Deretan Fakta Cloak & Dagger yang Harus Kamu Tahu!

Biar nggak penasaran dan nggak kagok, simak dulu nih fakta-faktanya!

JoyFriends tentunya udah nggak asing dong dengan serial-serial televisi milik Marvel? Mulai dari Daredevil, Jessica Jones, Luke Cage, Iron Fist, dan The Defenders di Netflix, Agents of S.H.I.E.L.D. di FOX, Runaways di Hulu, dan baru-baru ini dirilis ada Cloak & Dagger. Serial-serial ini (dengan satu dan lain cara) bisa dibilang terhubung dengan Marvel Cinematic Universe (MCU) yang ada di layar lebar.

Bicara Cloak & Dagger yang baru-baru ini dirilis dan bisa kamu tonton di Freeform maupun di HOOQ, tentu kamu penasaran kayak gimana cerita serialnya bukan? Apalagi kamu tentu juga bingung apa nyambungnya mereka dengan MCU?

Biar nggak bingung, kami punya sejumlah fakta yang harus kamu tahu seputar serial ini. Simak dulu deh!

Apa sih Cloak & Dagger?

Cloak & Dagger adalah serial televisi yang dibuat berdasarkan karakter dari Marvel Comics, Cloak dan Dagger. Serial ini dibintangi oleh Olivia Holt sebagai Tandy Bowen alias Dagger dan Aubrey Joseph sebagai Tyrone Johnson alias Cloak.

Kedua karakter ini diciptakan oleh Bill Mantlo dan Ed Hannigan. Mereka pertama kali debut dalam komik Peter Parker, the Spectacular Spider-Man #64 yang terbit pada tahun 1982. Cloak dan Dagger baru memiliki komik sendiri satu tahun kemudian, Oktober 1983, dengan judul Cloak & Dagger.

Siapa sebenarnya mereka?

Dalam versi komik, Tyrone Johnson adalah seorang cowok berusia 17 tahun asal Boston yang kabur ke New York setelah dia gagal mencegah temannya dibunuh oleh polisi. Sementara Tandy Bowen (15 tahun) merupakan putri seorang supermodel terkenal yang (juga) melarikan diri dari rumah karena ibunya terlalu sibuk sama kegiatan modelling-nya.

Kedua remaja ini dapetin kekuatannya setelah diculik oleh organisasi kriminal dan kemudian disuntik dengan sebuah obat terlarang yang dibuat oleh ahli kimia Simon Marshall. Obat tersebut membuat Tyrone bisa mengakses Dark Dimention, bikin dia bisa ‘menelan’ musuh ke dalam kegelapan serta melakukan teleportasi.

Kalau Tyrone alias Cloak mendapatkan kekuatan kegelapan, hal yang sebaliknya terjadi pada Tandy. Obat tersebut membuat dia bisa menciptakan bilah-bilah belati yang terbuat dari cahaya. Belati tersebut bisa dia arahkan sesuai kemauannya, menguras kekuatan musuh, hingga menghilangkan kecanduan akan narkoba.

Belakangan baru diketahui kalau peristiwa penculikan Cloak dan Dagger sebenernya nggak lepas dari peran seorang iblis bernama D’Spayre. Iblis inilah yang sebenarnya memberikan kekuatan Kegelapan dan Cahaya kepada Tyrone dan Tandy.

Nah, dalam versi live action latar belakang personal dan kekuatan yang mereka miliki kurang lebih sama, tapi cara mereka mendapatkannya yang berbeda. Di versi live action, mereka mendapatkan kekuatannya setelah terpapar ledakan dari kilang minyak milik Roxxon.

Oh iya, satu lagi perbedaan antara komik dan live action adalah kota tempat mereka beraksi. Kalau di komik mereka beraksi di New York, di dalam serial TV ini Cloak dan Dagger bakal beraksi di New Orleans, pasca kota tersebut dihantam oleh Badai Katrina (2005).

Street level heroes

Baik dalam versi komik maupun serial TV live action, kedua remaja super ini digambarkan sebagai street-level heroes alias para pahlawan super yang berkutat dengan tindak kriminal yang nyata: perampokan, peredaran obat terlarang, hingga mafia. Marvel tampaknya emang pengen memfokuskan para pahlawan layar kacanya untuk berhadapan dengan masalah-masalah yang lebih membumi.

Buktinya, hampir semua serial televisi Marvel mengadaptasi street-level heroes, mulai dari Daredevil dan teman-temannya di Defenders hingga Runaway.

Tetap berkaitan sama MCU

Sama kayak serial lainnya, Cloak & Dagger kurang lebih juga tetap berhubungan dengan Marvel Cinematic Universe di layar lebar. Sayangnya, nggak diketahui kapan tepatnya kisah dalam serial ini terjadi dalam timeline MCU yang udah ada hingga saat ini.

Hal yang mengaitkan Cloak & Dagger dengan Marvel Cinematic Universe adalah keberadaan Roxxon. Perusahaan fiksi ini udah muncul di berbagai film dan serial milik Marvel. Mereka pertama kali muncul dalam Iron Man, JoyFriends bisa melihat papan nama mereka final battle Iron Man melawan Iron Monger. Lalu mereka juga muncul di Iron Man 2 – sponsor mobil balap di adegan pembuka – dan kemudian dalam Iron Man 3 di mana pegawai Roxxon dibunuh oleh The Mandarin.

Roxxon juga muncul dalam Agents of Shield, di mana Roxxon menjadi perusahaan induk atas perusahaan bernama Cybertek. Di Agent Carter, kita bisa melihat bos Roxxon, Hugh Jones, yang ternyata tergabung dalam organisasi Council of Nine.

“Penampakan” terbaru mereka ada di Daredevil, di mana Roxxon ternyata berafiliasi dengan The Hand, organisasi kriminal yang dihadapi oleh Matt Murdock sebagai Daredevil.

Written by
さあ、実験を始めようか?

Is the Story Interesting?

0 0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>