Ini Dia Tanggapan Sweta Kartika Soal H2O: Reborn Rupaka!

H2O: Reborn Rupaka bener-bener pentas yang sukses memvisualisasikan komik H2O: Reborn. Begini tanggapan sang kreatornya! (doc. Satria Khindi)

Jakarta, JoyPixel.id – Akhir pekan kemarin, tim dari Teater Pesawat Kertas baru aja menampilkan pertunjukan teater adaptasi komik Indonesia, H2O: Reborn karya Sweta Kartika. Ditampilkan dalam tiga kali sesi pertunjukan di Gedung Kesenian Jakarta, tim Teater Pesawat Kertas sukses menghibur para penonton yang hadir di ketiga sesi tersebut. Terus, kira-kira gimana ya reaksi sang komikus atas pertunjukan teater ini?

“Buat saya sih surprise-lah, karena saya kan nggak bergelut di dunia teater. Yang paling membuat saya terkesan itu bagaimana mereka menginteprasi 10 kesadaran Ravana,” ujar Sweta saat ditemui usai show pertama, Sabtu (10/2) sore.

Menurutnya, dia sendiri nggak kepikiran buat memberikan sifat masing-masing kepada 10 kesadaran tersebut. Komikus ini mengaku membuat 10 kesadaran Ravana lebih karena tuntutan kisah Ramayana yang asli, di mana Ravana/Rahwana dalam kisah tersebut memang diceritakan memiliki 10 wajah.

“Ketika mereka menginteprasikan seperti itu: ada yang nyinden, ada yang penakut, ada yang beringas. Saya rasa itu bagus banget. Itu sih yang paling berkesan,” jelasnya.

Hal ini tampaknya nggak lepas dari Sweta yang mengizinkan tim Teater Pesawat Kertas untuk menginteprasi kisah ini sebebas mungkin. Justru Sweta mengaku ingin pertunjukan teater ini sebisa mungkin berbeda dengan komiknya.

Sementara itu Shani Budi, editor H2O Reborn sekaligus kreator komik H2O yang pertama mengaku merinding waktu menonton pertunjukan ini.

“Merinding gue! Beneran deh! Pas bagian Ravana, aduh gila itu Ravana. Terus Dru, terus Rajit! Gue bener-bener nggak nyangka kalau ini bisa dialihmediakan,” kata Shani dengan antusias, juga saat ditemui usai show pertama.

Baca Juga : H2O: Reborn Rupaka – Review: Pementasan yang Bikin Merinding!

Dalam kesempatan ini, Shani juga menjelaskan kenapa pertunjukan ini hanya mengadaptasi dua buku H2O: Reborn. Menurut penuturan Shani, hal ini nggak lepas dari masalah durasi pertunjukan. Selain itu, saat tim Teater Pesawat Kertas pertama kali meminta izin untuk mengadaptasi komik ini, H2O: Reborn emang baru sampai buku kedua.

Shani juga mengatakan kalau adaptasi ini merupakan salah satu bentuk penghargaan bagi seorang kreator komik.

“Karena gue nggak pernah memimpikan ini bisa (muncul) di media lain selain komik. Tiba-tiba ada begini ya seneng banget sih gue. Ini salah satu impian kreator. Ini sejarah buat gue, paling nggak gue bisa bilang komik gue pernah diteaterin!” ungkap kreator NusaV ini.

Semoga Teater Pesawat Kertas bakal kembali naik panggung dengan adaptasi buku ketiga ya Joyfirends!

Written by
さあ、実験を始めようか?

Is the Story Interesting?

0 0