Kegilaan Aradale Asylum dan Debutnya di Dunia Pop Culture

Sejarah okultisme di Australia sudah sama tuanya seperti sejarah hidup manusia itu sendiri. Sebelum koloni Inggris datang di akhir abad ke-18, para penduduk asli yang sudah hidup 60.000 tahun lamanya di benua tersebut sudah mempercayai adanya kekuatan spiritual dan Dreamtime. Bagi suku Aborigin, dreamtime tidak ubahnya sebuah dunia di dalam dunia yang berisi mereka yang memiliki kekuatan super, namun tidak disembah dan diperlakukan seperti dewa.

Datangnya bangsa Inggris dan sekutu-sekutu Eropanya langsung mengubah wajah benua ini menjadi ke-barat-baratan. Tidak terkecuali kultur dan budaya tradisional yang mulai bergeser dari pusat peradaban. Meski demikian unsur mistisime di benua tersebut tidaklah hilang.

Satu bangunan megah yang terletak di kota kecil Ararat, negara bagian Victoria, setidaknya bisa menjadi saksi dari kekuatan tidak terlihat itu. Aradale Mental Hospital, atau dikenal juga dengan nama Aradale Lunatic Asylum, adalah rumah sakit jiwa yang dibuka sejak tahun 1856 untuk menampung para pesakitan mental yang tersebar di Victoria.

Aradale Asylum tampak depan, menyambut segala kemisteriusan. Foto : mailtimes.com.au

Dilansir dari situs resminya, Aradale Asylum disebut beroperasi layaknya sebuah formasi yang kompak. Satu kompleks besar yang berisi 70 bangunan, ratusan dokter dan staff. Untuk pasiennya jangan ditanya, sejak didirikan sampai ditutup di 1996, setiap tahunnya rumah sakit jiwa ini menerima lebih dari 900 pasien. Sayangnya, tidak semua keluar dengan waras. Malahan, lebih dari 13.000 pasien tercatat meninggal di sana.

Makanya nggak heran meski Aradale Asylum udah tutup, “kegiatan” di sana seakan tidak berhenti bergerak. Malahan begitu bangunannya tidak beroperasipun, suara-suara “kegiatan” pun dipercaya masih bisa terdengar di bangunan tersebut. Mulai dari tangisan, tertawa, sampai bunyi-bunyi tengkorak manusia yang dihantamkan ke tembok pun kerap dirasakan.

Jadi Objek Wisata

Lucunya, bagi pemerintah Australia, kegilaan alam ghaib ini dimanfaatkan untuk kegiatan komersil. Aradale Asylum kini dibuka lagi, bukan sebagai dia pertama berdiri, tapi sebagai sebuah “kota hantu” di mana orang-orang yang penasaran bisa mengikuti tur khusus yang diadakan di sana. Tujuan Aradale Ghost Tour tidak bukan dan tidak lain adalah untuk membuat mereka percaya akan adanya hal-hal di luar nalar. Dimulai dari jam 8 malam, mereka akan berkeliling puas selama dua jam di sana.

beginilah kira-kira Ghost Tour yang digelar di Aradale Asylum malam-malam. Foto: theweekendnotes.com

Kini upaya untuk mengenalkan Aradale Asylum dan kegilaannya tidak hanya dilakukan dari promosi biasa. Dipoles sedemikian rupa, kini rumah sakit jiwa ini dikenalkan sebagai bangunan angker di industri sinema. Debut pertamanya malah di film Indonesia yang berjudul Tujuh Bidadari.

Baca juga: Menengok Keindahan Mistis Australia Melalui Film Tujuh Bidadari

Film Tujuh Bidadari sendiri berkisah tentang sebuah sebuah Girl Band terkenal di Indonesia bernama
Tujuh Bidadari (7B) beranggotakan Stella (lead vocal), Carla (Vocal), Dian (Keyboardist), Mika (drummer),
Anggun (basist), Tari) (guitarist) dan Amy (guitarist). Mereka merencanakan liburan ke Melbourne,
Australia sekaligus membuat video clip untuk single terbaru mereka berjudul Angels Are Falling. Waktu main ke Balarat, 7B berkenalan dengan seorang penyanyi lokal bernama Mark yang setelah bagian kenalan dan genit-genitan, pria bule itu membawa 7B ke Aradale Lunatic Asylum.

Selanjutnya seperti yang bisa ditebak, ketujuh gadis cantik itu pun mengalami kejadian mengerikan. Nah di sini Aradale Asylum dipamerkan habis-habisan sebagai bekas rumah sakit jiwa angker yang menyimpan sejarah kelam dan mengerikan. Sutradara M Yusuf nggak cuma mengeksploitasi bagian-bagian dalamnya yang seram, namun juga keindahan kompleks bangunannya secara keseluruhan.

Kini Aradale Asylum pun dengan resmi memulai debutnya di industri hiburan. Coba kita tungguin aja kegilaan-kegilaan lain yang dia tawarkan di dunia pop culture selanjutnya.

Written by
Being adult with the spirit of Samurai X and Neon Genesis Evangelion, this man now decided to make a team of superhero like Avengers. Moviegoers and you can follow his visual track on instagram.

Is the Story Interesting?

0 0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>