MSC 2018, Pertandingan Mobile Legends Terbesar Tahun Ini

Waduh, kapan ya bisa jadi juara juga?

Mungkin weekend kemarin (27-29 Juli 2018) jadi salah satu momen besar buat para penggemar (sekaligus pemain) game bergenre MOBA, Mobile Legends. Pasalnya, Mobile Legends Southeast Asia Cup 2018 baru aja dilaksanakan tiga hari berturut-turut kemarin.

Mobile Legends Southeast Asia Cup 2018 (yang selanjutnya bakal kita sebut sebagai MSC 2018) ini melombakan 10 tim dari 7 negara se-Asia Tenggara. Tahun ini juga menjadi tahun kedua turnamen ini, dan kedua kalinya diadakan di Indonesia! Pst, yang diperebutkan sampai $80.000 USD loh!

Bedanya dari acara tahun lalu, tahun ini 7 dari 10 tim udah diundang langsung untuk bermain di turnamen ini. Sementara tiga tim lainnya dilombakan untuk mewakili negaranya. Ketiga tim ini masing-masing dilombakan untuk mewakili Thailand, Myanmar, dan Vietnam. Kalo 7 tim yang diberi kehormatan mendapat undangan berpartisipasi di MSC2018 terdiri dari empat negara: Indonesia (Aerowolf, EVOS Esports, Rex Regum Qeon), Filipina (Aether Main, Digital Devils Pro Gaming), Singapura (Bigetron SG), dan Malaysia (AirAsia Saiyan). Sedangkan dari Thailand diwakili oleh IDONOTSLEEP TH, Vietnam diwakili oleh Fantasy Team, dan Myanmar diwakili oleh Burmese Ghouls.

Drama kesalahan teknis

Untuk turnamen sebesar dan se-prestigious MSA 2018, ternyata kejadian teknis masih bisa aja terjadi. Faktanya, pada pertandingan hari pertama sempat ada kendala teknis waktu pertandingan antara AirAsia Saiyan dari Malaysia melawan IDONOTSLEEP (pemenang MSC 2017) dari Thailand. Asalnya, panitia setempat sempat membuat pernyataan mengenai adanya pertandingan ulang – yang kemudian pernyataan ini dihapus dan diganti dengan tidak adanya pertandingan ulang sama sekali.

Drama ini tentu saja mengecewakan tim IDONOTSLEEP dari Thailand dan AirAsia Saiyan, karena kesalahan ini murni dari pihak penyelenggara, bukan dari pihak mereka. Bahkan, tim AirAsia Saiyan membuat pernyataan melalui laman Facebook mereka.

1) [Bahasa Malaysia: Kenyataan Rasmi AirAsia Saiyan]Note: Please refer to No.2 for official statement in EnglishKami…

Posted by AirAsia Saiyan on Saturday, July 28, 2018

But the show must go on

Akhirnya, setelah 20 pertandingan dalam waktu 3 hari, babak final diisi oleh pertandingan Aether Main (AE) melawan Digital Devils Pro Gaming (PG). pertandingan ini merupakan pertandingan melawan tim satu negara, karena kedua tim berasal dari Filipina.

Seperti dilansir di Kompas.com, dua pertandingan pertama menjadi angin segar untuk tim AE – di mana kemenangan babak pertama mencapai poin 10-3 dalam waktu kurang dari 10 menit, dan di babak kedua mencapai poin 14-2 dalam kurun waktu sekitar 11 menit. Pada babak ketiga, PG sempat melakukan perlawanan di awal pertandingan. Walaupun akhirnya tetap diakhiri kemenangan AE dengan poin 13-7 dalam waktu 14 menit. Total kemenangan 3-0 oleh tim AE tentu aja menjadi kemenangan besar untuk Filipina. Selamat buat para pemenang!

Is the Story Interesting?

0 0