Inilah Kelakukan Nggak Beradab Logan Paul Selama di Jepang

Orang macem gini bisa-bisanya jadi idola di Youtube.

Baru-baru ini dunia maya habis dikejutkan dengan kelakuan Logan Paul. Salah satu youtuber dengan subscriber 15juta lebih ini nge-post vlog kegiatannya saat berkunjung ke Hutan Aokigahara, Jepang. Bukan jalan-jalannya yang dipermasalahkan, tapi dimana Logan Paul melihat ada mayat seorang pria yang bunuh diri, dan yang ia lakukan adalah merekamnya. Sekalipun mayat pria tersebut di sensor, tapi kan nggak etis.

Perilaku Logan Paul ini mendapat banyak kecaman dari banyak pihak. Pasalnya, Hutan Aokigahara ini memang dikenal sebagai salah satu lokasi yang sering digunakan untuk bunuh diri di Jepang. Bahkan, pemerintah setempat banyak meletakkan papan yang berisi motivasi seperti “coba ingat lagi orang tua, saudara, atau anak anda” atau “jangan sengsara sendirian, ayo kita cari cara bersama” demi menekan angka bunuh diri di lokasi tersebut.

Sebenarnya, banyak kelakuan Logan Paul yang bikin masyarakat geleng-geleng kepala bahkan sebelum tragedi vlog di Hutan Aokigahara. Seperti yang dilansir oleh kotaku.com, kelakuan Logan Paul banyak (banget) yang dianggap melanggar norma setempat.

Misalnya, video “We Fought In The Middle Of Tokyo!” yang di upload tanggal 30 Desember 2017 dibuka dengan Paul jalan-jalan di tengah jalan sambil ngarahin kameranya ke orang-orang dan orang yang di dalam mobil! Padahal, Jepang punya peraturan yang ketat soal perekaman video dan fotografi, bahkan di tempat umum.

By I mean jalan jalan di tengah jalan, literally turun dari mobil dan jalan-jalan di tengah jalan. (doc. Youtube Logan Paul)

Yang setelah itu, dia berhenti di pasar ikan. Pedagang ikan ini bilang ke Paul “Amari choushi ni noruna” (あんまり調子に乗るな) yang artinya “jangan terlalu banyak bicara” atau “jangan jauhin keberuntunganmu.” Atau mungkin bahasa frontalnya, “nggak usah banyak bacot deh.”

Baca Juga: Daftar YouTuber yang Doyan Bahas Berbagai Macam Game!

Baca Juga: Kenalan Yuk Sama Kizuna Ai, YouTuber Virtual Asal Jepang

Setelah dari pasar ikan dan beli ikan dan tentakel gurita, dia jalan-jalan ke Shibuya sambil bawa-bawa belanjaannya, bare hands. Dibawa-bawa sambil lihat baju, selfie depan Starbucks, and so so. Dan akhirnya? Bangkai ikan dan tentakel gurita tadi ditinggal di atas taksi orang—yang nggak tau buat apa.

Literally ditinggal gitu aja.

Sebenarnya yang dilakuin Logan Paul ini banyak banget dikecam, bahkan kolom komentarnya banyak diisi bahasa Jepang, yang mostly artinya: “pulang sana”, “annoying foreigner”, “jangan perlakukan makanan kayak gitu, Yang kamu anggep lucu itu sebenernya nggak lucu”, dan berbagai komentar lainnya.

Sebenarnya, it’s okay kalo mau bikin vlog dengan konten yang entertaining. Tapi, konten nggak selamanya menghibur, kalo nggak ada etikanya. Tul, nggak?

Is the Story Interesting?

0 2

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.