Hot Toys, “Mainan” dengan Harga Nggak Main-Main

Mainan satu ini merupakan salah satu mainan yang punya detail sangat mirip dengan aslinya. (doc. Hot Toys)

Mainan jaman sekarang bukan lagi konsumsi anak-anak semata. Beberapa tahun terakhir, orang dewasa pun mulai tertarik untuk mengoleksinya. Mulai dari mainan yang memang aslinya ditujukan untuk bocah seperti DX sabuk Kamen Rider dan mecha Super Sentai, sampai mainan yang memang ditujukan untuk kalangan dewasa (bukan, bukan “dewasa” yang itu. Jangan ngeres) seperti SHF, SIC, Revoltech, Figma, Gunpla, dan Hot Toys.

Mainan untuk para “om-om” tersebut sebenarnya lebih cocok disebut sebagai collectible items ketimbang mainan. Karena tujuannya memang buat dikoleksi, bukan dimainkan. Kecuali kalau kamu yang tergolong “om-om” tersebut masih memiliki imajinasi tinggi. Seperti memainkan mainan-mainan tersebut sebagai model untuk toys photography.

Salah satu brand yang terkenal dalam dunia collectible items saat ini  adalah Hot Toys Limited. Hot Toys sendiri merupakan produsen action figures berskala 1/6 yang bermarkas di Hong Kong dan berdiri sejak tahun 2000. Pada awalnya “Mainan Panas” ini berfokus pada action figures militer sebelum akhirnya pada tahun 2003 mereka berhasil membeli lisensi untuk memproduksi figur Aliens vs Predator.

Sejak sukses memproduksi mainan dari lisensi pertama tersebut, pelan-pelan mereka mulai membeli lisensi franchise lain seperti Robocop, Terminator, Marvel Cinematic Universe, dan DC Extended Universe. Nggak cuma dari film, mainan yang sering kamu temukan di setiap ajang pop culture atau toys exhibition ini juga membuat figur-figur tokoh terkenal seperti Bruce Lee dan Michael Jackson.

Salah satu karakter yang paling dicari untuk dikoleksi saat ini, Harley Quinn dari Suicide Squad! (doc. Hot Toys)

Perusahaan yang didirikan oleh Howard Chan ini terkenal dengan action figures-nya yang memiliki harga yang cukup mahal, bahkan kadang bisa “selangit”. Satu action figures bisa dihargai sekitar Rp 2.000.000 hingga Rp 5.000.000!  Harga yang nggak main-main untuk sebuah “mainan”.

Tapi tentu saja, ada harga ada kualitas. Harga yang mahal tersebut nggak lepas dari kualitas tingkat tinggi yang ditawarkan mereka. Yup, produsen yang namanya semakin naik belakangan ini berusaha membuat action figures yang semirip mungkin dengan sumber aslinya. Mulai dari wajah, kostum, senjata, hingga asesoris. Bahkan, seluruh kepala action figures yang dibuat oleh Hot Toys dicat manual menggunakan tangan! Mereka juga memiliki paten atas inovasinya dalam bidang sculpting yang disebut Parallel Eyeball Rolling System dan Interchangeable Faces Tehcniques untuk Deluxe Series.

Ant-Man juga menjadi salah satu koleksi yang sempat wira-wiri di beragam pameran mainan di Indonesia. (doc. Hot Toys)

Berbagai keajaiban detail yang dimiliki Hot Toys nggak lepas dari kejeniusan tim seniman mereka. Tim tersebut berasal dari Korea Selatan dan dimotori oleh JC. Hong, Yulli, dan Kojun. Mereka bertanggung jawab atas head sculpting, pewarnaan, dan art direction. Selain tim tersebut, mereka memiliki tim lain yang berfokus pada pembuatan kostum, senjata, dan asesoris yang beroperasi di Korea Selatan.

Menurut Chan, tren pasar colletible items terus meningkat dalam industri mainan. Ia menilai kalau seseorang bisa membuat sebuah figur yang sangat detail, barang itu bisa dijual dengan harga sangat mahal.

“Pasar collectible items terus bertumbuh dengan banyaknya perusahaan yang terlibat, termasuk studio-studio film besar. Hal ini membuktikan kalau apa yang sudah kami lakukan ini tepat,” ujar Chan yang dilansir dari South China Morning Post.

Hot Toys kini juga mulai mencoba untuk mengembangkan pasar lebih jauh lagi dengan memproduksi figur dengan skala 1/4, collectible vehicles dengan skala 1/6, collectible bust skala 1/6, dan brand baru bernama Cosbaby yang memiliki tinggi 3 dan 6 inci.

Written by
さあ、実験を始めようか?

Is the Story Interesting?

1 0

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>