Mengenal Karakter Broly Lebih Dekat dari Dragon Ball Series

Perlu dicatat sosok Broly ini adalah salah satu villain paling terkenal di seluruh dunia dan melegenda! (doc. Toei Animation)

Desember tahun ini merupakan bulan yang paling dinanti-nantikan para fans Dragon Ball di Jepang, dan tentu di seluruh dunia. Soalnya, film layar lebar Dragon Ball Super Broly tayang! Menariknya film ini adalah kemunculan karakter Broly untuk ketiga kalinya di layar lebar dari anime legendaris garapan Akira Toriyama ini.

Akan tetapi, kemunculan Broly kali ini bikin banyak fans kaget. Karena dia kembali lagi dan resmi masuk dalam canon serial Dragon Ball. Selain itu, karakter Broly kali ini bener-bener tampil lebih segar atau hadir dengan wujud baru, latar belakang yang baru, dan mungkin kekuatan baru. Akan tetapi ketika udah berwujud Super Saiya sih kayaknya masih seperti Legendary Super Saiyan yang kita kenal dulu.

Buat kamu yang mungkin baru ngikutin Dragon Ball lewat serial Dragon Ball Super dan nggak tahu siapa karakter Broly, yuk kenalan dulu sama dia!

Sama halnya dengan bangsa Saiya lainnya, nama Broly juga diambil dari sayur-sayuran, yaitu brokoli.

Udah kuat dari lahir!

Bayi Broly menyelamatkan ayahnya (doc. Toei Animation)

Broly lahir pada zaman Frieza menyerang bangsa Saiya. Ketika lahir, dirinya mengejutkan banyak orang karena power level-nya yang mencapai 10.000. Kekuatan ini bisa dibilang menyamai King Vegeta dan Bardock.

Karena saat lahir kekuatannya dianggap mengerikan dan mengancam kerajaan, King Vegeta memerintahkan untuk membunuh bayi Broly. Sang ayah, Paragus memohon agar mengampuni putranya. Paragus beranggapan kalau anaknya suatu saat nanti akan menjadi aset bagi King Vegeta dan putranya, Vegeta.

Baca Juga :

Ketika Planet Vegeta dihancurkan Frieza, karakter satu ini menggunakan kekuatannya untuk melindungi ayahnya. Ironisnya, kehancuran Planet Vegeta ini karena alasan yang sama yaitu memusnahkan Super Saiya Legendaris. Alasan inilah yang membuat Broly dan ayahnya dendam kepada King Vegeta dan seluruh anggota kerajaan.

Semakin dewasa, sifatnya semakin nggak terkendali karena trauma masa kecil yang dialaminya. Untuk mencegah Broly semakin liar, Paragus memasang semacam ikat kepala agar dapat mengendalikan emosi sang anak.

Kesal dengan Goku dari bayi

Broly bertemu lagi dengan Goku untuk pertama kali sejak 30 tahun. (doc. Toei Animation)

Ada yang unik soal persaingan Broly dan Goku. Keduanya lahir di era yang sama yaitu ketika Frieza menyerang Planet Vegeta. Di ruang peristirahatan bayi, Broly bersebelahan dengan bayi Kakarot (alias Goku). Ketika Kakarot menangis, teriakan dan tangisannya bikin Broly kecil nggak nyaman. Hal ini memengaruhi kondisi pikirannya dan menyebabkan Broly dendam pada Goku. Keduanya pun nggak ketemu lagi setelah 30 tahun.

Broly dan Cooler (kakak Frieza) adalah villain yang muncul di lebih dari satu film Dragon Ball Z.

Dalam film Dragon Ball Z: Broly – The Legendary Super Saiyan, Broly digambarkan sebagai pria yang tenang. Dirinya menemani Vegeta menuju Planet Todokama untuk mencari Super Saiya Legendaris. Ketika Goku muncul di istana Paragus, Broly pun meluapkan emosinya. Namun, emosi Broly dapat dikendalikan karena ikat kepala yang dipasang ayahnya. Pertemuan inilah yang membuat Goku yakin kalau Broly adalah Super Saiya Legendaris yang dia cari.

Kedua bangsa Saiya ini pun akhirnya bertarung. Ketika Broly meluapkan emosinya, ki hijau muncul dan tubuhnya menunjukkan tanda nggak tahan terhadap energi ki yang dikeluarkannya. Broly pun meledak dan banyak yang mengira dirinya mati.

Sempat dikira mati

Broly kembali dalam film Broly – Second Coming (doc. Toei Animation)

Dalam film Dragon Ball Z: Broly – Second Coming, Broly yang dikira mati ternyata masih hidup. Dirinya melarikan diri menggunakan kapsul luar angkasa dan mendarat ke Bumi. Dirinya terbangun karena tangisan Goten.

Tujuh tahun setelah pertarungan melawan Goku, membuat Broly semakin kuat. Ketika melihat Goten yang mirip Goku, Broly ingin melampiaskan kekalahannya. Namun, saat tahu bahwa Goku sudah meninggal, dendam Broly seakan nggak berarti. Dirinya kemudian dikalahkan oleh Gohan dan Goten.

Ikat kepala yang dipakai Broly adalah untuk menekan kekuatannya. Hal ini terinspirasi dari legenda Sun Wukong yang juga memakai ikat kepala lalu dibacakan mantra untuk menekan kekuatannya. Uniknya, Son Goku yang jadi musuh Broly juga terinpirasi dari karakter yang sama.

Broly kali ini masuk canon dan latarnya setelah Universe Survival Saga

Kekuatan Super Saiya Broly mencapai level 1,400,000,000 (doc. V-Jump)

Film Dragon Ball Super Broly mengambil latar setelah Universal Survival Saga. Sejarah Broly dalam film ini kurang lebih sama dengan film Dragon Ball Z: Broly – The Legendary Super Saiyan. Namun, ada sedikit perbedaan latar belakang dendam Broly dan juga ayahnya, Paragus.

Dalam film Dragon Ball Super Broly, keduanya diasingkan karena bayi Broly dianggap memiliki kekuatan yang dapat mengancam King Vegeta dan putranya, Vegeta. King Vegeta mengangap putranya kelak akan menjadi penyelamat bangsa Saiya. Sementara, dendam Paragus kepada King Vegeta membuatnya yakin kalau Broly-lah yang dapat membalaskan dendamnya.

Baca Juga :

Kemunculan Broly dalam Dragon Ball Super Broly, menjadikannya salah satu villain yang masuk cerita inti atau canon. Akira Toriyama mendapat saran dari editornya karena popularitas Broly yang dikenal fans di seluruh dunia.

Film Dragon Ball Super Broly sendiri udah tayang di Jepang pada 14 Desember lalu. Para penonton yang datang mendapat semacam booklet soal sumber kekuatan Broly dalam mode berserk. Masih belum diketahui apakah film ini bakal tayang di Indonesia atau nggak. Berdoa aja semoga film ini juga tayang di Indonesia dan ada booklet-nya juga, mengingat banyak banget fans Dragon Ball di sini.

Written by
Short hair worshipper.

Is the Story Interesting?

0 0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>