Wonder Park – Review : Realita Imajinasi Yang Menakjubkan!

User Rating: 8.5

Nickelodeon rasanya tidak pernah kehabisan akal untuk menghibur para penontonnya. Beberapa serial di TV seperti Blues Clues, Dora and The Explorer, Spongebob dan jajaran judul milik Nickelodeon lainnya selalu membuat saya tertarik untuk nonton. Hingga kini menampilkan film Wonder Park dalam layar lebar, betul-betul membuat saya ikut merasakan euforia dalam alur cerita.

Central attention dalam film ini diarahkan pada June (disuarakan oleh Brianna Denski), gadis berumur 8 tahun yang memiliki imajinasi luar biasa. Ia selalu mendambakan amusement park menjadi kenyataan. Dengan sentuhan magis milik June dan Ibunya, ia terus semangat membuat amusement park dalam imajinasi, dan bentuk miniaturnya di rumah.

Berasa di Dufan

June, si gadis imajinatif (doc. Paramount Pictures)

Sebelumnya saya belum pernah melihat trailernya, bahkan untuk mencari tau apa itu Wonder Park, saya belum sempat. Namun ketika melihat posternya, saya tau film tersebut akan seru.

Dugaan saya tepat, ternyata beneran seseru itu. Josh Applebaum dan Andre Nemec selaku pembuat cerita serta produser, berhasil membuat saya sebagai penonton larut dalam keriaan ceritanya. Jika dilihat trailernya, ada beberapa scene mengadegankan bermain roller coaster. Percayalah, ketika melihatnya langsung di layar lebar, merindingnya akan terasa nyata.

Visualisasinya yang apik, scoring-nya yang pas, tone warna yang segar membuat saya seperti ada di Dunia Fantasi, Ancol. Namun versi Wonder Park jelas lebih istimewa, di tambah wahana yang nggak pernah terfikirkan sebelumnya.

Momen sedih kurang greget

Ketika menyaksikan film kartun ramah keluarga, pasti ada saja konflik yang mengundang isak tangis. Sebahagia apapun alur cerita, akan selalu ada sisi membuat penonton diam-diam sesenggukan. Namun sangat disayangkan, Wonder Park terlalu fokus menguatkan karakter ceria June, sehingga ketika switch ke momen sedih, justru feel sedihnya nggak dapet. Saya yang udah siap-siap mau pura-pura sedih jadi gagal, karena ‘kentang’.

Mengajarkan kita untuk self-belief

June, sewaktu di amusement park bikinan dari imajinasinya (doc. Paramount Pictures)

Saya rasa, film ini sangat bagus ditonton oleh anak-anak yang sedang mengembangkan karakternya. Karena dalam alur cerita pun memberi konflik yang tidak jauh dari kehidupan anak sehari-hari, selain itu juga banyak sekali pelajaran kehidupan yang bisa diambil, dan diterapkan pada anak.

Karakter June, yang ceria, cerdas, dan kuat meski kadang moody, membuat saya ikut paham bagaimana hidup seharusnya diatasi oleh diri kita sendiri. Ketika ngga ada orang lain yang membantu, kita akan membentuk self-belief yang baik.

Baca juga : Review Captain Marvel : Biasa Aja, Tapi Wajib Ditonton!

Well, overall film Wonder Park selain baik secara visual juga baik dalam naratif. Cerita yang disajikan bisa dibilang tidak sederhana juga tidak kompleks, namun ngena. Untuk filmnya sendiri sudah bisa disaksikan di bioskop terdekat kamu pada Rabu (13/3).

Kalau ngga ada anak kecil yang bisa diajak, ajak pacar juga nggapapa, asal punya.

Summary
Overall, sangat dianjurkan untuk nonton bareng anak-anak. Selain seru, juga bisa jadi acuan semangat insan muda untuk terus mengembangkan imajinasinya dan mewujudkannya jadi nyata.
Good
  • Penyajian visual sangat baik
  • Cerita yang mudah dipahami
  • Memberi kesan positif
Bad
  • Twist dari scene seneng ke sedihnya kurang
8.5
Great
Written by
die hard fans of unicorn, sushi, flamingo and rose gold thing.

Is the Story Interesting?

0 0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>