Beranjak ke Esport! Riot Games Rancang Ignition Series Valorant!

Valorant Ignition Series

Valorant, judul IP terbaru milik Riot Games yang baru saja rilis bulan ini menarik banyak perhatian karena merupakan peralihan perusahaan tersebut dari image League of Legends. Riot mulai terjun ke genre lain yang sama populernya, yaitu permainan tembak-menembak first person (FPS).

Menggabungkan multiplayer fps ala Counter Strike, dengan berbagai skill karakter unik seperti dalam Overwatch, Valorant sukses menarik perhatian gamer sejak awal diumumkan. Berdasarkan laporan Riot, sebanyak lebih dari 1,7 juta pemirsa, bersama-sama menonton streaming permainan Valorant selama masa beta, disertai dengan 34 juta jam tontonan dalam satu hari.

Dengan mode permainan yang kompetitif dari awal, tidak heran bahwa Riot akan mengangkat Valorant dalam ajang E-sport layaknya League of Legends. Melalui press rilis 16 Juni 2020, Riot akan memulai rencana ini melalui Valorant Ignition Series 2020.

“Ignition Series akan menyibak potensi kreatif sejumlah mitra terbaik kami dan membantu kami membangun e-sport autentik bagi komunitas Valorant.” kata Whalen Rozelle, Senior Director of Esports di Riot Games.

Ignition Series akan melibatkan kerjasama dengan lebih dari 20 organisasi e-sport untuk menyelenggarakan gelar kompetitif di seluruh dunia. Dimulai dari 19 Juni 2020 dengan European G2 Esports Invitational dan RAGE VALORANT JAPAN Invitational. Kedepannya, pemain dari berbagai region bisa menikmati siaran kompetitif Valorant, dengan wilayah asia tenggara akan diselenggarakan pada awal Juli hingga pertengahan Agustus.

(Doc. Riot Games)

Nantinya setiap penyelenggara diberikan kebebasan dalam menyelenggarakan turnamennya sendiri, dengan menyertakan pertandingan kualifikasi terbuka, pertandingan pertunjukan, dan kompetisi invitasi kompetitif. Nantinya setiap pertunjukan akan dihadiri pemain top, figur ternama, hingga pemain amatir asmiratif. Ini adalah waktu yang tepat dari berbagai wilayah untuk mempersiapkan ajang kompetisi Valorant mereka.

Valorant yang mengusung sensasi tactical first-person-shooter akan mempertemukan dua tim yang terdiri dari lima pemain. Dengan mode permainan klasik seperti search and destroy, mekanisme Valorant akan dengan cepat dimengerti. Selain itu, Valorant tidak membutuhkan spesifikasi besar untuk bisa dimainkan, sehingga dapat diakses oleh semua orang, demi menghasilkan sebuah lingkungan e-sport yang ideal.

Cek lebih banyak asupan bergizi seputar pop culture atau tulisan-tulisan menarik lainnya dari Leo Agung.

Written by
Pencari gem anime terbaik setiap season, cita-citanya yang paling besar adalah jadi karakter OP di seri isekai.

Is the Story Interesting?

0 0