Vending Machine di Jepang Banyak, Uang Koin Melonjak!

Di Jepang ada beragam tema dan konsep vending machine, seperti yang bertemakan Marvel ini. (doc. The Daily Japan)

Selain dikenal sebagai Negara Matahari Terbit dan Negeri Sakura, Jepang juga terkenal sebagai Negara 1.000 vending machine. Mesin penjual otomatis ini akan lebih mudah ditemui dibandingkan sepeda motor kalau kamu berada di “tempat lahirnya” Doraemon dan Detective Conan. Vending machine di Jepang udah kayak “pendamping” yang setia deh.

Budaya orang Jepang yang selalu ingin tepat waktu dapat menjadi alasan kenapa mesin ini begitu banyak di sana. Mereka biasanya tidak punya banyak waktu untuk sarapan, dan dengan adanya mesin ini mereka dapat melakukan sarapan atau meminum kopi di dalam perjalanan ke sekolah, kampus, maupun kantor.

Menurut catatan sejarah, vending machine pertama kali ditemukan pada abad pertama oleh seorang pahlawan dari Alexandria. Sedangkan di Amerika Serikat, mesin ini muncul pada 1888 untuk menjual permen karet yang dibuat oleh Thomas Adams Gum Company. Mesin penjual otomatis modern pertama kali diperkenalkan di London pada tahun 1880 yang menjual kartu pos.

Seiring berjalannya waktu, mesin ini akhirnya masuk ke Jepang. Tawaraya Koichi, yang berprofesi sebagai tukang mebel dan seorang penemu, diyakini sebagai pembuat mesin otomatis pertama di Jepang. Mesin penjual otomatis pertama tersebut menjual tembakau yang diciptakan Koichi di iBakan (sekarang Shimonoseki, Prefektur Yamaguchi) pada 1888.

Mesin ini menjadi populer di Jepang pada akhir 1950-an dengan “Fountain-style Juice Dispenser”, sebuah kotak yang dipasang dengan air mancur berisikan jus. Keberhasilannya melebihi ekspetasi banyak orang dan dengan harga yang sangat terjangkau di masa itu, yakni 10 yen per gelas. Setelah itu, banyak perusahaan yang muncul untuk terjun dalam bisnis mesin penjual otomatis dan perusahaan bir juga mulai memasuki industri ini.

Karena dinilai sangat cocok dengan kehidupan sehari-hari di Jepang, mesin penjual otomatis pun cepat berkembang biak. Di tahun 1964, jumlahnya sekitar 240.000 dan melonjak ke angka 1 juta buah pada 1970.

Memasuki 1984, tercatat ada lebih dari 5 juta mesin penjual otomatis yang tersebar di seluruh wilayah Jepang. Menurut banyak pengamat, salah satu kesuksesan industri mesin penjual otomatis di Jepang karena letaknya yang bisa ditempatkan di mana aja.

Dikutip The Daily Japan, kalau di negara lain, untuk alasan keamanan, lokasi mesin biasanya ditempatkan dalam ruangan seperti kantor, pabrik, dan sekolah. Karena di Jepang tingkat vandalisme dan pencurian sangat rendah, mesin ini bisa ditempatkan dipinggir-pingir jalan yang sangat membantu mobilitas orang Jepang, maupun turis seperti kita yang lagi liburan.

Bahkan di Jepang pun punya vending machine yang didesain dengan tema Hello Kitty. (doc. Kotaku)

Bikin uang koin melonjak!

Hadirnya mesin penjual otomatis ini juga membuat produksi uang koin di Jepang melonjak. Tahun 1967 aja, uang koin 100 yen diciptakan dari perak dengan nikel yang murah. Adanya mesin penjual otomatis membuat sirkulasi uang koin yang beredar di Jepang saat itu ada sebanyak 800 juta keping. Bahkan meningkat menjadi 1,6 miliar hanya dalam waktu dua tahun. Saat ini aja bahkan udah melonjak jauh banget, yaitu ada 10 miliar uang koin yang beredar di Jepang.

Mesin penjual otomatis terus berkembang di Jepang dan nggak cuma menjual makanan dan minuman. Hal ini selaras dengan karakter orang Jepang lainnya yang suka sesuatu yang unik, bahkan kadang nggak masuk akal seperti mesin penjual otomatis untuk bunga, dasi, sepatu, sampai mobil pun ada!

Mesin ini juga mulai dijadikan alat promosi untuk mempromosikan produk terbaru dari suatu perusahaan, ataupun ajang promosi untuk tim olahraga dari kota setempat. Jadi, kalau kamu berkunjung Jepang jangan heran dengan banyaknya vending machine yang ada di mana aja.

NB: artikel pertama kali ditulis dan diterbitkan oleh The Daily Japan.

Written by
I'm just a man who likes playing a game, watching movies, tv series, Dragon Ball, Digimon, Attack on Titan, and Kamen Rider.

Is the Story Interesting?

1 0