Pertukaran Pelajar Versi Idol dan Efeknya Bagi Sayaya AKB48

Sayaya Kawamoto dari AKB48 dalam prosesi pelepasan kabesha di JKT48 Theater. (JoyPixel.id/Amos Prabowo)

Sayaya Kawamoto atau bukan member pertama AKB48 yang pernah mengecap rasanya tinggal di Jakarta. Setidaknya, sudah ada dua orang member AKB48 yakni Haruka Nakagawa dan Aki Takajo yang terlebih dahulu tinggal di ibu kota Indonesia ini, bahkan mengubah statusnya menjadi member JKT48.

Sekarang pola yang sama diterapkan kembali antara grup idol asal Indonesia, JKT48 dan kakak sulung mereka AKB48. Alih-alih hanya mengirim beberapa member dari Jepang ke Indonesia sebagai anggota tetap seperti kemarin, kini mereka menerapkan sistem baru yang melibatkan dua pihak dengan label pertukaran pelajar. Agenda ini diumumkan tepat saat AKB48 berkunjung ke Indonesia pada September lalu di gelaran persahabatan Indonesia – Jepang Jak-Japan Matsuri.

Sayaya Kawamoto dari AKB48 ( tengah ) menerima bunga dari kapten JKT48, Shania Junianatha ( kiri) ditemani oleh Stefi (kanan ) (JoyPixel.id/Amos Prabowo)

Diiringi ekspresi terkejut dan sulit percaya, ada Stephanie Pricilla Indarto Putri ( Stefi ) dari JKT48 dan Sayaya Kawamoto dari AKB48 yang mendapat program tersebut. Bersama Mobile dari BNK48, Stefi bakal tinggal di Jepang selama sebulan dan sebaliknya, Sayaya AKB48 di Jakarta.

“Belajar lagu dalam bahasa Indonesia itu susah,” curhatnya pada saat show terakhirnya dengan Team T JKT48 digelar pada Jumat (19/10) sebelum Sayaya AKB48 pulang ke Jepang. Dia merasa kalau nyanyi pakai bahasa Indonesia itu ribet dari hal pelafalannya karena dia susah ngucapin huruf R.

Tapi hal tersebut tak lantas menjadikan performa Sayaya menjadi buruk di panggung. Kesulitan tersebut dia atasi dengan belajar sungguh-sungguh sehingga kemampuan bernyanyinya benar-benar ketara. Nggak cuma sekedar komat-kamit, dia benar-benar menyanyi dengan lirik yang benar untuk setiap lagu yang dibawakan.

Aksi Sayaya AKB48 di JKT48 Theater. (JoyPixel.id/Amos Prabowo)

Kelihatannya, sebulan di Jakarta nggak cuma mengubahnya menjadi fasih menyanyi lagu-lagu JKT48 yang banyak huruf R. Jauh di dalam dirinya, dia pun mengakui adanya perbedaan yang kentara dari sebelum dia menjalani pertukaran pelajar.

“Saya merasa lebih percaya diri dan lebih terang hati, lebih ceria,” bebernya.

Sayaya mengaku di awal program ini dia memiliki rasa takut dan kuatir. Apalagi dia diberikan tugas yang nggak cuma menghibur fans di JKT48 Theater, tetapi juga harus mengikuti serangkaian penuh kegiatan JKT48 lainnya seperti JKT48 Sport Competition dan JKT48 Circus Part II di Balikpapan. Namun keragaman inilah yang sepertinya mengubah Sayaya dari dalam.

“Hubungan ini terasa hangat, baik dari fans maupun staff, saya selalu ditolong. Rasa menyenangkan ini sangat berkesan” ceritanya.

Sayaya AKB48 ( kanan ) mengaku menjadi lebih ceria setelah menghabiskan waktu bersama JKT48. (JoyPixel.id/Amos Prabowo)

Itulah kenapa Sayaya berencana nggak cuma bawa sekarung Indomie dari Indonesia supaya member-member AKB48 lainnya tau nikmatnya produk Indonesia. Keceriaan dan sikap ringan tangan member JKT48 saat dirinya butuh bantuan pun juga ingin dia ceritakan. Malahan dia merasa harus ditularkan kepada teman-temannya di Jepang.

“Saya ingin berusaha keras di Jepang supaya bisa sering dipanggil ke sini, supaya bisa perform bareng member JKT48 lagi,” janjinya. Semoga Sayaya AKB48 bisa diberikan kesempatan tersebut dan kita bisa melihat dia diajarin Jaipongan ama Sule di acara talkshow lagi.

Written by
Being adult with the spirit of Samurai X and Neon Genesis Evangelion, this man now decided to make a team of superhero like Avengers. Moviegoers and you can follow his visual track on instagram.

Is the Story Interesting?

0 0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>