Deretan Artist Indonesia Yang Bakal Tampil di Indonesia Comic Con 2017!

Udah siap buat dateng ke Indonesia Comic Con 2017!? Bakal banyak komikus lokal hadir di sini guys, bisa belajar banyak dari mereka lho! (doc. Indonesia Comic Con)

Indonesia Comic Con 2017 nggak sampai sebulan lagi lho! Pihak penyelenggara Indonesia Comic Con pun udah mengeluarkan guest list mereka satu persatu secara intens sejak Agustus lalu. Selain Jason David Frank atau Ranger Hijau original dari Mighty Morphin Power Rangers yang udah dipastikan datang, ICC tahun ini bakal lebih diramaikan dengan para komikus lokal yang sukses berkarya di luar negeri!

Kalau dari susunan guest-nya sih, tahun ini nuansanya bakal “komik” banget guys! Biar nggak penasaran lagi, inilah para artist lokal yang bakal hadir dalam Indonesia Comic Con 2017!

Is Yuniarto

Laman The Grand Legend Ramayana di comic-catapult.com

Karir Is Yuniarto sebagai komikus dimulai sejak 2005 lalu. Waktu itu komik debutnya berjudul Wind Rider yang diterbitkan oleh Elexmedia. Is kemudian membuat banyak komik-komik lainnya seperti Garudayana, Maximum League, Wind Rider: Sky Age, 5 cm, dan The Grand Legend Ramayana.

Garudayana dan The Grand Legend Ramayana bahkan berhasil menembus pasar Jepang lho! Kedua komik tersebut diterbitkan dalam bahasa Jepang secara digital oleh Comic Catapult.

Ario Anindito

Ario Aninditio adalah salah satu seniman Indonesia yang berhasil berkarir di luar negeri. Proyek besar pertama yang dikerjakannya pun nggak nanggung-nanggung. Ia didapuk sebagai penciller untuk komik Red Hood and The Outlaws (2012) yang dterbitkan oleh DC Comics!

Namun, saat ini ia menyebrang ke Marvel, juga sebagai penciller dan inker. Beberapa karyanya yang terkenal di Marvel antara lain Wolverines, Secret Wars: House of M, Uncanny Inhumans, dan Secret Empire: United.

Alti Firmansyah

Ilustrator asal Bandung ini bekerja sebagai penciller untuk Marvel Comics sejak 2015. Ia berhasil bergabung dengan Marvel berkat acara Marvel Talent Scout yang diadakan di salah satu event pop-culture saat itu. Karya perdana Alti untuk Marvel adalah proyek Star Lord & Kitty Pryde, berpasangan dengan writer Sam Humphries, di tahun 2015. Setelah itu ia terlibat dalam The New X-Men ’92, Gwenpool, serta yang paling baru adalah Thor VS Hulk “Champions of The Universe”.

Rahmat Handoko

Rahmat Handoko bergabung dengan Marvel Comics sebagai penciller di tahun 2014. Cowok yang emang fans Marvel garis keras ini terkenal dengan gaya gambarnya yang luas, mulai dari kartun sampai realistis. Beberapa hasil karyanya di Marvel antara lain Marvel Universe Avengers, Guardian of The Galaxy: Awesome Mix, dan Ultimate Spider-Man. Selain itu, ia juga membuat concept art dan desain karakter untuk TV Series HBO Halfwolrds yang disutradarai oleh Joko Anwar.

Deviana Pebriani

#watercolor #depinzart #cutegirl #cute #nature

A post shared by depinz (@depinzart) on

Deviana Pebriani alias Depinz adalah ilustrator asal Indonesia dan saat ini bergabung dengan Caravan Studio sebagai digital artist. Beberapa karya lulusan Universitas Maranatha, Bandung ini antara lain adalah NINJAGO Dark Island (penciller, inker, colorist), Paddle Pop Comics (inker, colorist), dan Vampire Academy (colorist).

Kuso Taisa

Sama seperti Depinz, gadis bernama asli Angie Nathalia ini juga terlibat dalam pembuatan komik NINJAGO Dark Island sebagai penciller. Selain itu ia juga pernah menerbitkan komik di re:ON berjudul Journal of Platina Parlour. Karya-karyanya bisa dilihat di sini.

REDSHiFT

REDSHiFT adalah salah satu grup produser musik Vocaloid paling awal di Indonesia. Grup ini terdiri dari produser, lyricist, dan ilustrator. Perjalanan mereka dimulai sejak 2010 dan mulai saat itu telah memproduksi berbagai lagu seperti 4U dan Keep The Joy Loop Forever.

Nggak Cuma itu, REDSHiFT juga nge-remake beberapa lagu Indonesia lho! Sebut aja Sempurna (Andra and The Backbone), Dekat di Hati (RAN), sampai Tanah Airku. Musik-musik ciptaan REDSHiFT bisa kamu liat di akun Youtube mereka, REDSHiFT Vocaloid.

Written by
さあ、実験を始めようか?

Is the Story Interesting?

0 0