Johnny English Strikes Again – Review : Yes, He’s Strikes Again!

User Rating: 8
Hayo siapa yang kangen liat mukanya Rowan Atkinson? (doc. Johnny English 3)

Siapa yang rindu dengan aktingnya Rowan Atkinson alias Mr.Bean? Saya sih rindu banget! Sejak awal ditawarkan untuk menghadiri press screening-nya saya pun langsung menyanggupi tanpa mengulur waktu. Saat melihat tayangan trailer Johnny English di bioskop, saya sudah memperkirakan film ini akan sangat menghibur, selain karena dibintangi oleh Rowan Atkinson yang memang memiliki karakter kocak, juga genre comedy yang dibawakan juga segar!

Emma Thompson as Prime Minister, Rowan Atkinson as Johnny English and Ben Miller as Bough (doc. Universal Pictures)

Film yang dikemas sedemikian rupa oleh Tim Bevan, Eric Fellner, Chris Clark, dan juga David Kerr ini berkisah tentang agen rahasia Johnny English (Rowan Atkinson) yang ditugaskan Perdana Menteri (Emma Thompson) untuk meretas kejahatan dunia maya bersama rekannya Bough (Ben Miller). Ophelia (Olga Kurylenko) yang juga agen rahasia mulanya kompetitor English lalu dalam hal ini mereka bekerja sama untuk membasmi kejahatan dunia maya yang dilakukan oleh Volta (Jake Lacy).

Kehadiran Ben Miller pada film ini juga memberi keutuhan cerita, setelah sebelumnya sempat dikenalkan pada tahun 2003 dalam versi original Johnny English, namun ia tidak sempat menampakkan dirinya pada Johnny English Reborn.

Ya kali sereceh ini humornya (doc. Universal Pictures)

Plot twist penuh humor

Film yang berdurasi kurang lebih satu setengah jam ini memberi plot twist yang nggak terpikirkan sebelumnya. Bukan Rowan Atkinson kalau nggak beraksi dengan tingkah konyolnya yang bikin penonton tertawa terbahak-bahak. Baik dari film yang lalu maupun yang sekarang, humor yang disuguhkan juga nggak jauh-jauh dari komedi slapstick, humor yang mengandung unsur fisik dan perilaku pemeran dalam film baik itu terjatuh, teraniaya dan melakukan sesuatu yang mengundang gelak tawa. Seperti yang terlihat dalam trailer-nya ketika English minum bersama Ophelia lalu hiasan payungnya nyangkut di hidung. Benar-benar suguhan yang menggelitik!

Secara cerita, film ini sudah memenuhi standar tinggi untuk memuaskan para penonton. Nggak ada satupun hening panjang yang menyelimuti bioskop, seluruh penonton selalu tertawa di setiap adegan Rowan Atkinson dan Ben Miller hendak beraksi. Meskipun ada beberapa bagian yang membuat saya berpikir sejenak, “ini kenapa tiba-tiba berubah set” atau “kok agak nggak sopan ya”, tapi ya mau bagaimana lagi, kembali ke genre comedy bahwa untuk menciptakan suasana humor memang perlu sesuatu yang menyelakai.

Banyak teknologi canggih!

Akibat tidak patuh dalam penggunaan tools milik English (doc. Universal Pictures)

Seperti film agen rahasia pada umumnya, jobdesk seorang spy nggak jauh-jauh dari menggencarkan aksi mengelabui musuh dengan tools yang dipunya. Uniknya dalam film ini Johnny English sama sekali nggak menggunakan gadget atau saluran internet untuk meretas kejahatan, ia lebih memilih cara lama sehingga keberadaan dirinya nggak mudah terdeteksi oleh pemegang data di internet.

Meskipun nggak pakai gadget dengan koneksi internet, tapi ia memiliki delapan tools ajaib seperti shoebox inflatable float, exoskeleton suit, magnetic boots, sherbet dip transmitter, Aston Martin with built in rockets and gas dispenser dan beberapa tools lainnya. Nyatanya bukan cuma English yang memiliki kekayaan tools, Ophelia dan Volta juga memiliki hal yang serupa.

Namun Volta lebih canggih daripada itu, bukan lagi tools sederhana, ia memiliki layar sentuh transparan, pistol plastik tembus pandang dan holographic communication unit. Menyaksikan film ini seolah English ingin menampilkan elemen terbaik untuk menaklukan musuh harus memiliki tools apa saja.

Peran Rowan Atkinson saat menyamar jadi pelayan restoran yang sotoy (doc. Universal Pictures)

Johnny English Strikes Again, meskipun memiliki alur cerita yang segar dan menghibur tapi tetap namanya karya manusia nggak ada yang sempurna, begitupun juga dengan film ini yang masih memiliki kekurangan seperti beberapa shot yang terlalu kaku dan patah-patah. Meski sepele namun jika berkelanjutan hal itu akan membuat penonton nggak nyaman.

Buat JoyFriends yang penasaran dan nungguin aksi kocaknya Rowan Atkinson, Johnny English Strikes Again akan tayang serentak di bioskop Indonesia terdekat kamu mulai 26 September mendatang.

Summary
Secara keseluruhan film ini patut untuk ditonton sekali lagi!
Good
  • Ceritanya sangat menghibur
  • Banyak tools keren untuk dipahami
  • Gradingnya cukup memuaskan
Bad
  • Ada shot yang patah-patah
8
Great
Written by
die hard fans of unicorn, sushi, flamingo and rose gold thing.

Is the Story Interesting?

0 0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>