Sejarah Klan Ackermann yang Mungkin Kamu Belum Tahu

Dalam serial Attack on Titan, selain Eren sebagai karakter utama ada juga karakter kuat lainnya yaitu Levi dan Mikasa. Pada anime musim pertama, marga Mikasa diketahui bernama Ackermann. Di musim ketiganya, terungkaplah marga Levi yang ternyata sama dengan Mikasa. Meski mereka satu klan, tapi mereka bukanlah satu keluarga. Lalu, seperti apa sih sejarah klan Ackermann ini? Lalu, apa aja kelebihan dan kekurangan Levi dan Mikasa meski mereka satu klan? Check this out, JoyFriends!

SEJARAH DAN KEMAMPUAN KLAN ACKERMANN

Sebelum kemunculan Titan, Ackermann adalah klan yang dekat dengan kerajaan. Karena hal ini, mereka dipercaya menjadi tangan kanan Raja dan menjadi prajurit pelindung kerajaan. Namun, pihak Kerajaan ingin menghapus ingatan terhadap keberadaan mereka dari orang di luar dinding dengan memanfaatkan kekuatan Titan. Sayangnya, pihak kerajaan tidak tahu klan Ackermann kebal terhadap kekuatan Titan.

Kemampuan klan Ackermann ini ternyata membuat pihak Kerajaan harus mengeksekusi mereka agar mereka tidak membocorkan rahasia di balik dinding. Beberapa leluhur Ackermann rela menyerahkan untuk dieksekusi asalkan generasi penerus mereka dibiarkan hidup. Namun, pihak Kerajaan yang masih takut akan rahasianya terbongkar masih memburu klan Ackermann, sehingga beberapa keturunan klan Ackermann yang tersisa harus bersembunyi.

Selain kebal kekuatan Titan, klan Ackermann dikenal memiliki Awakened Power. Kemampuan ini membuat klan Ackermann memiliki kemampuan fisik, kecepatan, bertarung di atas rata-rata. Selain itu, mereka juga dibekali kecerdasan dalam mengambil keputusan. Kemampuan ini yang membuat Levi menjadi Kapten dari Survey Corps, sementara Mikasa menjadi salah satu anggota terbaik dibanding teman-teman seangkatannya.

MASA KECIL MIKASA DAN LEVI

Masa kecil Mikasa sama dengan anak-anak pada umumnya. Dia hidup bahagia dengan ayah dan ibunya. Karena terlahir dari klan yang memiliki kemampuan khusus, membuat Mikasa menjadi target perdagangan manusia. Para penjahat inilah yang membunuh orangtua Mikasa dan menculiknya untuk dijadikan budak.

Mikasa pun diselamatkan oleh Eren. Ketika penjahat mencoba membunuh Eren, dia mengatakan kepada Mikasa untuk bertarung. Kejadian ini membuat Mikasa tanpa sadar membangkitkan Awakened Power lalu menyerang penjahat tersebut dan membunuhnya. Mikasa pun menjadi keluarga angkat Eren. Setelah kejadian ini, Mikasa mengalami perubahan drastis dari gadis yang periang menjadi gadis yang serius. Tidak dikeathui apakah ini efek dari Awakened Power atau trauma yang dirasakannya.

Berbeda dengan Mikasa, masa kecil Levi lebih kelam. Levi lahir tanpa ayah yang jelas karena pekerjaan ibunya. Mereka tinggal di bawah tanah untuk menghindari orang-orang yang mengincar mereka. Suatu hari, Kenny, yang juga paman Levi mendapati adiknya tewas dan melihat Levi kecil yang duduk di sebelah mayat ibunya.

Levi pun dirawat oleh Kenny karena tidak ingin keponakannya hidup sendirian. Dia membesarkan Levi dan melatih Levi menggunakan pisau serta berinteraksi dengan orang lain. Levi juga diajari menggunakan Awakened Power yang menjadi ciri khas klan Ackermann. Kemampuan Levi yang semakin berkembang membuat Kenny harus meninggalkannya karena dia yakin Levi mampu bertahan hidup dengan skill yang dimilikinya.

KEMAMPUAN LEVI DAN MIKASA

Karena lahir dari klan Ackermann, mereka memiliki kesamaan dalam hal Awakened Power, kemampuan bertarung, dan kekuatan fisik. Selain itu, kecerdasan mereka berdua dalam mengambil keputusan diakui teman-temannya. Terutama Mikasa yang ingin melindungi Eren karena sudah dianggap sebagai saudara kandung. Sementara, Levi sebagai Kapten Survey Corps harus cepat membuat keputusan karena dalam pertarungan dia tidak ingin kehilangan ank buah atau rekannya.

Berbeda dengan Levi yang sudah dilatih bertarung sejak kecil, Mikasa mengasah skill-nya saat bergabung di Cadet Corps bersama Eren dan Armin. Semasa pelatihan ini pula, Mikasa mampu  menguasai manuver dengan mobility gear dengan mudah. Jadi, nggak heran kalau Mikasa menjadi salah lulusan terbaik dalam pelatihan.

TRIVIA

  1. Hajime Isayama terinspirasi nama Mikasa dari kapal perang Angkatan Laut Kekaisaran Jepang. Dia mengatakan memberikan nama ini agar ada karakter wanita yang kuat.

  2. Dalam sebuah interview, Hajime Isayama mengatakan Mikasa tidak akan memakai scarf di leher jika cuaca terlalu panas.

  3. Scarf merah yang dipakai Mikasa adalah simbol benang merah dari legenda Jepang, yang menandakan hubungan kekasih yang takkan putus.

  4. Hajime Isayama mengatakan, nama Levi terinspirasi dari karakter film dokumenter Jesus Camp.

  5. Karena saat kecil tinggal di bawah tanah yang kotor, Levi sangat ketat terhadap kebersihan.

  6. Ketika ditanya siapa cewek idaman Levi, Isayama mengatakan cewek yang tinggi karena Levi pendek. Selain itu, cewek yang suka bersih-bersih karena Levi suka kebersihan.

Written by
Just an ordinary boy who trapped in a man's body.

Is the Story Interesting?

0 0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>