019 yang didistribusikan oleh Moxienotion.

Summary
Untuk yang pengen nostalgia nonton anime yang bener-bener lawas dan berkesan, City Hunter Movie: Shinjuku Private Eyes layak untuk ditonton. Cerita yang disajikan ringan walaupun sangat mudah ditebak. Intinya sih cukup menghibur untuk yang ingin nonton film yang nggak berat.
Good
  • Nostalgic, mirip banget sama original seriesnya
  • Cukup menghibur dan masih related ama kondisi sekarang
Bad
  • Ceritanya mudah ditebak
  • Beberapa hal kurang relevan dengan jaman sekarang
7.5
Good
Written by
| Logistician Wannabe | Pop Culture Entusiast | Anime Maniac |

Is the Story Interesting?

2 0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>