CD Projekt Red Terkena Serangan Ransomware

CD Projekt Red

Sudah jatuh, tertimpa tangga. Peribahasa ini sangat sesuai dengan apa yang terjadi pada perusahaan developer CD Projekt Red. Game terbaru mereka yang di-hype sedemikian besar sejak beberapa tahun belakangan terbukti tidak dapat memenuhi ekspektasi pemain.

Hal ini cukup membuat impresi negatif terhadap perusahaan yang juga telah menciptakan serial game The Witcher. Saham mereka mengalami penurunan yang cukup signifikan. Di sisi lain, beberapa pihak investor, setuju untuk membawa hal ini ke meja peradilan karena kemungkinan ‘iklan yang misleading‘.

Hal buruk lain yang baru saja terjadi kemarin, adalah informasi bahwa perusahaan tersebut baru saja terkena serangan siber. Peretas mengaku telah mengkopi berbagai asset dari CD Projekt Red.

Diancam Dengan Tebusan

Melalui akun FP resmi Facebook mereka, CD Projekt Red mengumumkan situasi yang tengah terjadi. Disertai pesan tebusan dari penyebar ransomware tersebut.

Selain mengakses data-data penting dan mengkopi data tersebut. Peretas juga mengenkripsi sebagian besar data komputer CD Projekt Red, dan meninggalkan pesan tawanan. Mereka mengancam untuk menyebarluaskan atau menjual code source server, serta dokumen informasi kepada jurnalis dan publik.

Pesan tersebut ditutup dengan meminta CD Projekt Red untuk menghubungi dalam waktu 48 Jam.

Tanggapan Perusahaan

Bersamaan dengan informasi terbaru yang diberikan oleh akun resmi CD Projekt Red. Ditetapkan bahwa perusahaan tersebut memutuskan untuk tidak akan menuruti tuntutan peretas. Mereka menulis bahwa langkah tersebut tidak akan menghilangkan ancaman pembocoran data, alih-alih, mereka berusaha untuk memitigasi konsekuensi tersebut.

Langkah penanggulangan yang diambil, adalah menghubungi berbagai pihak yang mungkin akan terdampak dari kebocoran informasi tersebut.

Di sisi lain, CDPR juga telah melakukan proses recovery melalui backup untuk mengatasi file-file yang terenkripsi.

Serangan Oportunis Dari Peretas

Dilansir dari Wired, Peneliti Keamanan Tony Robinson mengomentari bahwa serangan ini mengambil kesempatan dari posisi CDPR saat ini.

“Saya melihat hal ini seperti serangan oportunis, atau mungkin dendam. Peretas ransomware biasanya termotivasi oleh uang, tapi CDPR yang gagal menjanjikan berbagai hal dalam judul terbaru mereka membuat orang-orang ini ingin menyerang perusahaan tersebut.”

Sementara Callow dari Emsisoft memiliki pendapat berbeda. Ia mengatakan bahwa serangan siber terhadap CDPR bukan kebetulan dan tidak berbeda dengan serangan siber pada pengembang-pengembang game lainnya.

Tahun lalu, serangan siber kepada Capcom membocorkan berbagai informasi penting, seperti judul proyek dalam pengerjaan, dan informasi karyawan.

Cek lebih banyak lagi artikel bergizi seputar pop culture atau tulisan menarik lainnya dari Leo Agung. Follow juga Facebook dan Instagram Joypixel!

Written by
Pencari gem anime terbaik setiap season, cita-citanya yang paling besar adalah jadi karakter OP di seri isekai.

Is the Story Interesting?

0 0