10 Harajuku Style Yang Memengaruhi Budaya Fashion Jepang

Ternyata cosplay termasuk salah satu Harajuku Style yang mempengaruhi fashion Jepang di dunia.

Nggak bisa dipungkiri, Jepang sangat dikenal salah satunya lewat tren fashion-nya. Harajuku style merupakan salah satu tren fashion di Jepang yang digemari anak muda Jepang dan juga merambah ke berbagai belahan dunia. Tema pakaian dan kreatifitas di dalamnya membuat banyak orang ingin mencoba style ini.

Setelah sebelumnya dibahas soal sejarah harajuku style, kali ini bakal dibahas soal pakaian harajuku style modern. Kebanyakan style ini digunakan untuk cosplay atau ajang lainnya. Inilah daftar 10 harajuku style modern yang dilansir dari Culture Trip.

GYARU

(doc. Danny Choo/Flickr)

Istilah gyaru berasal dari Bahasa Inggris girl atau gal. Istilah ini mulai digunakan pada 1970 untuk menunjukkan gaya berpakaian khas cewek usia remaja. Gaya berpakaian mereka saat itu bertujuan untuk menentang budaya kecantikan tradisional. Tren Gyaru mencapai puncaknya pada 2000-an. Saat ini, Gyaru style lebih modern dibanding pertama kali dikenalkan.

KOGAL/KO-GYARU

(doc. mujitra/Flickr)

Kata ko dalam kogal berasal dari Bahasa Jepang kōkōsei, yang berarti siswa SMA. Seperti namanya, style ini menonjolkan seragam SMA cewek rok pendek yang dibalut dengan bermacam aksesoris yang imut. Kogal style mencapai puncaknya pada 1995 dan beberapa tahun kemudian digantikan ganguro style yang bergaya dark.

GANGURO

Kiri: ganguro gal (doc. MartaJobani/WikiCommons). Kanan: yamanba (doc. alex de carvalho/WikiCommons)

Ganguro gal mengubah mindset konsep kecantikan khas cewek Jepang. Ciri-ciri style ini adalah kulit tanned, makeup, dan rambut yang diwarnai. Style ini pertama muncul pada 1990-an, tapi langsung ditolak oleh anak muda saat itu. Namun, style ini telah memengaruhi beberapa style lain seperti banba, manba, dan yamanba, yang mengutamakan kulit yang lebih gelap, makeup, dan terkadang memakai wig warna-warni. Banba style lebih ke gaya khusus mirip ganguro, sementara yamanba style adalah gaya yang lebih umum digunakan.

COSPLAY

cosplay Silent Hill (doc. Japanexperterna.se/WikiCommons)

Bisa dibilang Jepang adalah pusat cosplay dunia. Harajuku Bridge adalah tempat berkumpulnya para cosplayer di Tokyo. Cosplay adalah style yang sangat umum dalam harajuku style. Cosplayer bisa berpakaian ala karakter dalam anime, video game, atau bahkan karakter asli yang dibuat sendiri. Kepopuleran cosplay dimulai pada 1990-an dan belum menunjukkan tanda penurunan.

GOTH-LOLI (DARK LOLITA/GOTHIC LOLITA)

Dark Lolita versi cowok (doc. Carlos Castillo/WikiCommons)

Style ini terinspirasi dari fashion ala Lolita. Sama seperti Lolita, pakaiannya dipengaruhi oleh fashion era Victoria klasik. Style ini menampilkan sesuatu yang dark, makeup gothic, dan menambahkan aksesoris seperti jepit rambut atau perhiasan serba hitam, yang nggak ada pada Lolita style tradisional. Kepopuleran Goth-Loli dimulai pada akhir 1990-an dan awal 2000-an. Anyway style ini masih menjadi favorit di kalangan cewek maupun cowok Jepang.

SWEET LOLITA (AMA-LOLI)

Princess lolita (doc. Carrozza Lrn/WikiCommons)

Sweet Lolita berbanding terbalik dengan Goth-Loli. Sweet Lolita lebih menampilkan kesan feminin dan anggun khas ala pakaian era Victoria. Warna pastel, pita, dan jumbai adalah ciri khas style ini. Style ini lebih terkesan seperti pakaian anak kecil karena beberapa di antara dipengaruhi oleh pakaian boneka.

VISUAL KEI

Mikaru, vokalis band visual kei Dio-Distraught Overlord (doc. Georges Seguin/WikiCommons)

Pengaruh visual kei (visual style) berasal dari band visual kei kepada fans-nya. Kebanyakan style ini dikenakan oleh cowok, tapi ada juga cewek yang senang bergaya visual kei. Visual kei ini mengedepankan warna dark, gaya makeup gothic, serta gaya rambut yang mirip dengan karakter manga. Meski visual kei umumnya diterapkan dalam anggota band, tapi nggak berpengaruh pada genre musiknya. Style ini mencapai puncak kepopuleran pada 2000-an. Gaya visual kei yang lebih cerah disebut Oshare kei. Kedua style ini juga terkenal di kalangan fans luar Jepang.

CO & LU STREET STYLE (B-GAL)

(doc. Danny Choo/Flickr)

Harajuku style yang satu ini mengenakan produk buatan Co & Lu. Kesan funky dan hip-hop yang ditampilkan mulai populer pada tahun 2010. Variasi style ini mulai muncul saat ini.

SHIRO-NURI

Shiro-nuri artinya dicat serba putih. Style berpakaian ini dipopulerkan oleh artis dan model bernama Minori. Dalam shiro-nuri, tubuh akan dicat dan mengenakan pakaian serba putih. Pakaian shiro-nuri menggabungkan Lolita style dan cosplay. Pengaruh buaya Barat dan Timur digabungkan dalam style ini. Ketika mulai mempopulerkan shiro-nuri pada 2009, Minori saat itu berusia 18 tahun.

DECORA

そいえばこの前の撮影の

A post shared by きゃりーぱみゅぱみゅ (@kyarypappa) on

Decora adalah style baru dalam harajuku. Style ini populer berkat andil dari Ratu Pop Harajuku, Kyary Pamyu Pamyu. Style ini menampilkan warna cerah baik dalam pakaian dan warna rambut ditambahkan dengan aksesoris seperti jepit rambut yang berwarna-warni. Selain itu, dekorasi dan ornamen berwarna cerah lainnya juga diletakkan di pakaiannya.

Written by
Just an ordinary boy who trapped in a man's body.

Is the Story Interesting?

1 0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>