Ini Dia Sinopsis 10 Naskah Peserta HOOQ Filmmaker Guild 2018!

Di artikel sebelumnya, kami udah kasih bocoran soal proses penjurian dan siapa aja yang lolos di HOOQ Filmmakers Guild 2018 dari Asia Tenggara. Nah, sekarang Joypixel mau ngasih bocoran sinopsis dari semua cerita yang lolos! Penasaran? Check this out!

Shunya (Zero) (India)

Naskah pilihan dari India karya Sidhant Chowdhry & Prashansa Sharma dari Daku Productions adalah komedi berunsur India – negeri para dewa spiritual, dimana dua orang pesimis dan frustasi membuka pertapaan palsu dan tanpa sengaja berakhir dengan sebuah pengalaman yang mengubah kehidupan mereka.

Klenix (Indonesia)

Naskah pilihan dari Indonesia karya Elvin Kustaman dari Yoodeo berupa drama supranatural tentang seorang jenius TI yang tanpa sengaja menciptakan sebuah aplikasi dan memungkinkan penggunanya melihat hantu. Ia memutuskan untuk mengkomersialkannya tetapi ia mengabaikan para mahluk gaib dan dan masyarakat yang menentang inovasinya.

The Headscarf (Indonesia)

Drama komedi kekinian asal Indonesia ditulis oleh Taqarrabie, Khalid Kashogi, Agasyah Karim dan Pasha Yudadibrata. Berkisah tentang Emma, seorang yang tidak agamis, yang mendapat ultimatum dari ayahnya yang seorang Muslim taat: ia harus memakai jilbab atau tak diakui sebagai anak. Setelah berkompromi, Emma setuju menghadiri Pesantren Islam selama 3 bulan. Emma kini mencoba mencari cara menjalani kehidupannya antara teman-teman barunya yang behijab di Pesantren dan lingkungan pertemanan yang lebih hedonistik, antara pemahaman tentang agama yang kian berkembang dan hasrat materialistis dalam kehidupannya.

The Loser Minister (Indonesia)

Finalis ketiga dari Indonesia dengan genre serial komedi karya Nadia Vetta. Ketika Menteri Komunikasi Indonesia memblokir platform blogging kesukaannya, seorang selebriti media sosial yang kontroversial mengeluarkan video dengan kata–kata kasar yang kemudian menjadi viral. Yang tak disangka adalah penunjukan dirinya sebagai Menteri Komunikasi yang baru oleh Presiden.

Babi! (Malaysia)

Naskah asal Malaysia ditulis oleh Roger Liew, Shaiful Yahya dari Ava Visual ini berupa drama politik dengan unsur komedi tentang seorang politikus yang memiliki banyak skandal dan dicopot dari jabatannya dalam pemilihan bersejarah. Nggak cuma itu, dia juga terjerat dalam kasus korupsi dan tidak dapat melarikan diri ke tempat pengasingan. Ia memutuskan berhenti dari dunia politik dan menebus kesalahannya terhadap keluarga dan masyarakat dengan memulai usaha berjualan nasi lemak telur asin.

Per Kilo (Philippines)

Ditulis oleh tim yang terdiri dari Dustin Celestion, Remton Siega Zuasola dan Abigail Lazaro dari Make Waves Pictures. Drama kriminal ini bercerita tentang dua sosok berbeda, seorang tukang daging dengan tuduhan salah dan seorang yang bercita-cita menjadi bintang laga. Dua orang ini berhasil menyelamatkan seorang anak dari jaringan pedofil internasional. Sayangnya aksi tersebut menjadikan mereka sasaran gerombolan setempat.

Queen of Crowns (Singapore)

Naskah asal Singapura ini ditulis oleh Ric Aw dan Ong Yuqi dari The Creative Room. Bergenre drama komedi yang berkisah tentang seorang pekerja rumah tangga asal Filipina yang terobsesi menjadi ratu kecantikan. Klimaksnya terjadi ketika ia berusaha menyembunyikan ambisinya dari sang majikan yang terobsesi dengan karir, Florence Tan.

She’s a Terrorist and I Love Her (Singapore)

Naskah kedua dari Singapura karya Luff Media bergenre komedi tentang seorang pria putus asa dan membutuhkan uang tunai kemudian menikah dengan seorang teroris yang ingin meledakkan dirinya dalam serangan teror di Singapura. Dengan cinta sejati sebagai satu-satunya senjata, ia harus berjuang untuk memenangkan “hati dan pikiran” istrinya guna menyelamatkan Singapura.

Lucky Girl (Thailand)

Naskah asal Thailand bergenre drama kriminal karya Issaraporn Kuntisuk dan Chuenjai Studio, sebuah kisah kelam tentang sosok wanita muda yang menyadari bahwa kematian memberinya keberuntungan dan ia memiliki kekuatan untuk merubah nasib dan takdirnya, selama ia siap membunuh untuk mendapatkannya.

Split Second (Thailand)

Naskah kedua asal Thailand bergenre komedi laga karya Dorsakun Srichoo tentang petualangan seorang pemeran badut amnesia dari grup Likay (musik rakyat Thailand) yang menjadi pahlawan ketika ia menolong seorang gadis yang ditawan oleh seorang pembunuh dalam sebuah pertunjukan. Dengan semakin banyaknya gerombolan pembunuh yang muncul, ia harus mengumpulkan kekuatan untuk dapat menyelamatkan gadis dalam tawanan yang ia cintai dan penduduk kota.

Itu dia premis 10 naskah yang terpilih, Joyfriends! Menurut kamu yang mana nih yang bakal diproduksi jadi serial full?

Is the Story Interesting?

1 0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>