Frieza Di Mata Akira Toriyama dan Fans Dragon Ball

Buat kamu fans setia Dragon Ball, pasti udah kenal sama Frieza. Mungkin kamu jengkel banget sama villain yang satu ini. Soalnya, dikira udah mati di Dragon Ball Z, dia malah bangkit lagi di film Resurrection of F. Nggak cukup berhenti di situ, Frieza juga muncul dalam serial Dragon Ball Super, bahkan dia juga bakal hadir di Dragon Ball Super Movie. Kenapa sih Frieza begitu spesial? Adakah alasan kemunculan Frieza yang berkali-kali bikin jengkel? Artikel ini akan menjawab pertanyaan kamu.

FRIEZA DI MATA AKIRA TORIYAMA

Menurut Akira Toriyama, desain Frieza ini berdasarkan monster yang ada di fantasinya saat dia kecil. Menurut Daizenshuu (guide book), Frieza ini terinspirasi dari sang editor kedua Toriyama, Yū Kondō. Selain itu, desain Frieza juga terinspirasi dari kondisi ekonomi Jepang saat dirinya menulis Saiyan Saga. Toriyama menyebutnya sebagai “musuh terburuk dalam sejarah umat manusia”.

Dalam sebuah wawancara dengan Shonen Jump, Toriyama mengungkap alasan kenapa final form Frieza berwujud seperti itu. Toriyama mengatakan dirinya ingin mendobrak kebiasaan kalau musuh akan bertambah besar dan kejam, yang membuatnya terlihat lebih kuat. Dengan wujud akhir Frieza yang kurus, membuatnya bisa bergerak dengan lebih cepat.

Toriyama merasa ada yang kurang kalau Frieza “hilang” dari Dragon Ball. Karena karakter ini sangat berkesan, makanya dirinya selalu menemukan cara agar Frieza kembali lagi dalam serial Dragon Ball Super, bahkan dalam Dragon Ball Super Movie.

SALAH SATU MUSUH TERKUAT

Dalam Dragon Ball Z, Frieza adalah salah satu dari tiga musuh terkuat, selain Cell dan Buu. Frieza pertama kali muncul dalam Dragon Ball Z. Dia adalah villain yang ingin menguasai alam semesta. Salah satu yang menjadi incarannya adalah Planet Namek. Alasannya mengincar planet ini karena dalam Planet Namek menjadi cikal bakal munculnya Dragon Ball dan Shen Long. Frieza ingin menguasai seluruh alam semesta dengan bantuan keduanya.

Frieza takut dengan legenda Super Saiya. Seorang kesatria legendaris yang mengimbangi kekuatannya bahkan mampu mengalahkannya. Karena ketakutannya ini, Frieza memusnahkan bangsa Saiya dengan menghancurkan Planet Vegeta, rumah bagi bangsa Saiya.

Setelah Frieza dikalahkan Goku, banyak anggapan kalau dia sudah mati. Namun, siapa sangka dirinya malah bangkit lagi dalam Cell Saga meski dalam wujud cyborg dan sebagian tubuhnya tidak utuh. Frieza juga muncul sebagai cameo di neraka saat menonton pertarungan Kid Buu melawan Goku. Lalu, dirinya kembali muncul dalam film Resurrection of F dan berlanjut ke serial Dragon Ball Super.

FRIEZA DI MATA FANS DRAGON BALL

Meski sebagian ada yang jengkel dengan sifat narsisnya, ternyata Frieza menjadi karakter terfavorit dalam GamePro. Frieza juga menjadi musuh pertama yang membuat Vegeta sampai ketakutan. Hal ini karena Frieza menghancurkan Planet Vegeta, yang menjadi rumahnya. Sebagian fans yang kurang suka dengan kesan pertama kemunculan Vegeta, senang dengan adegan ini. Bahkan, Frieza menduduki peringkat pertama dalam watchmojo sebagai villain terbaik.

Band metal asal Jepang, Maximum the Hormone, bahkan pernah membuat lagu yang didedikasikan untuk Frieza. Lagu berjudul F ini berdasarkan nama Frieza yang disingkat F. Dari lagu inilah, Akira Toriyama terinspirasi membuat film Resurrection of F, yang mengisahkan kebangkitan Frieza.

TRIVIA

  1. Nama Frieza merupakan plesetan dari freezer. Nama keluarga Frieza semuanya berhubungan dengan sesuatu yang dingin.
  1. Frieza adalah villain satu-satunya yang menginginkan Dragon Ball. Beberapa villain lainnya hanya menguasai alam semesta. Bahkan, Buu malah menjadi penghancur alam semesta.
  1. Form ketiga Frieza mirip dengan Xenomorph dari film Alien. Sementara, form terakhir sang kakak, Cooler, mirip dengan Predator. Alasan inilah yang bikin keduanya tidak akur.
  1. Pertarungan Goku melawan Frieza merupakan episode terpanjang dalam Dragon Ball Z yaitu 19 episode.
  1. Frieza menjadi inspirasi bagi Masashi Kishimoto, creator Naruto, dalam menciptakan Orochimaru. Ketika Naruto akan diadaptasi menjadi serial anime, Kishimoto saat itu berharap suara Orochimaru diisi oleh orang sama.
Written by
Just an ordinary boy who trapped in a man's body.

Is the Story Interesting?

1 0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>