Wawancara Dengan Sally Amaki; Seiyuu Idol Fans Berat Gintama

Creator Super Fest 2019 di Jakarta menghadirkan salah satu bintang tamu yang ikut meramaikan event tersebut. Dia adalah seiyuu idol dari Jepang Sally Amaki. Sally adalah warga Amerika keturunan Jepang yang debut pada tahun 2017 sebagai member 22/7. Gadis kelahiran Los Angeles ini memutuskan untuk kembali ke Jepang demi mengejar karier sebagai seiyuu alias pengisi suara.

Sebelumnya, Sally udah sempat menyapa Indonesia dalam CSF 2019 edisi Surabaya pada bulan Agustus lalu. Namun, alih-alih muncul dalam “wujud aslinya”, dia menyapa sebagai karakter yang ia perankan, Sakura Fujima.

Sebelum Sally tampil di panggung CSF 2019, ada sesi wawancara yang diadakan. Berikut ini adalah petikan wawancara Sally bersama media partner CSF 2019.

Ketika pertama kali mendengar proyek anime 22/7, bagaimana perasaanmu saat itu?

“Bulan Juli 2017, ada pengumuman bahwa Idol Group 22/7 akan memiliki serial anime-nya. Namun, saat itu tanggal rilisnya belum diumumkan. Pada 20 September 2019, barulah proyek anime ini resmi diumumkan. Jadi, member yang lain sudah menunggu serial anime ini selama dua tahun. Kami gembira sekaligus gugup karena 2 tahun adalah waktu yang lama. Kami harus membuat serial ini lebih bagus dari harapan banyak fans.

Bagaimana perasaanmu saat dijuluki Meme Queen?

“Jujur saja, aku sangat terhormat mendapatkan julukan itu. Gelar yang begitu besar menurutku. Aku senang jika bisa membuat orang lain senang dan mengenalku lebih dalam.”

Apakah kamu suka main game? Kalau iya, game apa yang paling sering kamu mainkan?

“Aku sangat suka main game. Khususnya game genre-nya Otome. Namun, akhir-akhir ini aku sering main Mario Kart Tour di iPhone-ku.

Apakah kamu tertarik jadi Voice Actress di luar Jepang?

“Cita-citaku dulu ingin menjadi voice actress di Jepang. Aku juga suka voice actress secara umum. Jadi, kalau ada tawaran jadi voice actress di luar negeri, dengan senang hari aku terima.”

Kamu lancar berbahasa Inggris, seperti apa kamu menggunakannya untuk berkomunikasi?

“Aku berharap banyak mendapat reaksi positif saat menggunakan Bahasa Inggris. Di kehidupan pribadi, aku lebih suka bicara pakai bahasa inggris, misalnya saat belanja atau naik taksi. Jujur saja saya malu, tapi saya senang karena aku merasa Bahasa Jepang-ku kurang begitu bagus. Namun, aku juga berbahasa Inggris saat bekerja atau ketemu dengan orang dari luar negeri seperti di Jakarta ini.”

Sebelum jadi voice actress, pekerjaan apa yang sebelumnya pernah kamu pertimbangkan?

“Orang tuaku meminta agar aku menjadi dokter. Namun, aku sangat suka idol. Jadi, aku tak pernah memikirkan menjadikan idol sebagai pekerjaan. Jadi, aku pikir itu hanyalah mimpi.”

Kenapa milih voice actress sebagai pekerjaanmu?

“Aku suka anime sejak kecil. Saat SMP dulu, berteman dengan tetangga di sekitar rumah agak sulit. Jadi, aku sempat bolos sekolah, lalu aku di kamar tidur buat nonton Gintama di komputer. Kejadian itu mengubah hidupku dan membuatku suka anime dan voice acting. Karakter anime memberiku kebahagiaan, maka menjadi seorang voice actress adalah hal terdekat yang dapat aku lakukan.”

Akhir-akhir ini mulai muncul idol virtual, bagaimana pendapatmu soal ini?

“Sebagai anggota 22/7 yang masih terbilang baru di Jepang, aku merasa masih belum bisa berkomunikasi dengan banyak fans di luar Jepang. Dengan munculnya idol virtual sangat membantu para fans. Cukup dengan VR Goggle, para fans bisa melihat idol virtual. Aku rasa itu adalah hal yg menakjubkan.”

Bagaimana cara kamu menghadapi culture shock ketika di Jepang?

“Orang Jepang tidak tahu apa itu culture shock. Bahkan, mereka tidak tahu soal meme pertama yang aku posting. Menurutku, itu adalah culture shock pertama dan sangat besar buatku. Mereka malah menganggapnya secara harfiah, bukannya sebagai candaan. Malah sebagian orang menganggapku melakukan sarkasme. Buatku, itu adalah hal yang berat. Menurutku, komunikasi adalah kuncinya.”

Sebagai voice actress & idol, kamu sering mem-posting aktivitasmu di media sosial. Apa alasanmu melakukan itu?

“Sebenernya, aku ingin tahu seperti apa kegiatan pribadi idol dan voice actress. Itu membuatku ingin terhubung dengan mereka. Aku juga fans idol dan juga voice actress, jadi saat mereka juga mem-posting kegiatan mereka, membuatku merasa ada hubungan dan berpikir kalau mereka juga sama sepertiku. Aku merasa disambut dalam lingkungan sesama voice actress. Aku senang melakukan itu karena aku jadi tahu kalau pekerjaan jadi voice actress sangat sulit dan berkomunikasi dengan orang luar di media sosial bisa menjadi penyemangat.”

Bagaimana pendapatmu soal Sakura Fujima?

“Dia sangat lucu dan imut. Saat audisi, karakter itu sudah di layar. Dia mirip aku, bisa berbahasa Inggris dan lahir di Los Angeles. Makanya, aku sangat cocok dengan karakter ini dan terhubung dengan karakter fiksi bagai mimpi yang jadi kenyataan.”

Bagaimana komentar member 22/7 soal julukan Meme Queen dan kepribadianmu yang sangat ramah?

“Awalnya, mereka kaget dengan tingkah laku-ku, karena saat pertama ketemu mereka, aku sangat pemalu. Aku bahkan tidak banyak bicara dengan member 22/7 lainnya karena saat itu Bahasa Jepang-ku tidak begitu bagus. Bahkan, mereka minta diajari soal meme karena mereka juga ingin berkomunikasi dengan fans di luar Jepang. Namun, mereka sangat sulit diajari. Jadi, aku hanya menyarankan kalau punya unek-unek, tulis aja di media sosial.”

Apa yang menarik tentang Indonesia?

“Yang menarik, ya orang-orangnya. Ketika turun dari pesawat, mereka sangat ramah padaku. Saat melakukan rehearsal buat event, ini pertama kali saya melakukan fan meeting. Para fans sangat antusian menyambut kedatanganku. Ketika aku mengumumkan akan ke Jakarta, para fans sudah nggak sabar.”

Apa fan meeting yang sangat berkesan hingga sekarang?

“Ada seorang fans cewek yang nangis. Aku berikan semangat buatnya untuk menggapai impiannya menjadi voice actress. Fans itu bilang Bahasa Jepangnya masih tidak lancar. Namun, ketika dia melihatku, seorang gadis dari Los Angeles yang ke Jepang bisa menjadi VA, aku memberinya semangat dan dia menangis. Itu adalah pengalaman yang tak bisa aku lupakan.”

Apa serial anime favoritmu dari era 2000an?

“Bobobo-bo Bo-bobo, Naruto, Gintama. Aku suka anime Shonen karena kakakku juga menonton anime. Ada banyak anime yang aku suka, tapi Gintama adalah serial favoritku.”

Di profil Twitter-mu tertulis Gintoki/Kuroo Enthusiast. Kenapa sih kamu nge-fans Gintama terutama karakter Gintoki?

“Kalau kalian perhatikan, dia begitu menawan. Dari situ kalian bisa lihat bagaimana dia bisa begitu santai hingga ada arc penting dalam anime, dia begitu karismatik, keren, dan tetap stay cool di berbagai situasi. Itulah yang membuatnya begitu keren dan luar biasa.”

Bisa ceritakan soal kehidupan member 22/7 lainnya sebelum jadi idol?

“Sayangnya, aku nggak bisa cerita banyak karena aku baru mengenal mereka ketika bergabung. Jadi, aku hanya bisa cerita soal mereka pas bersama-sama jadi idol 22/7.”

Selain jadi idol dan voice actress, kamu ingin jadi apa?

“Kalau aku bisa gambar, aku ingin jadi manga artist. Jadi, aku bisa gambar kehidupanku ke dalam manga dan menaruh joke-ku ke dalamnya.”

 

 

Written by
Short hair worshipper.

Is the Story Interesting?

0 0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.