Skyscraper – Review: John McClane Rasa The Rock!

User Rating: 7
Filmnya terkesan biasa aja sih. Tapi The Rock tetap jadi "Sesuatu" di sini!

Ini adalah film kedua Dwayne Johnson di 2018 setelah Rampage “bikin rusuh” pada April kemarin. Bedanya, kali ini pria yang moncer lewat acara gulat WWE berusaha buat nyelametin sebuah gedung di Hong Kong. Ya, nama filmnya Skyscraper dan The Rock siap bikin kamu deg-degan.

Ya namanya juga Skyscraper, pasti gedungnya bukan sembarang gedung. Gedung pencakar langit, loh! Nah, sebelum saya paparin point of view saya mengenai film ini, saya mau kasih peringatan aja dulu: mungkin tulisan ini mengandung mini-spoiler. Paham? Yaudah langsung aja kita bahas film yang bakal rilis di Indonesia mulai 11 Juli ini!

Bertema survival dan pamer teknologi

Jadi film ini berlatar di Hong Kong, di mana seorang mantan agen FBI William Sawyer (Dwayne Johnson) dan keluarganya dapet tugas buat ngetes keamanan sebuah gedung pencakar langit gagasan Zhao Long Ji (Chin Han) yang bernama The Pearl, yang Zhao klaim sebagai gedung pencakar langit teraman di dunia dengan sistem-sistemnya yang canggih.

Namun setelah mendapat mandat sebagai kepala keamanan gedung tersebut, Will terjebak dalam teror yang dilancarkan Kores Botha (Roland Møller) yang menginginkan sesuatu dibalik megahnya The Pearl tersebut.

Ketika nonton film ini, saya jadi keinget sama filmnya The Rock yang rilis 2015 lalu, yakni San Andreas; yang notabene hampir sama formatnya, yaitu gimana pria yang tergabung dalam anggota keluarga pegulat Anoa’i ini bertahan melawan bahaya yang dia hadapi bersama keluarganya. Bedanya, Skyscraper sedikit ngasih bumbu-bumbu ala John McClane dalam diri William Sawyer.

Cuma bumbunya agak kelebihan takarannya, jadi kesannya kayak ini The Rock apa Bruce Willis gitu. Namun terlepas dari itu, film ini sukses bikin takjub dengan teknologi dari The Pearl. Ibaratnya kayak lihat iklan kota impian di ujung kota satelit sana tapi versi lebih decent visualisasinya.

Koneksi Sawyer dan keluarga

Berbeda dengan San Andreas, hubungan emosional yang dibangun Dwayne Johnson dan Neve Campbell di film ini agak berasa kurang greget. Mungkin karena di tengah-tengah film dipisahin kali ya, di mana Dwayne nyelametin anak perempuannya, sementara pemeran utama Scream saga nyelametin anak laki-lakinya. Namun terlepas dari itu, interaksi antara keluarganya malah terkesan jauh lebih genuine, terlebih pas pemegang 8 kali WWE Champion ini berinteraksi sama anak-anaknya. Feels so raw and true.

Penjahat dan target operasinya agak jomplang

Nah, ini hal yang pengen saya kritik dari film ini. I expect some kind of higher authority to be the villain of this movie. Malahan saya salah ngira Bores Kotha merupakan ‘kaki tangan’ seseorang, eh taunya malah dia yang jadi penjahat utamanya. Apalagi yang diincer dia adalah datanya Zhao, harusnya ada peran ‘petinggi’ di situ. Pasukan mafia Hong Kong-nya juga cuma jadi pelengkap doang, tapi gregetnya kurang. Malah jatohnya gaji buta.

Intinya, Zhao Long Ji kan pengusaha yang berhasil dari gedung pencakar langit tuh, mestinya lawannya dibikin sepadan gitu. Orang dari pemerintah misalnya, atau saingan bisnisnya gitu. Kalau lawannya Bores Kotha doang mah, ya feel-nya malah jadi nggak jauh kayak Die Hard sih.

Summary
Skyscraper merupakan film yang nyampurin unsur survival dan juga pamer teknologi. Perpaduan akting dari Dwayne, Neve, dan Chin Han emang sukses ngubek-ubek emosi saya. Cuman kalo seandainya film ini lebih ngelibatin pihak kerah putih dalam konfliknya, this movie will be great overall.
Good
  • Aksi Dwayne Johnson kembali sukses bikin melongo
  • Emosi yang lebih genuine
  • ntrik permasalahannya menarik
Bad
  • Villainnya kurang convincing
  • Koneksi keluarga yang dijalin kurang, karena terlalu banyak dipisahin
  • Kurangnya peran otoriter bikin terornya berasa receh
7
Good
Written by
Currently keeping up with WWE and RuPaul's Drag Race. And also, he bleeds Liverpool red.

Is the Story Interesting?

2 0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>