ULTRAMAN: Manga Yang Terinspirasi Dari Serial Tokusatsu

Keren ya penampilan Ultraman versi manga ini? Kamu udah pernah baca komiknya belum?

Siapa sih yang nggak kenal sama Ultraman? Serial tokusatsu karya Eiji Tsuburaya ini emang legendaris banget. Franchise Ultraman yang dimulai sejak 1966 ini masih eksis hingga sekarang lho. Bisa dibilang, Ultraman ini adalah pelopor serial tokusatsu yang kemudian diikuti Kamen Rider dan Super Sentai. Beda sama dua “adiknya”, Ultraman ini mengambil pendekatan berbeda, yaitu manusia yang berubah menjadi manusia super raksasa untuk melawan kaiju yang menyerang Bumi.

Nah, sekarang tahukah kamu kalau serial Ultraman ini juga hadir dalam bentuk manga? Manga berjudul ULTRAMAN ini pertama kali dirilis tahun 2011. Eiichi Shimizu dan Tomohiro Shimoguchi adalah dua orang yang bertanggungjawab melahirkan manga ULTRAMAN. Lalu, kayak gimana sih kisah dari manga ini? Mirip nggak sama serial legendaris Ultraman? Yuk disimak pembahasan kami.

SEKUEL DARI SERIAL ORIGINAL TAHUN ’66

Buat kamu yang belum tahu, manga ULTRAMAN ini merupakan sekuel dari serial Ultraman yang tayang pada 1966 silam. Berlatar 40 tahun setelah peristiwa Ultraman, sang Giant of Light ini akhirnya tinggal kenangan setelah berjuang menyelamatkan Bumi dari serangan alien.

Shin Hayata, yang merupakan Ultraman pertama, memiliki putra bernama Shinjiro. Shinjiro sadar dirinya memiliki kekuatan yang aneh. Setelah mengetahui identitas sang ayah dulunya adalah Ultraman, Shinjiro dengan kekuatan barunya bertarung melawan alien sebagai Ultraman yang baru.

MEMILIKI KONSEP CERITA YANG BERBEDA DARI SERIAL TV

Dalam sebuah wawancara bersama ANN, kedua pengarang ini awalnya menolak untuk bekerjasama dengan Hero’s Magazine untuk membuat ULTRAMAN. Mereka mengatakan kurang menarik jika serial Ultraman dibuat manga. Namun, akhirnya mereka setuju setelah pihak Tsuburaya Production menginginkan hal yang beda yaitu ukuran Ultraman lebih manusiawi, nggak berwujud raksasa seperti serial tokusatsu-nya.

Dengan wujud ini, bakal nggak ada kaiju kayak serial Ultraman sebelumnya. Inilah kesulitan yang mereka hadapi. Soalnya, Ultraman itu udah identik sama kaiju. Bahkan, Scientific Special Search Party (SSSP) alias pasukan pelindung Bumi yang juga identik dengan Ultraman dihilangkan. Di sinilah kreativitas mereka diuji.

Mereka juga mengatakan menonton serial perdana Ultraman saat mereka masih anak-anak. Bahkan, Shimoguchi memiliki action figure Ultra 7 di rumahnya. Namun, setelah serial Kamen Rider dan Gundam menjadi trend di era 70-an, anak-anak saat itu mulai berhenti nonton Ultraman. Shimoguchi menjelaskan anak-anak pada saat itu lebih suka nonton Gundam dan anime lainnya daripada serial tokusatsu. Begitu juga dengan era sekarang. Sebuah tantangan yang juga mereka hadapi ketika membuat manga ULTRAMAN.

WUJUD ULTRAMAN YANG LEBIH MODERN

Ai Shimizu dari Hero’s Magazine, yang menerbitkan manga ULTRAMAN, mengatakan memilih dua pengarang ini karena kepincut dengan karya mereka sebelumnya Linebarrels of Iron. Alasannya, desain manga mereka berdua keren dan mirip dengan komik dari Amerika. Jadi, ketika proyek manga ULTRAMAN ini akan dimulai, tanpa pikir panjang dirinya langsung menghubungi Eiichi Shimizu dan Tomohiro Shimoguchi.

Eiichi Shimizu juga mengatakan mendapat arahan dari Tsuburaya Production yang menginginkan Ultraman versi modern. Mereka juga menginginkan sesuatu yang beda yaitu Ultraman yang berukuran manusia biasa, bukan raksasa. Selain itu, Ultraman dalam manga ini pun udah enggak berkostum spandex kayak versi serial tv-nya melainkan menggunakan armor. Wujudnya bisa dibilang lebih mirip pahlawan dari franchise Metal Hero ketimbang Ultraman. Dari sisi penceritaan, pihak Tsuburaya Production menginginkan pergolakan batin dalam karakter utamanya. Hal ini dilakukan agar ada unsur drama yang menarik dalam diri karakter utama

Meski baru 5 tahun di dunia manga, ULTRAMAN mampu menarik minat para fans di Jepang. Acara Imagine-Nation NHK World yang tayang akhir Februari 2017 lalu membahas lebih dalam tentang manga ULTRAMAN ini.  Bahkan, VIZ Media yang merupakan pemegang lisensi manga dan anime di Amerika sudah merilis volume perdana ULTRAMAN pada 18 Agustus 2015 lalu dan volume ke-9-nya udah dirilis 17 Oktober lalu. Jadi, nggak cuma fans di Jepang aja yang bisa menikmati aksi Ultraman ini. Apalagi serial anime-­nya bakal tayang tahun 2019 mendatang.

Written by
Just an ordinary boy who trapped in a man's body.

Is the Story Interesting?

1 0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>