The Equalizer 2 – Review: Alasan Kenapa Tuhan Mencintai Orang Yang Sabar!

User Rating: 6.5

Setelah sukses dengan The Equalizer yang rilis tahun 2014 kemarin, Denzel Washington balik lagi buat jadi ‘polisi moral’ di sekuel film karya Antoine Fuqua ini. Nah, bisa dibilang film ini menurut saya jadi pelajaran nyata dari pentingnya bersabar dalam hidup. Ini adalah pandangan saya mengenai The Equalizer 2, namun seperti biasa; saya akan meminimalisir spoiler di film, jadi kamu nontonnya lebih enak.

Benar-benar Kerasa Polisi Moralnya!

Setelah sebelumnya ia berurusan dengan mafia Rusia di seri pertama, kali ini Robert McCall kembali diusik oleh kasus pembunuhan seorang agen di Brussels yang menyebabkan temannya, Susan Plummer, yang terbunuh ketika sedang menyelidiki kasus tersebut. McCall yang sekarang menikmati hidup di Boston, Massachusetts, dan bekerja sebagai driver Lyft (buat yang nggak tahu, Lyft itu salah satu taksi online di Amerika), kini harus memecahkan siapa dalang dibalik pembunuhan sang agen dan juga Susan. Tanpa disangka, hasil penyelidikan McCall ternyata mengarah kepada seseorang yang pernah akrab dengannya.

Nah, di The Equalizer 2 ini peran McCall sebagai polisi moral dikemas lebih ‘memuaskan’. Kok bisa gitu? Dari awal sampai pertengahan film, Fuqua terus-terusan menyuguhkan aksi Washington sebagai polisi moral dengan pesan-pesan yang menohok banget. Selain itu, aksi berantemnya serasa nonton instant karma di YouTube, gimana orang yang menurut McCall ‘salah’ dibabat secara apik sehingga bikin penonton puas banget buat nonton si orang yang salah ini menuai karmanya sendiri.

Sesuai Judul Review Ini!

Robert McCall (DENZEL WASHINGTON) and Dave York (PEDRO PASCAL) are reunited once again in Columbia Pictures’ THE EQUALIZER 2.

Kenapa saya kasih judul review ini ‘alasan kenapa Tuhan mencintai orang yang sabar’? Here’s the reason: Film ini alurnya terkesan pelan banget di awal, namun beneran ‘ditonjok’ di akhir. Buat kamu yang nggak biasa dengan alur kayak gini mungkin terkesan ngebosenin atau salah tangkep jadi dokumenternya si McCall, but for me; it takes patience to get the silver lining of this movie!

Saking Lambatnya, Plothole Bertebaran

Nah, lambatnya alur dari film ini bikin beberapa momen dalam film ini jadi dipertanyakan. Kok bisa gini? Kok bisa gitu? Awalnya kenapa kok bisa jadi gitu? Jadinya penjelasan tiap scene-nya jadi kabur karena terlalu banyak pertanyaan baru yang dijejelin ke saya sebagai penonton.

Summary
The Equalizer 2 dari segi premis memang nyuguhin chapter baru dari kehidupan Robert McCall sang polisi moral. Aksi yang disuguhin pun lebih mantap ketimbang film pertamanya. Tapi, kalau aja alur ceritanya nggak terlalu lambat, sekuel ini bakal lebih enak buat ditonton!
Good
  • Denzel Washington
  • Konflik disajikan secara nggak terduga
  • Chemistry yang kuat antar karakter
Bad
  • Alurnya lambat banget
  • Motif tiap karakter yang dilawan McCall nggak terlalu jelas
  • Banyak karakter yang backgroundnya nggak jelas sehingga terkesan cuman buat nambahin durasi film aja
6.5
Fair
Written by
An electronic music enthusiast. An avid WWE observer. An amateur photographer. You can check his photo journal on his Instagram.

Is the Story Interesting?

0 0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>