Driver, Sensasi Dunia Synthwave Distopia Dari Flash Paint!

Flash Paint Driver

Mungkin untuk sebagian awam, musik elektronik ya hanya gitu-gitu aja untuk have fun dan jedag-jedug. Tapi sebenernya musik elektronik itu juga beragam subgenre seperti halnya rock, jazz, dan jenis musik lainnya. Musik elektronik juga dapat menjadi suatu refleksi akan sesuatu di masa depan. Seperti halnya single Driver dari Flash Paint ini.

Flash Paint merupakan sebuah proyek baru dari seorang DJ yang sudah memiliki nama panggung lain sebelumnya yang bernama Direwulf. Apakah nanti Direwulf juga akan menjadi Flash Point? Tidak. Keduanya akan tetap berjalan seiringan, hanya jenis musik yang dimainkan saja berbeda.

Dengan nama panggung barunya ini, Flash Point ingin merubah sedikit brandingnya; ia ingin terus bereksplorasi dengan branding dan jenis musik yang berbeda pula di Direwulf. Hal ini langsung dibuktikan dengan perilisan single perdananya ini yang berjudul Driver.

“Di lagu Driver ini, gue mau bawa orang-orang untuk berpetualang di suatu tempat di luar dunia ini, kemudian menuju dunia synthwave cyberpunk,” ujar DJ yang juga memiliki nama alias Direwulf mengenai lagu Drive ini.

Video musiknya sendiri Flash Point bekerjasama dengan Luca, seorang animator asal Italia untuk dapat menggambarkan pengalaman ke luar dunia seperti yang lagu ini sendiri gambarkan.

“Lagunya sendiri menggambarkan dunia distopia, dan video ini yang nganterin lo ke dunia itu.” lanjut Flash Point.

Uniknya, selain Flash Paint ataupun Direwulf yang kini memainkan musik elektronik, sebelumnya ia juga merupakan salah satu orang yang ngebentuk band metal-core asal Singapura yang bernama Vivienne’s Verdict. Selain metalcore, ia juga pernah memainkan berbagai jenis musik lainnya seperti metal, rock ‘n roll, kemudian pop menuju musik house, tech-house, electro, trance, trap, dan dubstep.

Menurut interview bersama JoyPixel, Flash Paint mengatakan bahwa influence-nya beragam, dari Green Day, blink-182, Rage Against the Machine, My Chemical Romance, dan banyak lainnya; namun ia juga ingin membuat sebuah musik scoring nuansa 80-an seperti yang digambarkan Stranger Things, termasuk salah satu punggawa dunia scoring termasyur, Hans Zimmer.

Saat JoyPixel tanya mengapa tidak membuat saja sebuah band yang juga membuat musik scoring seperti halnya Radiohead dan Nine Inch Nails, ia menjawab bahwa dalam band itu ada beberapa orang yang idenya harus ditampung juga, karena kalau band merupakan sebuah grup terdiri dari beberapa orang; sementara kalau proyek solo, ia bisa berkreasi sebebas mungkin.

Menurut informasi yang JoyPixel dapat dari interview bersama Flash Paint, single berikutnya akan kembali rilis di tahun 2021, JoyFriends. Kita tunggu aja perilisan single dari Flash Paint berikutnya!

Musik-musiknya Flash Paint sendiri cocok banget nih buat kamu yang pengen ngerasa chill dengan sentuhan futuristik synthwave dystopia buat di-playlistmu! Lagu Driver dari Flash Paint ini udah bisa didengerin di berbagai platform streaming seperti Spotify, YouTube, dan banyak lainnya. Kamu bisa juga follow di Facebook, Twitter, dan Instagram-nya!

Cek lebih banyak asupan informasi bergizi seputar pop culture atau tulisan menarik lainnya dari Muhammad Iman Ramadhan. Jangan lupa juga kunjungi FacebookTwitterInstagram, dan YouTube JoyPixel!

Pemain bass di sonicwaves | Gemar memotret | Menulis di JoyPixel dan blog pribadi | Demen musik, film, series, game, komik, gadget dan banyak hal lainnya, makannya cocok kan di JoyPixel.

Is the Story Interesting?

0 0