Love Live! Sunshine!! Season 2 – Review: Sampai Jumpa Lagi, Aqours

User Rating: 8
Zero kara ichi! Aqours!! Sunshine!!!

Petualangan Takami Chika, Watanabe You, Sakurauchi Riko, Kurosawa Ruby, Tsushima Yoshiko, Kunikida Hanamaru, Matsuura Kanan, Kurosawa Dia, dan Ohara Mari sebagai school idol Aqours (baca: Aqua) akhirnya berakhir setelah episode terakhir Love Live! Sunshine!! Season 2 tayang pada 30 Desember 2017. Dengan total 13 episode, Love Live! Sunshine!! Season 2 bener-bener sukses mengaduk emosi para Love Livers di seluruh dunia.

Musim kedua ini dimulai dengan fakta bahwa Aqours gagal menuju babak final Love Live tingkat nasional usai tampil di penyisihan regional dengan lagu Mirai Ticket di akhir season 1. Menyikapi kegagalan itu, Chika dan kawan-kawan bertekad untuk kembali ikut Love Live berikutnya yang akan dimulai pada musim semi demi menyelamatkan sekolah mereka.

Sayangnya di tengah jalan mereka harus menerima kenyataan bahwa ayahnya Mari selaku pemilik SMA Uranohoshi mutusin buat nutup sekolah tersebut di tahun ajaran berikutnya. Padahal pada saat itu Aqours udah berhasil menembus babak final Love Live dan mereka cuma kurang 2 orang lagi buat memenuhi kuota 100 orang murid baru yang diminta oleh ayah Mari.

Chika dan kawan-kawan pun akhirnya sedih dan galau, buat apa nerusin ikut Love Live kalau sekolah mereka udah pasti bakal ditutup? Tapi berkat dukungan dari temen-temen satu sekolah mereka, Aqours menetapkan tujuan baru: memenangkan Love Live demi mengabadikan nama SMA Uranohoshi dalam sejarah school idol!

Cerita yang berbeda

SMA Uranohoshi pun akhirnya tinggal sejarah.

Love Live! Sunshine!! bener-bener ngambil pendekatan cerita yang berbeda dengan serial Love Live! School Idol Project. Kisah perjuangan Honoka dan kawan-kawan dalam school idol μ’s (baca: Muse) bisa dibilang tipikal kisah from zero to hero, perjalanan mereka selama season 1 dan season 2 dalam mengarungi kompetisi Love Live bisa dibilang mulus tanpa hambatan.

Sementara itu kisah Aqours bener-bener penuh liku dan berbatu. Mereka dua kali gagal menembus babak kualifikasi Love Live, bahkan tujuan utama mereka buat nyelametin sekolah aja nggak tercapai! Tapi itulah yang jadi daya tarik dari Love Live! Sunshine!!, kamu jadi bisa lihat bagaimana kesembilan gadis ini menyikapi masalah yang datang bertubi-tubi.

Momen-momen mereka menghadapi masalah tersebut nggak jarang jadi momen emosional buat penonton. Misalnya aja pas di episode 7 di mana Aqours harus menerima kenyataan pahit kalau sekolah mereka akan ditutup, episode 11 pas Mari sebagai kepala sekolah minta maaf ke para siswa dan alumni Uranohoshi, dan tentu aja pas episode 13 saat Aqours bersama siswa Uranohoshi lainnya akhirnya resmi berpisah dengan sekolah tersebut.

Selain itu, di season 2 kita juga bisa lihat beberapa pengembangan karakter yang signifikan. Contohnya pada episode 5 yang berfokus pada Yoshiko dan Riko, serta episode 8-9 yang fokus ke hubungan kakak-adik antara Dia dan Ruby.

Di episode 8 dan 9 itu juga kita melihat hal yang nggak pernah terjadi di serial Love Live! School Idol Project. Aqours berkolaborasi dengan grup rival mereka, Saint Snow, dan tampil bersama di panggung dengan nama Saint Aqours Snow.

Sayangnya, 13 episode emang nggak cukup buat nge-cover kesembilan member dengan maksimal. Di season ini pembagian screentime antar member jauh dari rata. You jadi member dengan screentime paling sedikit di antara kesembilan gadis itu, perannya sepanjang musim kedua ini pun nggak signifikan. Sementara itu peran Hanamaru tereduksi jadi sekadar comic relief, padahal di musim pertama dia cukup menonjol dengan menjadi support system untuk Ruby.

Selain itu tempo musim kedua ini juga sempat drop di tengah-tengah, tepatnya mulai dari episode 8 sampai episode 10. Setelah penonton dan Aqours dihajar dengan masalah bertubi-tubi di awal season, tiba-tiba di tengah pace-nya drop dengan signifikan. Saya sendiri sampai bertanya-tanya, “Ini bentar lagi udah mau kelar lho, kok ceritanya jadi mandek?”

Banyak lagu-lagu baru

Untuk season ini kita dapet 6 lagu baru dari Aqours; Mirai no Bokura Shitteru yo (opening), Yuuki wa doko ni? Kimi no Mune ni! (ending), My Mai Tonight, Miracle Wave, Water Blue New World, dan Wonderful Stories. Selain itu single perdana Aqours, Kimi no Kokoro wa Kagayaiteru kai?; lagu opening musim pertama, Aozora Jumping Heart; dan lagu spesial dari Blu-ray set season 1, Sora mo Kokoro mo Hareru Kara¸ juga ikut dimasukkan sebagai insert song di musim ini.

Dari sekian banyak lagu di atas, bagi saya pribadi yang paling menarik adalah Miracle Wave dan Water Blue New World. Miracle Wave adalah lagu yang dibawakan Aqours saat di babak final regional dan dalam lagu ini ada satu scene yang sangat menarik sekaligus mengkhawatirkan, Chika harus melakukan salto sebagai bagian dari koreografi tarinya. Mengkhawatirkan, karena kemungkinan besar Inami Anju, seiyuu Chika, harus melakukan hal yang sama saat 3rd Live Tour yang akan diselenggarakan di tiga kota pada pertengahan 2018 mendatang.

Sementara itu Water Blue New World adalah lagu yang mereka bawakan saat babak final Love Live sekaligus membawa Aqours menjadi juara. Lagu ini bagi saya bener-bener lagu yang cocok buat ditampilin dalam sebuah final, masing-masing member dapet jatah nyanyi solo yang cukup banyak. Belum lagi kostum dan hairstyle yang digunakan oleh mereka juga bener-bener kece abis!

Sekali lagi, menarik ditunggu bagaimana tim produksi menerjemahkan tata panggung dan penampilan magical tersebut ke panggung sesungguhnya saat 3rd Live Tour nanti.

Aqours dalam dua musim Love Live! Sunshine!! menurut saya bener-bener sukses melanjutkan apa yang udah dibuat oleh μ’s sekaligus membangun legenda mereka sendiri. By the way, udah dipastikan kalau film Love Live! Sunshine!! bakal tayang tahun depan lho! Yup, kita masih bisa bertemu dengan Aqours sekali lagi! Kira-kira bakal kayak gimana ya ceritanya?

Summary
Love Live! Sunshine!! bener-bener ngambil pendekatan cerita yang berbeda dengan serial Love Live! School Idol Project. Kisah Aqours yang penuh liku jadi daya tarik utama serial animasi buatan Sunrise ini.
Good
  • Cerita yang bener-bener beda dari Love Live! School Idol Project
  • Lagu-lagu baru yang bagus
  • Banyak momen emosional
  • Pengembangan karakter yang signifikan untuk beberapa tokoh
Bad
  • Tempo melambat di tengah jalan
  • Pembagian screentime yang nggak merata
8
Great
Written by
さあ、実験を始めようか?

Is the Story Interesting?

5 0

2 Comments

  1. Awaken the power gk di masukin min

    Reply
  2. Anju udh ngelakuin backflipnya min. GG emang :’D

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>