Mekanisme Gacha: Antara Cinta, Benci, dan Candu

Gacha - Mesin permainan yang mengeluarkan mainan secara acak.
(doc. Mk.2010

Bang Rhoma Irama pernah berkata kalau judi itu menjanjikan kemenangan dan kekayaan. Kalaupun menang, itu berarti awal kekalahan, kalaupun kaya, itu berarti awal kemiskinan.

Menyinonimkan judi dengan konsep ‘gacha’ bisa dibilang benar dan salah. Walupun tidak mempertaruhkan uang demi bisa dilipatgandakan, ada ancaman yang lebih berbahaya: ketagihan.

Sudah menjadi rahasia umum kalau mekanisme gacha memang serupa dengan teknik psikologi yang diterapkan di tempat-tempat perjudian. Setiap saat kita menekan tombol untuk roll gacha, biasanya akan ada bentuk animasi yang disertai dengan cahaya terang, dan suara yang merangsang otak.

(doc. grandorder.wiki)

Berdasarkan The Conversation, aspek ketidakpastian dalam berjudi ini membuat otak melepas hormon dopamin yang membuat otak merasakan sensasi ‘senang’. Pelepasan hormon ini membuat perubahan pada otak, dan seiring waktu, otak akan semakin sering menginginkan perasaan ‘senang’ dari kegiatan tersebut.

Efek ini serupa dengan apa yang terjadi pada penyalahgunaan obat-obatan. Dalam komunitas game gacha tersebut, ada istilah ‘whaler’, atau orang yang mengeluarkan uang banyak untuk bisa mendapatkan hasil gacha yang mereka inginkan.

Beberapa orang mungkin memiliki kemampuan finansial untuk menjadi whaler, namun untuk yang lain hal ini adalah pintu jebakan terhadap lilitan hutang

Ketika Monetisasi Kelewat Efektif

Pada tahun 2018, kanal Youtube Wall Street Journal, mengunggah video feature tentang pemain game Fate Grand Order yang menghabiskan puluhan ribu dollar untuk gacha. Dalam konversi rupiah, nilai tersebut sudah setara dengan ratusan juta rupiah.

Tentunya di luar sana ada orang yang telah menghabiskan jauh lebih banyak, dan pada bermacam-macam gim berbeda. Sistem monetasi ini sangat sukses untuk gim model free-to-play, saking suksesnya, pengembang game AAA bahkan ikut memasukan mekanisme ini dalam game berbayar mereka untuk mendapatkan lebih banyak pemasukan.

Hal ini semakin memperlebar jurang antara game konsol dengan game mobile. Banyak gamer konsol yang menyalahkan game mobile yang telah mendorong bentuk monetisasi lootbox/gacha, dan karena bentuk game-game mobile yang tidak seberkualitas game-game konsol.

Bagaimana Agar Tidak Terjebak Jurang Gacha?

(doc. Learning With Manga FGO)

Walaupun dengan segala stigma dan konotasi negatif untuk mekanisme ini, kita tidak dapat menghiraukan bahwa game gacha tetap asyik dimainkan. Salah satunya karena banyak game gacha mengambil direksi art ala anime, memiliki komunitas yang ramai, serta berbagai konten buatan fan.

Oleh karena itu perencanaan dan kebijakan pemain lah yang menjadi kunci agar kita tidak terjebak ketagihan ketika menekan tombol gacha.

1. Tetapkan Budget dan Rencana Banner!

Mengetahui kemampuan finansial diri sendiri adalah langkah pertama untuk membatasi pengeluaran dalam game gacha. Coba cari tahu kemungkinan update apa saja yang akan datang, karakter apa saja yang akan memiliki peningkatan rate gacha, dan putuskan apa kalian menginginkan karakter tersebut atau tidak!

Seringkali game gacha bergaya anime juga memiliki server region lain yang memiliki konten yang lebih baru daripada server globalnya. Jika kalian bermain di server global, kalian juga dapat menggali informasi karakter-karakter apa saja yang kedepannya sangat worth untuk didapatkan.

Akan tetapi, bila kalian tetap tidak mendapat karakter incaran kalian pada rate up banner

2. Syukuri Apa yang Ada

Pada akhirnya game yang baik adalah game yang dapat pula diselesaikan kontennya menggunakan karakter-karakter yang mudah didapatkan. Kalian dapat mulai berfokus untuk grinding, dan memperkuat karakter-karakter rarity rendah kalian, dan menyesuaikan strategi menggunakan mereka.

Beberapa game gacha juga telah memiliki pity system. sebuah mekanisme dimana kemungkinan kalian untuk mendapat karakter bintang tinggi semakin naik seiring kalian ber-gacha.

3. Kalaupun Ingin Beli, Belilah Monthly Card

Beberapa pemain mungkin tetap ingin mengeluarkan uang untuk game free-to-play ini, sekadar untuk mendukung agar gamenya terus hidup. Bila kalian juga berpikiran demikian, penulis sarankan untuk membeli semacam monthly card.

Beberapa game yang menghadirkan item ini akan memberikan kalian currency untuk gacha selama 30 hari sejak kalian beli item ini. Dalam 30 hari tersebut kalian dapat menabungnya, dan menunggu hingga rate up banner karakter yang kalian inginkan.

Monthly card cenderung memiliki harga yang cukup murah, dan kalian tetap dapat berkontribusi atas kelangsungan hidup game kalian.

Play wisely, spend wisely! Ingat kata bang Rhoma kalau judi hanya menjanjikan kemenangan!

Cek lebih banyak lagi artikel bergizi seputar pop culture atau tulisan menarik lainnya dari Leo Agung. Follow juga Facebook dan Instagram Joypixel!

Written by
Pencari gem anime terbaik setiap season, cita-citanya yang paling besar adalah jadi karakter OP di seri isekai.

Is the Story Interesting?

0 0