Gegege no Kitarou 2018, Kisah Klasik dengan Bumbu Jaman Now

Kitarou dan teman-teman yokai nya (doc. Crunchyroll)

Gegege no Kitarou. Anime ini dulu sempat tayang di Indonesia pada medio 2000an, di kala anime masih berjaya di siaran tv lokal. Nah, anime legendaris yang satu ini akhirnya kembali hadir di tahun 2018 ini dan diberikan sentuhan jaman now supaya dia akan lebih menarik untuk ditonton para otaku zaman sekarang. Adaptasi untuk tahun 2018 ini adalah yang ke-6 dalam sejarah serial action supernatural klasik ini, dimulai pada tahun 1968 hingga sekarang.

Serial yang ke-6 ini dibuat dalam rangka merayakan 50 tahun anniversary dari anime nya, dimana ada elemen-elemen baru yang patut diperhatikan. Bagaimana adaptasi modern ini membedakan dirinya dari yang sebelumnya?

Sentuhan Modern Dengan Rasa Nostalgia

Dengan serial ke-6 nya, anime adaptasi dari karya manga Shigeru Mizuki masih mengikuti premis cerita dengan adaptasi-adaptasi sebelumnya, dimana Kitarou, seorang yokai bersedia untuk membantu kaum manusia dan kaum yokai (siluman asal Jepang) untuk hidup damai, namun sekarang setting waktu nya sudah memasuki abad ke-21, lebih tepatnya tahun 2018, dimana anime nya membawa karakter-karakter klasik seperti Nekomusume, Nezumi Otoko (Rat-Man), dkk kedalam dunia modern.

Contoh sentuhan modern lain adalah para yokai sudah bisa menggunakan teknologi smartphone. Dengan formula ini, para penonton lama serial ini dan juga penonton baru bisa menikmati anime nya karena relatable dengan zaman sekarang.

Nekomusume menggunakan iPhone nya (doc. Crunchyroll)

Moefikasi Nekomusume

Bisa dibilang kalau karakter yang paling signifikan perubahan nya adalah Nekomusume. Yokai setengah manusia setengah kucing ini mendapatkan oplas drastis untuk adaptasi tahun 2018, dengan desain karakter yang moe dan sekaligus cantik. Perbedaan dari Nekomusume tahun 1968 sangatlah jauh, dimana dulu dia digambarkan sebagai anak kecil yang sedikit gembul, mata merupai kucing dan rambut yang bentuknya memiliki bowl-cut, yang overall ga menarik sama sekali.

Nekomusume dulu juga memiliki sifat yang sangat dingin, ia tidak memiliki simpati terhadap manusia dan bisa terbilang ganas. Di Gegege no Kitarou 2018, itu semua hilang, dan sekarang, Cat-chick berubah menjadi wanita idaman para otaku. Tinggi, menggunakan high-heels, muka yang cakep, neko girl plus dia sekarang memiliki trait tsundere. Nekomusume bisa jadi calon waifu untuk season ini nih Joyfriends!

Nekomusume sekarang bisa jadi waifu kalian. (doc. Crunchyroll)

Karakter OC Baru

Setiap adaptasi Kitarou memiliki karakter utama manusia yang berbeda, demikian halnya dengan Gegege no Kitarou 2018. Sekarang seorang gadis bernama Inuyama Mana menjadi teman Kitarou yang baru. Mana-chan pertama kali muncul pada episode pertama, dimana ia membela temannya saat diganggu oleh anak-anak lain. Temannya Mana selalu dikucili karena dia percaya terhadap Yokai, Mana pun juga tidak percaya. Namun ia diceritakan tentang Kitarou, yang membuat Mana penasaran dan mencoba untuk mengirim surat kepadanya. Setelah bertemu Kitarou dan bapaknya, Medama-oyaji, ia pun akhirnya percaya keberadaan yokai dan menjadi temannya Kitarou. 

Persahabatan Mana dengan Kitarou tambah erat setelah ia menyelamatkannya dari serangan yokai lain dimana Kitarou berhutang nyawa terhadap Mana. Overall, Mana adalah tipikal karakter utama yang memiliki sifat genki dan selalu ingin membantu orang lain. Memang tidak terlalu spesial, tapi dia akan selalu ada untuk Kitarou dkk.

Mana bertemu Kitarou dan Medama-oyaji (doc. Crunchyroll)

Jaman Now vs Jaman Old

Perbedaan adaptasi Gegege no Kitarou dari 1968 hingga sekarang dalam segi cerita tidak terlalu berbeda, namun tetap saja mereka beda generasi. Anime Kitarou yang pertama memiliki 65 episode sedangkan sekarang diprediksi hanya sampai 12 saja. Ceritanya juga sama seperti yang dulu, dimana Kitarou dan teman-temannya melawan yokai jahat yang menggangu manusia.

Dari segi desain karakter, yang baru memang jauh berbeda dengan yang dulu dikarenakan art nya harus bisa memenuhi standar anime sekarang. Jurus-jurus klasik Kitarou seperti “Remote Controlled Geta” serta “Spirit Hair Chanchanko” masih dipertahankan untuk melawan yokai-yokai jahat yang berkeliaran. Perbedaan signifikan lain adalah, membawa cerita dongeng yokai kedalam abad-21 dimana teknologi seperti internet dan media sosial sudah menjalar. Yokai-yokai dalam anime ini menggunakan teknologi untuk menggangu manusia.

Secara keseluruhan, adapatasi Kitarou ini secara desain dan setting sudah berbeda jauh dan sangat relatable untuk ditonton, dimana dia bisa menggarap lebih banyak audiens dengan cara ini. Sayangnya, karakter utama nya masih kurang spesial dalam segi personality. Namun anime ini patut untuk masuk kedalam watchlist Joyfriends untuk musim semi 2018!

Is the Story Interesting?

1 0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>