The Lego Ninjago Movie – Review: The Lego Movie ala Power Rangers

User Rating: 8
Seperti apa nih petualangan 6 ninja kota Ninjago menumpas kejahatan di kota?

Para Lego kembali lagi untuk ketiga kalinya ke layar lebar! Setelah sebelumnya kita bertemu dengan Emmet dalam The Lego Movie dan Batman di The Lego Batman Movie, tahun ini kita akan berkenalan dengan Lloyd Garmadon lewat The Lego Ninjago Movie.

Spin-off dari The Lego Movie ini berkisah tentang Lloyd sang Ninja Hijau beserta kelima rekan ninjanya, Kai, Nya, Zane, Cole, dan Jay dalam menjaga kedamaian di sebuah kota bernama Ninjago.

Dipimpin oleh Master Wu, keenam ninja muda ini harus bertarung melawan Garmadon, sang panglima perang jahat, yang nggak bosen buat mencoba menguasai kota Ninjago minimal 2 hari sekali. Wait! Kok namanya sama kayak Lloyd?

Wajar, karena doi emang ayahnya Lloyd. Oh, Garmadon juga kakaknya Master Wu… Jadi, basically kita menonton drama keluarga “disfungsional” yang dikemas ala Lego.

Buat menambah kerumitan, Lloyd dan kawan-kawannya terus dikritik oleh Master Wu karena dianggap terlalu mengandalkan teknologi dan mecha (yes, mereka punya mecha) dalam menghadapi Garmadon. Padahal mereka dipilih oleh Wu untuk menjadi ninja karena keenam pemuda ini memiliki kekuatan elemen alam. Kai dengan kekuatan api, Nya dengan kekuatan air, Zane dengan kekuatan es, Cole dengan kekuatan bumi, Jay dengan kekuatan petir, dan Lloyd dengan kekuatan…hijau.

Mecha-nya enggak kalah dengan mecha Super Sentai

Seperti Power Rangers!

Melihat keenam ninja warna warni lengkap dengan mecha-nya, otak saya otomatis langsung mengasosiasikan dengan Power Rangers/Super Sentai. Dinamika timnya pun bisa dibilang mirip-mirip dengan serial superhero tersebut. Kisah mereka belajar mempercayai satu sama lain dan yang lebih penting lagi, bagaimana mereka belajar menguasai kekuatan elemen yang dimiliki, menjadi pusat cerita film ini.

Karakter keenam ninja tersebut juga ditonjolkan dengan sangat baik dan berhasil menjadi ciri khas masing-masing. Misalnya Jay yang kurang pede atau Nya si cewek pemberani.

Mukanya galak banget pak!?

Interaksi antara Lloyd dengan Garmadon juga menjadi cerita sampingan menarik tanpa mengganggu alur cerita utamanya. Sayangnya cerita yang dihadirkan walaupun tetap menarik untuk disimak, tapi plotnya cenderung standar dan mudah terbaca.

Kehadiran Jackie Chan sebagai Master Wu dan Tuan Liu (di awal dan akhir film) juga memberi warna tersendiri dalam The Lego Ninjago Movie. Segala tingkah laku dan jokes-jokes yang dilemparkan oleh Master Wu benar-benar khas seorang Jackie Chan.

Tapi menurut saya film ini nggak lebih lucu dibandingkan dua film Lego pendahulunya. Unsur action jauh lebih menonjol dibandingkan humornya.

Unsur action itu juga didukung dengan efek komputer yang keren abis! Belum lagi penggambaran elemen alami dalam film ini juga ciamik. Nggak kayak film-film sebelumnya yang tetap menggunakan Lego untuk alam (air atau tanah), The Lego Ninjago Movie memutuskan buat menggambarkan alam sebagaimana mestinya. Dan mereka berhasil menonjolkan elemen tersebut dengan sempurna. Kita seakan-akan ngelihat Lego yang hidup dan bergerak di dunia nyata.

Biar nggak penasaran, mending langsung aja guys nonton film ini bareng keluarga! Soalnya film ini cocok banget buat ditonton bareng orang tua dan juga adik kamu atau sepupu yang masih kecil.

Summary
Secara umum, meskipun plotnya mudah terbaca, keseluruhan film ini sangat menghibur. Karena kita akan melihat gimana Lego membuat sebuah film action, di mana unsur tersebut agak berbeda dengan dua film layar lebar Lego sebelumnya.
Good
  • Efek animasinya keren abis
  • Jackie Chan steal the show!
  • Mereka punya mecha!
  • Karakter tiap ninja ditonjolkan dengan baik
Bad
  • Plotnya standar dan mudah terbaca
  • Enggak selucu dua film pendahulunya
8
Great
Written by
さあ、実験を始めようか?

Is the Story Interesting?

0 0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.