Marvel’s Runaways – Review : Konflik Orang Tua dan Anak yang Kompleks

User Rating: 8.5
Marvel Runaways jadi web-series Marvel yang ceritanya remaja banget! (doc. Marvel)

Marvel nggak ada habis-habisnya mengadaptasi banyak judul cerita komiknya ke dalam film layar lebar maupun serial televisi dan web streaming. Kali ini saya ingin berbagi sedikit review dari salah satu serial Marvel yang dipegang sama web streaming Hulu, yang masih di pegang sama channel ABC, yaitu Marvel’s Runaways. Serial satu ini baru aja selesai musim perdananya pada 9 Januari kemarin loh.

Jadi gini, Marvel’s Runaways mengkisahkan rahasia para orang tua terhadap orang-orang di luar dan bahkan kepada anak-anaknya sendiri. Serial ini digawangi sama Alex Wilder, Chase Stein, Nico Minoru, Molly Hernandez, Karolina Dean, Gert Yorkes (+Dinosaurusnya Old Lace). Sebenarnya masih ada beberapa nama lagi untuk anggota Runaways ini seperti Victor Mancha, Xavin, Klara Prast dan Topher.

Opening yang ditayangkan bener-bener oke sih dengan similar things dari apa yang menggambarkan karakter tiap anak dan musik yang mengantarkannya beneran pas. Dari segi cerita, alur yang dimainkan di tiap episode kerasa banget lambatnya. Tapi, dengan lambatnya alur di setiap episodenya ini ada cerita yang bener-bener kompleks. Scene flashback yang sedikit mengganggu kalau menurut saya. Penempatan yang dimainkannya ini kurang pas di saat episode yang harusnya ditunggu-tunggu akhirnya gimana dan harus kepotong beberapa menit karena scene flashback yang ditayangkan.

Sedikit memainkan cerita yang berbeda dengan meminimalisir hal-hal yang nggak masuk akal yang mungkin memang kalau dari segi komik semua bisa dibilang masuk akal. Gimana Nico bisa gunain Staff, gimana Gert ketemu sama Old Lace, gimana Molly dapat kekuatannya, gimana Karolina bisa tahu kalau dia itu punya kekuatan super dan gimana Chase punya keinginan buat rakit Fistigon sampai akhirnya mereka semua memutuskan buat kabur, semua disusun ceritanya secara perlahan banget.

Baca Juga :

Peran Alex dalam tim juga nggak bisa dikasih satu jempol. Dua bahkan empat seharusnya. Gimana dia mengumpulkan kembali teman-temannya yang udah lama nggak nongkrong bareng ini emang keren banget sih. Ditambah peran Alex yang paling handle buat lead tim dan ide-ide kreatif yang dia mainkan.

Jangan anggap para orang tua di dalam serial Runaways ini jahat. Dari sisi lain, peran mereka dibalik organisasi Pride ini beneran terlihat peran mereka sebagai orang tua yang peduli dan selalu memperhatikan anak-anaknya.

Overall, web-series Runaways ini enak buat kamu nikmati ceritanya secara santai. Mulai dari scoring, soundtrack, dan peran dari setiap karakter yang cocok memerankan perannya masing-masing. Sayangnya, alur yang lambat dan flashback scene yang menurut saya sedikit mengganggu.

Summary
Marvel's Runaways ini jadi tontonan menarik buat kamu yang ingin mengetahui kisah dan serial Marvel lain yang unik dan nggak biasa. Jarang-jarang Marvel punya cerita dan membuat serialnya dalam kemasan yang menggambarkan cerita remaja banget. Nah ini dia Runaways, harus kamu tonton!
Good
  • Scoringnya pas banget
  • Soundtracknya asik dan kamu harus dengerin
  • Para aktor dan aktrisnya memang pas banget
  • Pengembangan karakter diceritakan secara fokus
Bad
  • Ada flashback scene yang ganggu banget dan merusak cerita
  • Alur ceritanya lambat, jadi harus sabar nontonnya
8.5
Great
Written by
Comic makes you alive.

Is the Story Interesting?

0 0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>