Mereka yang Pernah Menyandang Titel Robin

Yang pernah jadi Robin bukan cuma Dick Grayson guys. Mereka-mereka ini juga pernah, lihat aja daftarnya! (doc. DC Comics)

Batman dan Robin, hampir semua orang rasanya tahu frasa yang satu itu. Keberadaan Batman emang seakan nggak lengkap kalau nggak didampingi sidekick-nya, sosok yang menggunakan titel Robin. Berbeda dengan citra Batman yang suram, orang yang menyandang titel Robin selalu digambarkan sebagai cowok yang enerjik, banyak omong, dan ceria.

Bisa dibilang, Robin-lah penyeimbang seorang Batman, baik dari segi cerita maupun segi art. Kenapa art juga termasuk? Karena kostum Robin selalu didominasi dengan warna-warna cerah: merah, kuning, dan hijau. Berbanding terbalik dengan kostum Batman yang nggak jauh-jauh dari abu-abu atau hitam, meskipun beberapa kali mengenakan warna biru.

JoyFriends tahu nggak sih kalau Robin sebenarnya adalah sebuah titel yang dioper secara “turun temurun”? Kalau mau ditotal, seenggaknya udah ada empat orang yang pernah memegang titel ini. Siapa aja mereka? check it out!

Richard “Dick” Grayson

Richard Grayson adalah sosok yang menciptakan titel Robin, sekaligus orang pertama yang menggunakan nama tersebut. Cowok yang biasa dipanggil Dick ini merupakan putra dari pasangan John dan Mary Grayson, yang merupakan bagian dari Flying Grayson, tim akrobat andalan Haly’s Circus.

Setelah orang tuanya dibunuh, Dick diasuh oleh Bruce Wayne yang kebetulan melihat peristiwa kematian orang tuanya. Bruce membawa Dick untuk tinggal di Wayne Manor bersamanya dan Alfred. Tahu kalau anak ini bakal berusaha membalaskan dendam orang tuanya, Bruce pun membuka identitasnya sebagai Batman dan melatih Dick untuk menjadi seorang vigilante. Pada momen inilah Robin lahir.

Keahliannya sebagai ahli akrobat kurang lebih membantu aksinya sebagai The Boy Wonder. Belum lagi mulutnya yang nggak pernah berhenti ngomong jadi alat yang cocok buat mengalihkan perhatian penjahat yang dia hadapi.

Seiring berjalannya waktu, Dick yang memasuki masa dewasa mulai merasa kalau dia harus keluar dari Wayne Manor, melepas nama Robin, dan keluar dari bayang-bayang Batman. Setelah sempat galau beberapa saat dan curhat dengan Superman, Dick akhirnya mantap buat hidup mandiri, baik secara publik maupun “karir” pahlawan bertopengnya. Dia pindah ke Kota Bludhaven dan menjadi pahlawan di sana dengan nama Nightwing.

Dick juga sempat menjadi Batman untuk sementara pasca “matinya” Bruce dalam event Final Crisis (2008) dan memilih Damian Wayne sebagai Robin.

Jason Todd

Jason Todd pada dasarnya dibunuh oleh para fans setia DC melalui polling yang diadakan lewat telepon.

Sama seperti Dick, Jason Todd juga adalah seorang anak yatim piatu. Bedanya, kalau Dick masih sempat hidup bersama orang tuanya, Jason harus tumbuh di kerasnya jalanan kota Gotham. Bahkan, pertemuannya dengan Batman pertama kali terjadi saat dia berusaha nyolong ban Batmobile.

Bruce melihat kalau anak ini memiliki potensi untuk menjadi “seseorang”, entah itu seorang pahlawan atau seorang penjahat. Nggak mau pilihan kedua yang jadi kenyataan, Bruce memutuskan untuk menjadi orang tua asuh Jason, mengajaknya ke Wayne Manor, dan menawarkan posisi Robin yang ditinggalkan Dick.

Jason pun akhirnya memulai karirnya sebagai Robin kedua, mendampingi Batman dalam memberantas kejahatan di kota Gotham. Masalahnya, Jason ternyata susah diatur dan terlalu agresif. Banyak penjahat-penjahat kroco yang dihajar habis-habisan olehnya meski sebenarnya nggak perlu. Kebengalan dia jugalah yang membuatnya mati di tangan Joker.

Tapi kisah Jason nggak berhenti di situ, JoyFriends. Belakangan diketahui kalau Jason berhasil bangkit dari kematiannya dan mengambil persona Red Hood. Di awal kebangkitannya, Red Hood sempat berkonflik dengan Batman dan Nightwing karena dia nggak terima Batman nggak pernah membunuh Joker buat membalaskan dendamnya.

Timothy “Tim” Drake

Tim jadi Robin pertama yang menggunakan celana panjang dan kostum berarmor.

Timothy “Tim” Drake adalah sosok ketiga yang menggunakan titel Robin. Tim bisa dibilang adalah fans berat Batman dan Robin, dia bener-bener mengikuti sepak terjang The Dynamic Duo sejak awal kemunculan mereka. Dia juga menjadi salah satu orang pertama yang menyadari kalau Batman dan Nightwing adalah Bruce Wayne dan Dick Grayson.

Pasca kematian Jason alias Robin kedua, Tim menyadari kalau Batman beraksi jauh lebih agresif dari sebelumnya. Di situlah dia sadar kalau seorang Batman membutuhkan Robin di sisinya. Awalnya dia berusaha membujuk Nightwing untuk kembali ke Gotham dan menjadi Robin lagi. Sadar kalau Dick udah move on dari Gotham dan persona Robin, dia pun menawarkan diri untuk menjadi Robin.

Kalau dua robin sebelumnya memilih untuk bertarung dengan tangan kosong, Tim memilih Bo Staff sebagai senjata andalannya. Dia juga dikenal sebagai Robin yang paling cerdas (terbukti dari berhasil mengetahui identitas rahasia Batman dan Nightwing), bahkan kemampuan detektifnya disebut-sebut cuma selevel di bawah Batman, The World’s Greatest Detective!

Pasca “kematian” Bruce dalam event Final Crisis, Tim akhirnya melepaskan nama Robin dan memilih untuk beraksi sendiri dengan nama Red Robin.

Damian Wayne

Sebagai putra kandung Bruce, Damian selalu merasa kalau dialah yang berhak melanjutkan nama Batman di masa depan.

Kayak yang udah disebut di atas, Damian dipilih untuk menjadi Robin oleh Dick Grayson yang kala itu menjadi Batman untuk sementara. Damian Wayne merupakan anak kandung Bruce Wayne dan Talia al Ghul, yang berarti dia juga adalah cucu dari Ra’s al Ghul, salah satu musuh terbesar ayahnya.

Dibesarkan untuk menjadi penerus sang kakek membuatnya dilatih untuk jadi pembunuh sejak usia dini. Hal itu membuatnya haus darah dan nggak memiliki empati. Itulah kenapa Dick memutuskan untuk mengangkat Damian sebagai Robin-nya alih-alih memilih Tim. Dick menilai Tim udah dewasa dan setara dengan dirinya, sementara Damian masih memerlukan bimbingan biar bisa jadi hero yang “sesungguhnya”.

Damian bisa dibilang adalah petarung terhebat di antara keempat Robin yang pernah ada. Dia juga satu-satunya Robin yang diizinkan untuk memakai hoodie oleh Batman berkat kemampuan bertarung dan refleksnya yang luar biasa. Damian memilih katana sebagai senjata andalannya.

Damian juga sempat tewas di tangan Heretic, klon dirinya yang bekerja untuk Leviathan, organisasi pimpinan Talia al Ghul. Dia dibangkitkan kembali oleh sang ayah berkat Chaos Shard yang dimiliki oleh Darkseid di Apokolips.

Buat Joyfriends yang pengen tahu kisah-kisah keempat Robin ini lebih lanjut, kami punya beberapa rekomendasi komik yang bisa kamu baca:

  • Batman: A Death in the Family (1988)
  • Teen Titans (2003)
  • Batman: Battle for the Cowl (2009)
  • Batman Incorporated (2010)
  • Nightwing #0 (2011)
  • Red Hood and the Outlaws #0 (2011)
  • Teen Titans #0 (2011)
  • Batman and Robin #0 (2011)
  • Batman and Robin Eternal (2015)
Written by
さあ、実験を始めようか?

Is the Story Interesting?

1 0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>