Ini Dia 10 Karakter Ikonik Jepang Yang Paling Populer

Ada karakter favorit kamu nggak dalam daftar ini? (doc: comicbook.com)

Nggak mungkin kamu nyangkal, kalo Jepang emang identik sama segala hal-nya yang iconic. Mau dari teknologi, dari musik, style, beauty, culinary, until porn industry – you name it. Segala macem life hacks sampai housewear tools yang keliatannya nggak penting-penting amat jadi keliatan “kayaknya penting deh”.

Hal ini nggak nutup juga kalo Jepang berhasil membuat budayanya – bahkan sampai membuat fanbase tersendiri dari berbagai belahan dunia. Termasuk untuk storytelling, Jepang punya cara penciptaannya sendiri (yang nggak jarang bisa bikin Hollywood malu). Gimana nggak, setiap budaya pop kayaknya bisa di adaptasi Jepang – yang tentu aja dengan caranya yang unik dan nggak menghilangkan ke-Jepang-annya.

Baru-baru ini, website odigo baru aja merilis 10 karakter ikonik Jepang yang paling populer. Cek yuk, siapa aja mereka!

Sailor Moon

Dengan kekuatan bulan, aku akan menghukummu! Hayo ngaku, siapa yang nggak kenal sama Usagi cs? Semenjak rilisnya komik Sailor Moon tahun 1991, dia emang terus dan terus berkembang. Lihat aja anniversary­-nya yang selalu dipenuhi dengan limited edition merchandise, atau komiknya yang udah mencapai 35 juta eksemplar. Animenya yang kayaknya sampe banyak banget versinya, emang nggak hanya mengangkat anak cewek keren di Jepang, tapi juga soal feminisme dan independensi cewek.

Wajar banget kan kalau Sailor Moon masuk dalam karakter Ikonik Jepang paling populer?

Godzilla

Ikonik Jepang

Nah kalau ini karakter ikonik Jepang yang paling mendunia dari segi perfilman. Coba cek, seberapa banyak karakter fiktif yang sampe punya stars on the Hollywood Walk of Fame? Diantara sederetan karakter fiksi tersebut, kayaknya Godzilla jadi karakter fiktif pertama yang berasal dari Jepang – menyejajari karakter-karakter fiktif bikinan Disney.

Nggak itu aja, Godzilla juga jadi official cultural ambassador ditandai dengan adanya monumen Godzilla di tengah padatnya Tokyo! Dari awal rilisnya Godzilla rilis, kayaknya dia juga belum absen bikin film. Nih, dari yang dibikin di Jepang aja, seenggaknya udah ada 32 judul yang dibintangi oleh Godzilla. Belum lagi yang di adaptasi Hollywood tahun 1998 dan 2014 – nggak lupa juga yang akan rilis tahun depan dan tahun 2020 nanti.

Gundam

Kalo tadi ada Godzilla di bagian monster , di bagian robot raksasa ada Gundam. Bahkan bisa dibilang Gunpla alias Gundam Plastic Model juga jadi musuh para pacar penggemar Gundam – karena mereka lebih memilih ngerakit Gunpla di malem minggu daripada ngapel, iya nggak? Asal muasal Gundam banyak digemari nggak lepas juga dari kesuksesan komik dan anime­-nya. Dari awalnya Sunrise dan Yoshiyuki Tomino merilis Mobile Suit Gundam tahun 1979, sampai sekarang frenchise Gundam belum menunjukkan tanda-tanda surut tuh. Dominasi Gundam di pop culture selama 40 tahun terakhir kayaknya udah bisa bikin generasi ayah-anak pecinta Gundam.

Totoro

Siapa yang nggak bisa move on dari Ghibli Exhibition kemarin? Di antara banyaknya fasilitas yang dipamerin, kayaknya Totoro jadi satu maskot yang nggak pernah sepi. Penggemar pop culture awam juga mungkin taunya Totoro duluan daripada Studio Ghibli. Siapa sih yang nggak jatuh cinta sama kelinci-tapi-kayak-monster-tapi-gemes ini. Thanks to Hayao Miyazaki yang berhasil bikin maskot yang nggak cuma gemes-minta-dipeluk, tapi juga film sederhana untuk anak-anak tanpa adanya tokoh antagonis. Sederhana, tapi dalam.

Son Goku

Ikonik Jepang

Siapa yang kemarin ikutan keaduk-aduk emosinya di Dragon Ball Super Episode 130? Kita udah bahas episode gila ini di sini, and I think it explain enough why Son Goku was one of the most iconic character. Buat yang ikut tumbuh besar bareng Son Goku, pasti punya ikatan batin yang kuat sih. Nggak kayak sinetron yang episode banyak dan hilang arah cerita, Son Goku nggak pernah kehabisan akal buat ngasih kejutan di arc baru. Manga-nya sendiri jadi best selling kedua di sejarah manga. Gimana nggak, udah sampe 240 juta eksemplar! Karakternya yang bold dengan raputasinya yang segitu luas, kayaknya jadi wajar kalo fansnya kesebar dimana-mana.

Hello Kitty

Icon idola anak perempuan ini jadi bisa jadi karakter yang populer bukan dari komik, atau novel, atau anime. Sanrio menciptakan gadis cilik berasal dari Jepang dan tinggal di Inggris ini tahun 1974. Pasti kalian nyangka kalo Hello Kitty ini kucing kan? Surprisingly no she’s not.  And technically, she’s an icon in-literally. Sejak rilisnya pun, dia selalu nongol di mana-mana. Televisi, perhiasan, baju, bahkan sampe di pesawat. Selain itu, dia juga menjadi ambassador of Japanese tourism dan UNICEF Special Friend of Children. Pokoknya apapun yang ada gambar Hello Kitty-nya jadi auto-feminim, auto-disukain-anak-cewek, dan auto-expensive (or auto-KW di Pasar Minggu). Bisa dipastikan kamu hampir nggak mungkin nggak pernah liat icon ini, iya kan?

Anpanman

Mungkin Anpanman nggak sepopuler icon-icon yang udah kami sebut tadi. Tapi, buat di Jepang sendiri dia masih memiliki popularitas yang sama kayak icon-icon lainnya. Karakter Anpanman sendiri adalah roti bulat berisi kacang merah (anpan), dan dia melindungi dunia dari kuman antropomorfik jahat bernama Baikinman. Di Jepang, Anpanman masih menjadi karakter paling popular untuk anak-anak. Bahkan, kalo kamu ke Jepang kayaknya nggakada took yang nggak jual merchandise Anpanman.

Mario

Kalo kamu mengira Mario Bros berasal dari Eropa, kamu salah! Mario adalah salah satu karakter ciptaan Shigeru Miyamoto, yang kemudian oleh Nintendo dikapitalisasi dan menjadi maskot kebanggan mereka. Sampai saat ini, seenggaknya ada 200 video game yang dibintangi sama Mario. Nggak lupa penghargaan Best Selling Video Game Series of All Time dan Most Prolific Video Game Character yang diterima dari Guiness World Records tahun 2008.

Pikachu

Siapa yang nggak kebagian huru-hara Pokemon Go tahun 2016 lalu? Sejak Pikachu jadi tokoh utama di anime Pokemon, semua perhatian tertuju padanya. Bahkan nggak jarang kalo di jalan suka denger “mau main Pikachu” – padahal maksudnya dia mau maen Pokemon. Waktu tahun 1999 Pikachu dianugerahi Second Best Person of The Year sama majalah Time – yang tentu aja makin naikin popularitas Pikachu.

Doraemon

Siapapun pasti setuju kalo Doraemon jadi icon paling populer! Nggak kaget juga sih, mengingat Doraemon termasuk salah satu karakter paling tua. Pertama kali muncul tahun 1969, robot kucing ini menjadi populer seiring dengan berjalannya waktu. Kalo Hello Kitty sasarannya anak-anak cewek, sasaran Doraemon yang lebih universal membuat popularitasnya makin unstoppable. Nggak lupa, satu dekade yang lalu Doraemon juga pertamakalinya menjadi anime ambassador Jepang – yang makin membuktikan kalua karakter ini diterima di dalam ataupun di luar negeri. Siapa yang masih rajin nonton Doraemon setiap minggu pagi?

Is the Story Interesting?

0 0