Ini Penjelasan Kenapa Harga Nintendo Switch Mahal

Kehadiran Nintendo Switch membuat banyak gamer berharap konsol ini akan lebih baik dari pendahulunya, yaitu Nintendo Wii U. Sebagian kritikus memang memberikan banyak respon positif dan udah banyak gamer menerimanya dengan hangat.

Meski diterima hangat, nggak sedikit juga yang mengernyitkan dahi terkait harga yang dibanderol konsol ini. Terutama di Indonesia, di mana harga seharusnya bisa sekitar Rp 3-4 juta saja, tapi justru bisa mencapai Rp 6 juta bahkan Rp 7 juta. Tapi memang untuk harga normalnya aja beberapa waktu lalu sempat bikin sejumlah kalangan gamer gregetan juga sih.

Kamu pasti penasaran kan, kenapa harga Nintendo Switch begitu mahal? Kami punya sedikit ulasannya seperti dilansir NintendoEnthusiast. Bagi pemula, hobi bermain game konsol maupun PC umumnya dibilang mahal. Kita perlu uang nggak sedikit untuk membeli gamenya, yang original tentunya. Kisaran harga satu game umumnya Rp 400-600 ribu. Namun, kalau console baru rilis tentu harga gamenya bisa lebih mahal. Akan tetapi, sebenarnya ada kesalahan mendasar yang dibuat sebagian gamer saat ini, yaitu membandingkan Switch dengan PlayStation 4 dan Xbox One.

Perlu diketahui, kedua console tersebut dirilis sekitar tiga tahun yang lalu, sementara Switch merupakan barang baru. Kalau dibandingkan sekarang tentu harga Switch lebih mahal. Kalau kamu mau membandingkan, haruslah dibandingkan harga saat dirilis. PS4 awalnya dirilis dengan harga $ 400 (sekitar Rp 5,3 juta), sementara harga Xbox One lebih mahal yaitu $ 500 (sekitar Rp 6,6 juta). Artinya, Switch lebih murah dibandingkan dua konsol tadi. Perlu dicatat juga, harga dua konsol tersebut nggak termasuk game di dalamnya. Inilah yang sebenarnya dikeluhkan para gamer.

Namun, harga yang dipatok Switch bukanlah harga sebenarnya. Ada harga tambahan yang termasuk di dalam paket penjualan. Nggak hanya mendapat konsolnya, tapi juga game di dalamnya. Switch merilis beberapa game yang harganya berbeda-beda. Harga tertinggi game untuk Switch yaitu $ 60 atau sekitar Rp 800.000, dan harga ini belum termasuk pajak.

Bentuk fisik game mempengaruhi

Eurogamer menambahkan, mahalnya harga game Switch dipengaruhi nggak cuma berapa besar biaya pengembangannya, tapi juga biaya untuk merilis gamenya. Biaya untuk mencetak microSD Switch memang lebih mahal dibandingkan dengan disk untuk konsol lainnya. Kapasitas microSD Switch terbagi ke dalam beberapa ukuran, mulai dari 1GB, 2GB, 4GB, 8GB, 16GB, dan juga 32GB. Semakin besar kapasitasnya, semakin mahal pula harga microSD-nya.

Nggak cuma berbentuk fisik, versi digitalnya juga sama mahalnya. Alasannya, Nintendo memiliki kebijakan untuk menyamaratakan harga game versi digital dengan versi fisik yang tersedia di pasaran. Selain harga konsol dan gamenya, ada hal lain penyebab mahalnya harga Nintendo Switch, yaitu aksesoris. Terutama controller-nya yang bisa dilepas.

Bicara soal konsol tentu bicara soal kapasitas memori di dalamnya. Memori internal Switch mencapai 32 GB, tapi cuma 25 GB aja yang dapat diakses. Bagi sebagian gamer kapasitas ini termasuk kecil. Untuk itu, diperlukan tambahan microSD yang disesuaikan dengan kebutuhan gamer.

MicroSD cuma pilihan

Sebenarnya, microSD merupakan pilihan sih. Semua tergantung kebutuhan kamu ketika memainkan Nintendo Switch. Ini juga termasuk aksesoris lainnya seperti power bank, wadah konsol, kabel USB-C, pelindung LCD, dan lain-lain. Soal controller tambahan, tentu ini juga pilihan. Kalau banyak orang yang menggunakan konsol ini tentu butuh controller tambahan.

By the way, kamu nggak perlu membeli semua sekaligus. Untuk wadahnya nggak perlu membeli dari Nintendo. Cukup dimasukkan ke dalam tas, jaket, atau saku celana. Tapi, kalau memang butuh, silakan beli. Toh kita nggak selalu bermain game setiap waktu.

Sebenarnya, harga Nintendo Switch yang mahal adalah hal yang wajar untuk barang yang baru dirilis. Meski harga Switch lebih murah dibanding PS4 dan Xbox One sebelumnya. Kalau mau membandingkan, bandingin aja harga PS4 Pro yang memang memiliki harga yang kurang lebih sama dengan Switch.

Written by
Being adult with the spirit of Samurai X and Neon Genesis Evangelion, this man now decided to make a team of superhero like Avengers. Moviegoers and you can follow his visual track on instagram.

Is the Story Interesting?

1 1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>