Terra Formars – Review : Awalnya Fun, Tapi Kemudian Kurang Asik

User Rating: 6.5

Meski tergolong binatang menjijikkan, siapa sangka kecoa memiliki kemampuan adaptasi yang luar biasa. Kemampuan ini yang membuat kecoa bisa berdampingan dengan para manusia. Karena merasa jijik, nggak jarang manusia membunuh mereka tanpa belas kasihan. Tapi kalau kamu nonton anime Terra Formars mungkin pandangan kamu akan berbeda.

Gimana jadinya kalau kecoa yang menyerang dan membunuh manusia? Itulah yang disajikan dalam anime  Terra Formars ini. Serial anime ini merupakan adaptasi dari manga karya Yuu Sasuga dan ilustratornya Kenichi Tachibana. Manga ini terbit sejak Januari 2011 sampai sekarang.

Keunikan serial Terra Formars dengan anime lain adalah perilisan OVA (original video animation) sebagai prolog cerita, sebelum lanjut ke serial anime-nya yang berjumlah 13 episode.

Berangkat dari manga, Terra Formars berubah menjadi salah satu anime yang patut diobrolin. Tapi sayang musim keduanya flop.

Terra Formars ceritanya tentang apa?

Selama 600 tahun, umat manusia berencana membuat planet Mars sebagai tempat tinggal kedua setelah Bumi. Hal ini disebabkan populasi manusia di Bumi yang semakin meningkat. Untuk mewujudkan impian ini, proyek Terraforming dilakukan. Proyek ini mengirimkan lumut dan kecoa ke Planet Mars. Kedua spesies itu dipilih karena mereka mampu beradaptasi di lingkungan yang cukup ekstrim.

Tahun 2557, tim yang terdiri dari enam astronot akhirnya dikirim ke Mars untuk melakukan obervasi dan menangkap sampel kecoa yang disebut terraformers. Sampel ini digunakan untuk mengetahui sejauh apa mereka beradaptasi. Namun, nggak ada yang nyangka kalau kecoa yang tadinya berukuran kecil bermutasi menjadi kecoa mutan raksasa. Mereka pun membantai semua anggota tim tersebut.

Dua tahun kemudian, setelah pembantaian tim pertama, tim kedua dibentuk. Tim yang beranggotakan 15 orang ini mengemban misi untuk membasmi kecoa mutan. Nggak seperti misi pertama, misi kedua ini melibatkan anggota yang udah dioperasi tubuhnya seperti serangga untuk bertarung dengan terraformers.

Plot twist sulit ditebak

Menurut Kotaku, Terra Formars bisa dibilang serial anime dengan action yang keren dan menghibur. Sejak kemunculan pertama kecoa mutan raksasa, ketegangan dalam cerita selalu ada. Nggak cuma itu, plot twist yang disajikan pun nggak bisa ditebak.

Anime ini seolah memengaruhi para penonton untuk mengesampingkan hal yang nggak masuk akal. Serial ini seolah mengajak kita ngebayangin apa jadinya kalau kecoa yang kita benci dan sering bunuh tanpa ampun, berubah jadi kecoa mutan raksasa yang justru berbalik mau ngebunuh kita. Serem, kan!?

Udah gitu, semua karakter di dalam serial ini punya peran masing-masing. Bahkan, karakter minor sekalipun. Beberapa karakter yang dianggap penting rela “dimatiin” di serial ini. Nah, inilah yang membedakan anime ini dengan anime lain yang terfokus pada karakter tertentu aja.

Meski diangkat menjadi live-action, ternyata respon fans juga kurang oke. Termasuk pada musim keduanya.

Terra Formars: Revenge dan adaptasi ke live-action

Setelah sukses di musim pertamanya yang berjumlah 13 episode, musim kedua serial ini pun datang. Dengan judul Terra Formars: Revenge. Diharapkan serial ini jauh lebih berkesan dibanding musim pertamanya. Sayangnya, banyak anggapan kalau animasi musim kedua ini nggak lebih baik dari musim pertama. Bahkan, art-nya pun berubah total dari musim pertama yang terkesan “dark” menjadi lebih berwarna. Dua hal ini yang disayangkan oleh para reviewer.

Selain adaptasi anime, Terra Formars juga mendapat adaptasi film live-action pada 2016 lalu. Film ini dibintangi oleh sejumlah nama terkenal seperti Emi Takei (Rurouni Kenshin), Shun Oguri (Crows), Rinko Kikuchi (Pacific Rim) dan mantan anggota AKB48, Mariko Shinoda. Dengan mengambil cerita sama seperti serial anime musim pertama, banyak anggapan kalau nggak ada perkembangan cerita yang signifikan.

Masih oke lah

Dengan beberapa plot twist yang disajikan, Terra Formars bisa menjadi alternatif tontonan buat kamu yang bosen dengan alur cerita yang lurus-lurus aja. Kalau kamu suka banget dengan genre science-fiction, Terra Formars ini juga pas buat kalian.

Kesampingkan dulu opini negatif orang lain tentang anime ini. Pendapat orang lain tentu berbeda dengan kamu. Udah siap menghadapi serangan kecoa mutan raksasa dalam Terra Formars? Kalau belum, siapin baygon dulu aja.

Summary
Sebenarnya untuk musim pertama mendapatkan skor 8. Akan tetapi kalau dimasukkan keseluruhan, termasuk musim kedua dan live action yang masing-masing mendapatkan 5, maka hasil yang keluar pun jadi biasa aja. Namun, keseluruhan anime ini menarik kok.
Good
  • Punya plot twist yang nggak terduga di musim pertama
  • Mengawali cerita dengan OVA terlebih dulu sebelum serialnya
Bad
  • Cerita live actionnya nggak ada perkembangan yang signifikan dari serial animenya
  • Musim keduanya banyak yang berubah, tapi negatif. Seperti artnya yang justru berubah.
6.5
Fair
Written by
playing Football Manager during off time.

Is the Story Interesting?

3 3

1 Comment

  1. Min ada info gak buat season tiganya atau mau baca manga nya yang lanjutan season dua dimana ya?

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.