Final Fantasy 7 Remake Review : Beneran Remake!

User Rating: 9
Final Fantasy 7 Remake Review
Bukan cuma nostalgia, tapi cerita petualangan Cloud melawan Shinra lebih fresh di Final Fantasy 7 Remake ini. (doc. Square Enix)

Simak Final Fantasy 7 Remake review yang bikin kamu pengen nostalgia lagi.

Belum lama ini animo Final Fantasy 7 Remake lagi tinggi-tingginya. Franchise legendaris rilisan Square Enix tersebut mendapatkan antusiasme yang tinggi dari para fans Final Fantasy di seluruh dunia dan juga dari berbagai kalangan usia. Bukan dari para player yang memainkan game originalnya di tahun 1990-an aja, tapi juga player di era sekarang.

Game berdurasi 30-40 jam ini bener-bener sebuah remake, meskipun masih mengambil benang merah cerita dari game originalnya. Di game ini kita akan semakin dekat dengan setiap karakter yang ada di dalam Avalanche, bukan Cloud, Barret, Tifa, Aerith, dan karakter originalnya aja. Kita akan lebih mengenal Wedge, Biggs, bahkan Jessie yang mencuri perhatian kaum Adam di game ini.

Mainin Final Fantasy 7 Remake dan namatin gamenya beberapa hari lalu bikin gue bukan cuma nostalgia, tapi juga puas banget dengan sajian yang sangat fresh. Ya, emang kita kembali harus berhadapan dengan Shinra, tapi kemasan ceritanya yang sangat dalam. Beragam side story baru yang ada di side quest bikin gue dari awal main nggak mau rasanya buru-buru namatin bahkan skip cut scene di-game ini.

Petualangan Cloud dan kawan-kawannya di game remake ini bener-bener bikin gue terkesima dan kagum. Bukan cuma dari gameplay yang mengalami perkembangan dari adaptasi Final Fantasy XV, tapi juga nostalgia dari fitur klasiknya.

Baca juga:

Gameplay sederhana bikin enjoy

Ini salah satu alasan kenapa game Final Fantasy 7 Remake ini bikin gue sangat menikmati momen-momennya. Gameplay yang sederhana, termasuk saat fighting dan sejumlah cut scene bikin gue menikmati kesegaran dari remake game ini.

Nggak perlu ribet mainin gamenya, bahkan gue yakin player baru pun akan mudah beradaptasi dengan game ini. Di sisi lain juga tantangan dalam game ini juga nggak begitu mengganggu ya. Seperti bagaimana kita harus menunggu waktu Summon, yang hanya bisa dipakai sekali itu atau Limit yang mesti nunggu banyak damage dulu.

Ah ya, kita juga nggak cuma memainkan Cloud dalam setiap momen, selain bertempur melawan musuh ya. Tapi juga di saat kita menjalani beberapa part story tertentu. Jadi kita bisa mainin pakai Tifa, Barret, dan juga Aerith untuk di setiap momen tertentu.

Rasanya cukup menantang karena masing-masing karakter punya kekuatan dan kelemahan sendiri, di saat musuh-musuhnya di setiap level akan jadi lebih kuat.

Ceritanya lebih deep

Seperti yang udah disinggung duluan di atas, cerita dari petualangan “baru” Cloud dan kawan-kawan ini dikemas dengan cerita yang sangat deep. Bukan lagi soal Cloud semata, tapi keseluruhan karakternya. Masing-masing karakter punya cerita yang mungkin belum pernah kita ketahui sebelumnya. Bahkan kemasan cerita yang baru pun juga cukup dalam.

Di satu sisi, bisa dibilang cerita dalam game terbaru franchise Final Fantasy ini lebih emosional dan lebih menyentuh para pemainnya. Bahkan karakter yang sebelumnya sekedar figuran biasa, di game ini jadi figuran yang berperan penting dalam jalannya cerita Cloud menghancurkan Shinra.

Ah ya, bahkan di game ini lo akan merasa baper dengan Tifa dan Aerith, bahkan rasanya tuh kayak pengen “mendorong” Cloud untuk segera memilih mana cewek yang disayang. Karena memang Cloud di game ini bukan sekedar cuek. Namun kita melihat karakternya berkembang ke arah menjadi leader dalam tim dan peduli dengan orang-orang di sekitarnya.

Lo bakal ngeliat koneksi antara Cloud dan Sephiroth yang lebih jelas lewat jalan cerita yang lebih segar. (doc. Square Enix)

Sayangnya, kelanjutan cerita Cloud dan kawan-kawan ini memang terbukti harus berlanjut di game selanjutnya atau Part II. Yang kabarnya bukan sebuah DLC melainkan game yang berdiri sendiri.

Jadi kalau kita masih penasaran apa dan siapa itu Whispers, bagaimana kelanjutan Shinra, kenapa Red XIII nggak bisa dimainin, baru akan terjawab kurang lebih dua tahun lagi di 2022.

Ah ya, memang ada sejumlah plot hole seperti beberapa creature atau makhluk eksperimen Shinra asal usul jelasnya dari mana belum terjawab. Tapi ya mungkin memang disiapkan oleh Square Enix team untuk dibuka di cerita selanjutnya.

Menikmati momen kecil itu penting

Gue termasuk seorang player yang nggak mau melewatkan sejumlah momen atau detail-detail penting dalam game. Termasuk waktu main Final Fantasy 7 Remake ini. Contohnya adalah gue sangat tidak mau melewatkan sejumlah item saat bermain. Termasuk item penting dan menarik seperti senjata yang dijual di dalam game.

Bahkan gue termasuk yang akhirnya menjalankan sejumlah mini-game untuk mendapatkan Materia yang gue belum dapet. Meskipun in the end nggak semua Summon gue dapet, makanya gue ngulang lagi nih mainnya, hehehe

Digarap sejak 2015 kalau nggak salah, gue jadi bener-bener menghargai kinerja tim Square Enix yang udah menggarap game ini. Mereka kayaknya memang mengajak kita untuk menghargai setiap momen dalam game ini, termasuk tidak menskip cerita-cerita singkat di side quest. Karena jadinya kita mengerti keadaan yang berlangsung di Midgar ini.

Enjoy read also: Sejarah Buster Sword: Piala Bergilir Ikonik di Final Fantasy VII

Kapan lagi ya kan ngeliat Cloud sama Tifa akhirnya berpelukan dengan visual yang lebih jelas. (doc. Square Enix)

Final Fantasy 7 Remake Review Verdict

Ya, memang kita akan diajak nostalgia tapi kalau lo berekspektasi ceritanya akan sama banget, nggak. Benang merahnya masih sama, kemasan barunya akan sangat berasa banget. Mungkin memang kurangnya ada di beberapa part story yang nggak tertuang, tapi itu mungkin disimpan nanti saat Part II remake ini dirilis 2022 mendatang.

Long story short, game Final Fantasy 7 yang baru ini wajib banget dimainin. Bukan sekedar mengikuti hype ya, tapi lo akan merasakan mahakarya baru dari memainkan game Final Fantasy tentunya.

Cek lebih banyak informasi tentang Final Fantasy 7 atau tulisan-tulisan menarik lainnya dari Satria Perdana.

Summary
Long story short, game Final Fantasy 7 yang baru ini wajib banget dimainin. Bukan sekedar mengikuti hype ya, tapi lo akan merasakan mahakarya baru dari memainkan game Final Fantasy tentunya.
Good
  • Cerita yang deep
  • Mengajak kita lebih mengenal karakter pendukung
  • Gameplay yang simpel dan menyenangkan
  • Side quest menarik dan menantang yang mendukung jalannya cerita utama
Bad
  • Meninggalkan sejumlah plot hole cerita
9
Amazing
Written by
I'm just a man who likes playing a game, watching movies, tv series, Dragon Ball, Digimon, Attack on Titan, and Kamen Rider.

Is the Story Interesting?

1 0