Final Fantasy XV A New Empire – Review : Jangan Sentuh Kalau Purist

User Rating: 3
Game yang agak membingungkan dari awal memainkannya!

Kesuksesan game Final Fantasy XV memang udah disiapkan jadi sebuah hal yang berkelanjutan. Mulai dari film yang keluar sebelum gamenya, game utama di Playstation 4 dan XBox One, sampai ke anime series dan DLC-DLC bahkan mobile game-nya, seperti Final Fantasy XV A New Empire. Semua dibuat untuk mendukung cerita utama, dari prekuel sampai after stories-nya.

Kesuksesan tersebut mendorong banyak pihak luar juga ingin merasakan kesuksesan franchise ini dalam produk mereka, salah satunya adalah mobile game Final Fantasy XV A New  Empire yang bakal kita bahas ini.

Mobile game untuk iOS dan Android ini lahir dari kolaborasi Square Enix dengan developer game mobile Machine Zone, nama yang nggak asing kalau kamu pernah main Mobile Strike. Game strategy-army-building inilah yang jadi basis Final Fantasy XV A  New Empire.

Siap-siap kaget aja, karena kamu akan melihat dan merasakan pengalaman baru bermain Final Fantasy XV dari yang turn-based action jadi ber-genre strategic army-building!

Oh, itu ide bagus kata kamu? Semula saya juga berharap hal yang sama, kurang lebih biar gamenya mirip-mirip RTS jadul favorit Red Alert 2. Tapi apa daya kalau pembukanya aja udah membingungkan. Dari awal aja kamu bisa lihat layout pertamanya yang udah rame banget.

Noctis muncul tiba-tiba tapi bukan buat karakter yang kita mainkan, tapi cuma sebagai pemanis. Iya, pemanis yang bertindak sebagai narator dan coach. Yah, nggak bisa dimainin dong? emang!

Ini kamu, Noctis? Jadi dosen teknik sipil?

Masuk ke gameplay, saya bingung setengah mati. Hampir 2 jam yang saya habiskan cuma untuk nurutin tutorial tanpa tahu maksudnya ngapain. Sementara nggak ada yang bisa menjelaskan semua fitur-fitur yang ada di sepanjang layar. Ini mana keseruannya? Sementara di grup chatting juga banyak orang-orang yang bingung.

Indonesia? Indonesia?

Lambat-lambat ke sini, game ini berubah layout-nya mirip situs judi bola. Dikit-dikit iklan pop-up keluar yang nawarin kamu potongan harga buat beli paket material bangunan. Ya, itu nggak sesekali, tapi bisa kamu itung setiap kamu main hampir setengah jam.

Mungkin inilah yang disebut pay to win karena kita sama sekali susah berkembang kalau nggak beli paket itu. Regenerasi materialnya lama banget dan kalau mau nggak diserang musuh, mau nggak mau kita harus memperkuat segara lini pertahanan dan serangan kita.

Mohon jangan salah fokus ke chat groupnya.

Too bad for a purist to play this one, because they will very-very exhausted and dissapointed. Semoga aja banyaknya review buruk di Google Play membuat Final Fantasy XV A New Empire menjadi lebih baik ke depannya. Semoga di masa mendatang Square Enix nggak sekedar menjual lisensi, tapi juga sekaligus mengadakan pengawasan mutu atas game-game yang memakai nama Final Fantasy.

Good
  • Seenggaknya masih ada waktu untuk perbaikan game yang belum berusia 1 tahun ini
Bad
  • Nggak ada tutorial yang jelas
  • Gameplay yang membosankan
  • Pay to win yang bikin keki
  • iklan yang mengganggu
  • Nama Final Fantasy yang cuma sekedar buat jualan
  • Noctis cuma jadi coach, nggak bisa kita mainkan
3
Bad
Written by
Mulai mengenal pop culture dari manga Dragon Ball dan Doraemon, hingga dihancurkan secara mental dengan Evangelion. Sekarang mencoba bermain dengan visual melalui media foto dan video.

Is the Story Interesting?

0 0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.