PC Master Race VS Console Peasant, Which One Are You?

Perdebatan antara PC dan Console emang enggak pernah berakhir. Kamu sendiri di sisi yang mana nih? (doc: GadgetyNews)

Sebagaimana fanbase pada umumnya, para gamers pun enggak lepas dari perdebatan-perdebatan sepele kayak JRPG vs FPS atau PS4 vs XBOX One. Salah satu perdebatan paling panas di dunia game beberapa tahun terakhir adalah PC vs console. Para PC gamers bahkan menjuluki para gamers konsol dengan istilah console peasant (peasant = jelata), sementara mereka sendiri menyebut dirinya sebagai PC Master Race.

Sebenarnya emang ada perbedaan yang signifikan antara para PC gamers dengan console gamers. Mulai dari spesifikasi hardware dan optimalisasi software, masing-masing punya kelebihannya sendiri. Nah, di sini kami bakal bahas satu-satu mulai dari hardware, game-nya sendiri, hingga durasi bermain.

Hardware

Dalam hal ini para console peasant boleh berbangga hati, karena konsol jauh lebih unggul dari PC dari segi hardware. Bayangkan aja, Playstation jadul yang cuma memiliki prosesor 33 Mhz dan RAM 2 MB bisa menjalankan game Metal Gear Solid yang sepenuhnya 3D. Sementara PC penulis di masa yang sama dengan prosesor Pentium III (450 Mhz) dan RAM 512 MB belum bisa memainkan game yang sama.

Games & Software

Nah mulai dari software ini kita bisa mulai memilih di sisi mana kamu berada. PC Master Race pasti sangat bangga dengan jutaan game dari level AAA sampai game indie yang tersedia di pasaran. Belum lagi di jaman sekarang kamu bisa beli software atau games dengan mudah dan legal lewat Steam dan berbagai toko online lainnya. Tapi memang perlu diimbangi dengan meng-update driver secara berkala mengikuti perkembangan penyedia layanan.

Sementara hal semacam itu enggak akan bisa kamu temukan di konsol karena tiap konsol pasti udah dapat software yang enggak bisa diubah-ubah lagi, paling cuma update berkala. Game yang tersedia pun otomatis enggak sebanyak PC yang bisa mengakses game-game indie. Belum lagi game untuk konsol biasanya dilengkapi dengan DRM atau Digital Right Management yang ketat. Jadi, kalau kamu ketahuan ”ngoprek” si software, bisa dituntut dan dimasukin ke penjara!

Durasi Bermain

Dilansir dari Extreme Tech, para PC gamers menghabiskan waktu 8 jam per minggu untuk bermain game! Dua kali lipat dari para console peasant yang cuma menghabiskan waktu sekitar 4 jam per minggunya. Sementara itu survey yang dilakukan oleh Entertainment Software Association (ESA) memperlihatkan bahwa para online gamers menghabiskan waktu 6,5 jam per minggu untuk bermain game. Dari data ini bisa disimpulkan kalau para PC gamers lebih hardcore dibandingkan para console gamers.

Nah, begitulah bahasan kami soal dua kubu gamers yang enggak bosen-bosennya berseteru ini. Perbedaan dan sebutan derogative para gamer dari masing-masing kubu emang udah mendarah daging. Tapi ingat, kedamaian harus tetap dijunjung karena baik console maupun PC, kita semua tetap gamer. SALAM GAMER!

 

Written by
Watch Anime Weekly | Play Game Routinely | "Omae wa mo Shindeiru" Kenshiro - Serial Tinju Bintang Utara

Is the Story Interesting?

1 0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>