Apa Sih yang Bikin Film Anime Kimi no Na wa Sukses Besar?

Kimi no Na wa menjadi salah satu film anime Jepang tersukses sampai saat ini.

Dalam 28 hari sejak penayangan perdana di Jepang, Kimi no Na wa menembus keuntungan sampai 11.1 milyar Yen. Film ini menjadi sejarah baru industri perfilman di Jepang. Sang sutradara, Makoto Shinkai, benar-benar sukses memoles film ini. Meskipun di beberapa kesempatan sejak awal tahun ini ia mengatakan ingin orang-orang berhenti menontonnya.

Kamu sendiri tentu penasaran bukan apa rahasia di balik kesuksesan film anime Kimi no Na wa? Dilansir Japan Info ada beberapa alasan kuat yang memang membuktikan bahwa film ini adalah film anime tersukses setelah film-film Studio Ghibli.

Plot cerita yang sederhana

Kalau kamu belum tahu, cerita anime ini berfokus pada dua karakter, Taki dan Mitsuha. Taki adalah cowok SMA yang tinggal di Tokyo, sementara Mitsuha adalah cewek SMA yang tinggal di pedesaan. Keduanya adalah siswa/i SMA yang memiliki keinginan masing-masing. Suatu hari, Mitsuha “bermimpi” menjadi seorang cowok dan Taki “bermimpi” menjadi seorang cewek.  Dari mimpi itu, ternyata kisah Taki dan Mitsuha dimulai. Plot ini sebenarnya sederhana. Yang membuat unik adalah ketika dua karakter ini bertukar tubuh dan memahami keinginan masing-masing.

Makoto Shinkai sebagai penulis naskah dan sutradara

Dialah orang di balik kesuksesan Kimi no Na wa atau Your Name. Ternyata, sebelum film ini, Shinkai udah sukses menjadi sutradara di sejumlah film anime. Sebagian film ini pun sukses besar. Jadi, nggak salah kan kalau Kimi no Na wa juga ikutan sukses?

Shinkai benar-benar serius menggarap film yang bertema slice-of-life ini. Alasannya, kisah yang dihadirkan juga dekat dengan kehidupan orang Jepang. Bagi yang tinggal di kota besar, tentu ingin merasakan tinggal di pedesaan yang asri. Begitu pula sebaliknya.

Awalnya, Shinkai bekerja sebagai desainer grafis di perusahaan video game bernama Falcom. Selama bekerja di sana, Shinkai bertemu komposer musik Atsushi Shirakawa yang setia bekerjasama dengannya dengan membuatkannya musik latar di sejumlah film buatannya.

Selain film yang punya plot maju mundur ke masa lalu, beberapa film garapan Makoto Shinkai antara lain: Kotonoha no Niwa (2013), Hoshi wo Ou Kodomo (2011), 5 Centimeters per Second (2007), Kumo no Mukou, Yakusoku no Basho (2004), Hoshi no Koe (2002), dan Kanojo to Kanojo no Neko (1999).

Makoto Shinkai, orang paling penting di balik suksesnya Kimi no Na Wa sampai saat ini.

Masashi Ando sebagai sutradara animasi

Sebagai orang yang pernah bekerjasama dengan Hayao Miyazaki di film Spirited Away dan Satoshi Kon di film Paprika, tentu Ando nggak mau mengecewakan penonton. Untuk itu, dia berusaha semaksimal mungkin agar Kimi no Na wa juga sukses seperti film yang dia garap sebelumnya.

Ando pernah menjadi animator di Studio Ghibli di film Princess Mononoke dan Spirited Away. Reputasinya dalam mendesain karakter serta animasinya menghadirkan keunikan tersendiri. Sentuhan kreativitasnya dalam menggambar wajah karakter yang khas membuat fans di Jepang langsung mengetahui bahwa Ando juga terlibat di dalamnya.

Masayoshi Tanaka sebagai Desainer Karakter

Tanaka sudah lama berkecimpung di dunia anime baik serial maupun film layar lebar. Sebagian serial anime diangkat dari manga yang sudah dikenal fans di Jepang maupun luar Jepang, termasuk di Indonesia. Jadi, nggak heran kalo sentuhannya dalam mendesain karakter nggak diragukan lagi kualitasnya. Jika ada orang yang mendedikasikan hidupnya dalam menggambar karakter, Tanaka-lah salah satunya.

Selain itu, Tanaka dulunya dikenal sebagai key animator hingga menjadi sutradara dan juga desainer karakter. Bahkan, dalam beberapa anime, dia melakukan tiga pekerjaan itu sekaligus lho. Luar biasa!

Inilah karya Ando yang di antaranya kalian pasti udah tahu, seperti  Anohana (serial anime dan film), Bleach (di beberapa episode), Bokura ga Ita (TV), Chobits (TV), Eureka Seven (TV), Toki wo Kakeru Shojo (TV), High School of the Dead (TV), Hunter X Hunter (TV), Katekyo Hitman Reborn! (TV), Toradora! (TV), dan masih banyak lagi karyanya yang lain.

 

Dengan kombinasi tiga orang ini, nggak heran kalau Kimi no Na wa turut menuai sukses seperti staf yang berada di baliknya. Sesuai harapan fans, film ini berhasil menghadirkan animasi yang halus dan memuaskan penonton. Selain itu, review dari berbagai situs review film juga menambah kepopuleran film ini hingga menembus posisi teratas film di Jepang. Nggak cuma itu, Kimi no Na wa juga sukses besar di pasar Amerika, Eropa, dan di Asia termasuk di Indonesia!

Written by
"The less you know, the better." -Michael Scofield-

Is the Story Interesting?

1 0