Deretan Manga di Weekly Shonen Jump Wajib Baca Sebelum 2017 Usai

Dalam edisi ke-9 tahun 2017, Majalah Weekly Shonen Jump terbitan Shueisha mengumumkan jadwal merilis enam serial baru mulai edisi ke-10 sampai edisi ke-16. Dilansir ANN, manga baru Shonen Jump ini akan kembali menampilkan pengarang yang udah menamatkan karya sebelumnya akan kembali lagi, seperti pengarang Beelzebub, Eyeshield 21, Kuroko no Basuke, Sun-Ken Rock, dan Magical Pâtissier Kosaki-chan.
Namun sampai saat ini, kamu tentu mengira-ngira apa aja ya yang mesti dibaca? Apalagi sekarang udah pertengahan 2017, jadi kamu mesti coba kebut baca sebelum 2017 berakhir. Makanya kami punya daftarjudul serial dari Weekly Shonen Jump yang wajib kamu baca sebelum tahun 2017 usai!

Bokutachi wa Benkyō ga Dekinai – Taishi Tsutsui

Manga ini dirilis pada edisi ke-10 Weekly Shonen Jump, 6 Februari. Bab pertama manga ini memiliki 54 halaman ditambah halaman berwarna pada pembukanya. Manga bertema komedi-romantis ini menceritakan Yuiga, seorang siswa SMA, yang akan mengikuti ujian masuk universitas. Suatu hari, dua wanita muda nan cantik muncul di hadapannya.
Kalau kamu belum familiar dengan nama pengarangnya, karya Tsutsui-sensei sebelumnya yaitu manga spin-off Nisekoi berjudul Magical Pâtissier Kosaki-chan. Beliau juga melahirkan manga spin-off Steins; Gate: Hiyoku Renri no Sweets Honey.

U19 (Under Nineteen) – Yūji Kimura

Manga Shonen Jump ini dirilis pada edisi ke-11, yaitu 13 Februari. Serial action ini berpusat pada anak- anak yang hidup di bawah aturan orang dewasa. Sebelumnya, Kimura-sensei menciptakan manga one-shot berjudul Peach Pluck dan Garden di Weekly Shonen Jump.
Bagaimana jika kamu hidup di dunia di mana orang dewasa yang mengatur segalanya? Pasti nggak asik! Kira-kira, aturan apa saja sih yang nggak boleh dilakukan? Lalu, adakah cara untuk mengubah dunia yang seperti itu? Baca deh manga ini!

Poro no Ryūgakuki  – Hitsuji Kondaira

Manga ini dirilis pada edisi ke-12, pada 20 Februari. Manga ini menceritakan Poro yang berasal dari neraka datang ke dunia manusia. Sebelumnya, Kondaira-sensei pernah menjuarai kontes Gold Future Cup ke-10 di Weekly Shonen Jump pada tahun 2015 dengan karya one-shot-nya berjudul Genjūi Toteku.

Sebagai juara kontes yang terkenal di Shonen Jump tentu Kondaira-sensei nggak mau mengecewakan pembacanya. Poro diceritakan sebagai murid pindahan. Namun, nggak banyak yang tahu siapa sebenarnya dia dan dari mana asalnya. Untuk tujuan apa Poro datang ke dunia manusia? Apakah ada hubungan dengan dunianya? Siapa yang menugaskan Poro? Semakin membuat penasaran!

Hara Peko no Marie – Ryūhei Tamura


Manga ini dirilis pada edisi ke-13, yaitu 27 Februari.
Manga bertema komedi romantis ini menceritakan seorang anak laki-laki bernama Taiga dan seorang cewek yang tinggal di sebelah rumahnya yang ternyata memiliki sebuah rahasia. Karya Tamura sebelumnya berjudul Beelzebub hadir di Weekly Shonen Jump tahun 2009-2014.

Sukses dengan Beelzebub, Tamura-sensei kembali menghadirkan karya baru. Bagi yang udah membaca Beelzebub maupun nonton serial anime-nya pasti terhibur karena komedinya yang unik. Manga baru Shonen Jump Tamura ini menghadirkan tema yang sama seperti karya sebelumnya. Dengan dibumbui action juga, menarik ditunggu siapa sebenarnya gadis yang tinggal di sebelah rumah Taiga. Rahasia apa yang dimiliki gadis itu? Apa gadis itu memiliki hubungan dengan masa lalu Taiga?

Dr. Stone – Boichi,  Riichirou Inagaki

Manga ini dirilis pada edisi ke-14 pada 6 March. Manga bertema petualangan fiksi ilmiah ini menceritakan kejadian yang terjadi setelah dunia mengalami krisis terbesarnya. Inagaki- sensei (bersama sang ilustrator Yuusuke Murata) melahirkan karya Eyeshield 21 dari tahun 2002-2009. Sementara, Boichi-sensei melahirkan Sun-Ken Rock serta salah satu manga antologi dalam Trigun: Multiple Bullets. Baru-baru ini, Boichi melahirkan manga spin-off dari Terra Formars Asimov.

Shonen Jump menyebut Boichi-Inagaki sebagai duet impian. Sebagai pencipta Eyeshield 21, tentu Inagaki-sensei tidak mau mengecewakan penggemarnya. Apalagi, Eyeshield 21 sukses di pasaran Asia hingga Eropa dan Amerika, baik manga maupun serial anime-nya. Sementara, Boichi-sensei ingin menunjukkan karya yang nggak kalah bagus dari karya beliau sebelumnya. “Tanpa adanya peringatan, Bumi menghadapi krisis terbesarnya.” Begitulah tagline yang diberikan di manga baru Shonen Jump ini.

Robot × Laserbeam – Tadatoshi Fujimaki

Manga ini dirlis pada edisi ke-16, yaitu 18 Maret. Manga bertema olahraga golf ini menceritakan seorang anak laki-laki yang dijuluki Robot yang baru pertama kali mengenal golf. Karya Fujimaki di Weekly Shonen Jump sebelumnya yaitu Kuroko no Basuke dari 2008-2014.

Setelah selesai dengan proyek Kuroko no Basuke, nggak membuat Fujimaki-sensei istirahat. Masih mengusung tema olahraga, kini beliau hadir dengan karya baru yang berfokus pada golf. Jika dalam karya sebelumnya, Fujimaki-sensei menghadirkan teknik-teknik khusus dalam basket, bagaimana dengan karya barunya? Apakah “Robot” belajar sendiri tentang golf? Atau adakah seorang legenda golf yang mengajarinya? Menarik dibaca!

Written by
Being adult with the spirit of Samurai X and Neon Genesis Evangelion, this man now decided to make a team of superhero like Avengers. Moviegoers and you can follow his visual track on instagram.

Is the Story Interesting?

0 0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>