5 Mangaka Luar Jepang Yang Sukses Di Jepang

Nggak cuma Aoyama Gosho atau Akira Toriyama yang mangaka asli Jepang yang sukses di Jepang. Sejumlah mangaka asing juga bisa sukses di Negeri Sakura!

Manga menjadi salah satu industri yang menjadikan Jepang dikenal di seluruh dunia, termasuk di Indonesia tentunya. Berbagai judul manga terkenal menjadi best-seller baik di Eropa maupun Amerika. Sebut aja Naruto, One Piece, dan juga Dragon Ball. Bahkan, para pengarangnya juga pernah hadir di berbagai event di luar Jepang lho.

Dari sekian banyak manga, tentu kamu udah tahu kalau kebanyakan pengarangnya asli dari Jepang. Namun, sekarang ini manga dan anime Jepang sudah berevolusi. Nggak cuma seniman manga atau mangaka asli Jepang yang sukses di negeri sendiri, tapi ada juga mangaka luar Jepang yang sukses berkarya di Negeri Matahari terbit ini. Goin Japaneseque memberikan lima nama seniman manga tersebut.

  1. Hagin Yi

Hagin Yi adalah seorang sutradara film dari Korea. Dia pernah menjadi penulis cerita di berbagai manga dan sebagian karyanya berlatar era China kuno saat era peperangan masih terjadi.

Karya terbaik Yi berjudul Souten Kouro (Beyond the Heavens). Manga ini mengisahkan Cao Cao yang biasanya jadi musuh utama dalam kisah Romance of the Three Kingdoms. Kisah ini merupakan salah satu dari 3 karya terbaik di China. Romance of the Three Kingdoms sendiri merupakan novel sejarah yang mengisahkan pertarungan Wei, Wu, dan Shu untuk menjadi penguasa baru di China.

Ini nih salah satu manga yang dibuat Hagin Yi, Souten Kouro!

Cao Cao versi Hagin Yi merupakan karakter pahlawan modern dan ceritanya tampil dengan perspektif baru. Manga ini pun meraih kesuksesan dan sudah diadaptasi menjadi anime lho.

Hagin Yi bertindak sebagai pengembang cerita dalam Souten Kouro. Sayangnya, saat karyanya belum tamat, Hagin Yi meninggal di usia 52 tahun karena kanker hati pada 1998 lalu. Manga ini kemudian diselesaikan oleh Gonta King yang bertanggung jawab menggambar manga Souten Kouro.

  1. Shindo L

Manga karya Shindo L bermuatan dewasa, jadi ada batas umurnya nih!

Shindo L adalah seniman manga yang berasal dari New York. Shindo L memiliki darah campuran dari sang ayah yang asli Jepang dan ibunya dari Amerika. Manga karya Shindo ditujukan khusus untuk pembaca berusia 18 ke atas, karena isinya yang bernuansa dewasa.

Saat Shindo L tinggal di Amerika, dia mendapat inspirasi dari berbagai manga dewasa dari Jepang. Setelah selesai belajar menggambar manga, Shindo memutuskan pindah ke Jepang. Saat debut, ternyata dia langsung mendapat perhatian dari fans dan menjadi terkenal.

  1. Åsa Ekström

Hokuojoshi Osa ga Mitsuketa Nihon no Fushigi yang bisa jadi referensi kamu nambah wawasan soal manga Jepang.

Åsa Ekström adalah ilustrator dari Swedia. Karya populernya berjudul Hokuojoshi Osa ga Mitsuketa Nihon no Fushigi (Mysteries of Japan Discovered by Osa). Karya ini awalnya diterbitkan di blog pribadinya dalam bentuk tulisan, kemudian digambar menjadi manga.

Manga ini mengisahkan budaya dan adat Jepang dari sudut pandang dari orang luar Jepang. Ternyata, hal ini langsung menarik minat para pembaca dari Jepang lho. Selain itu, gaya penggambaran karakter yang imut mirip dengan gaya seniman manga Jepang.

Selain itu, dia berhasil menarik minat pembaca Jepang sebagai mangaka perempuan. Saat ini, Ekström lebih sering tampil di TV.

  1. Boichi

Dr. Stone, karya dari Boichi yang wajib kamu baca sebagai pembaca manga sejati.

Boichi adalah nama beken dari Mujik Park. Debut Boichi di industri manga diawali di Korea. Awalnya, dia aktif di sebuah majalah remaja untuk menarik minat pembaca. Di Jepang, karya tersuksesnya berjudul Sun-Ken Rock yang dibuatnya sejak 2006 dan tamat 2016 lalu.

Saat ini, Boichi berduet bersama Riichiro Inagaki dalam manga bertema sci-fi berjudul Dr. Stone. Boichi dipercaya dalam urusan gambarnya sementara Inagaki bertanggung jawab menjadi penulis cerita. Gaya menggambarnya pun sangat berbeda dengan mangaka Jepang lainnya. Alasan ini pula yang membuatnya berhasil menarik fans di Jepang.

  1. Tony Valente

Radiant, manga yang nggak cuma terkenal di Jepang, tapi juga di negara asal mangakanya, Prancis.

Tony Valente merupakan seniman manga asal Perancis. Berbeda dari keempat mangaka sebelumnya, Tony lebih memilih bekerja di luar Jepang. Namun, kemampuannya dalam menggambar yang mirip dengan gaya mangaka Jepang membuatnya berhasil menerbitkan karyanya di Jepang.

Tony mengatakan dia menjadi mangaka setelah membaca Dragon Ball. Awalnya, dia merilis kartun unik di Perancis berjudul Bande Dessinée. Karyanya yang berhasil menembus pasar manga Jepang berjudul Radiant. Manga ini mengisahkan petualangan penyihir di dunia lain.

Meski gaya menggambarnya mirip dengan mangaka Jepang, tapi pelukisan latar dalam gambarnya sangat berbeda dengan mangaka Jepang lainnya. Gabungan keduanya ini yang membuat Tony memiliki fans nggak cuma di Perancis tapi juga di Jepang.

 

Written by
"The less you know, the better." -Michael Scofield-

Is the Story Interesting?

1 0