Fakta-fakta Menarik Seputar Band The 1975

Familiarkah kamu dengan karya-karya band The 1975 yang digawangi oleh Matt Healy (gitar, vokal), Adam Hann (gitar), Ross MacDonald (bass) dan George Daniel (drum) ini? Yap, mereka telah menghasilkan banyak hits single seperti Girls, Chocolate, Somebody Else, Sincerity Is Scary hingga lagu People yang merupakan singel terbaru mereka.

Sebelum menikmati konsernya di Jakarta 29 September mendatang, Joypixel sajikan nih khusus buat JoyFriends tentang fakta-fakta menarik seputar band asal Britania Raya ini! Kira-kira apa aja sih, JoyFriends?

Dulunya anak punk!


(Source: The 1975)

Siapa sangka band yang identik dengan musik dengan seksi ritmik dan sentuhan synthesizer yang membuat kita berdansa, serta eksperimen pada setiap albumnya, ternyata dulunya adalah sebuah band punk. Sama seperti band-band pada awal terbentuk, mereka juga membawakan lagu-lagu band lain, terutama lagu-lagu punk. Band asal UK ini penuh energi dan amarah masa muda. Healy muda dan rekan bandnya pun memulai kariernua dengan memainkan lagu-lagu punk di klub lokal.

Nuansa musik punknya bahkan masih terasa di beberapa lagu di album pertamanya, seperti Sex, Milk, hingga Robbers versi awal-awal. Pengaruhnya pun mulai kembali terdengar di lagu terbarunya, People.

Matt tadinya drummer


(Source: The 1975)

Yap, di era awal sebelum band ini bernama The 1975, Matt Healy merupakan drummer asli band, JoyFriends. Hal ini cukup unik mengingat dunia ritmik dan dunia tarik suara cukup berbeda.

Healy kemudian berpindah haluan menjadi punggawa tarik suara saat sang vokalis keluar. Posisi drum pun segera diisi oleh drummer baru, yakni the only one George Daniel yang bertahan hingga kini. Mungkin kita nggak akan mengetahui The 1975 yang sekarang tanpa sentuhan kharisma Matt Healy di seksi vokal dan gitar serta groove drum a la George Daniel yang membuat tubuh kita serasa berdansa, JoyFriends! Aliran musiknya pun mungkin tidak akan seeksperimental sekarang. Yah, ini hanya spekulasi, ya. Terus, kamu ngebayangin nggak sih, gimana Matt Healy, dkk nge-punk? Pastinya nggak kalah keren, JoyFriends!

Berkarya sejak remaja


(Source: The 1975)

The 1975 terbentuk di sebuah sekolah SMP, Wilmslow High School, UK, pada tahun 2002 silam, JoyFriends. Semua terjadi karena sebuah dorongan hati Healy, yang melihat Pekerja Sosial membuat suatu pertunjukan untuk para remaja.

Healy akhirnya menemui Adam Hann–sang gitaris hingga kini–dan mengatakan ingin tampil di salah satu panggung ini. Hann kemudian memperkenalkan kepada Ross MacDonald dan seorang temannya menjadi vokalis, sebelum akhirnya George Daniel turut bergabung, memperkuat formasi yang kita kenal sekarang. The 1975 terus memainkan lagu-lagu punk di sebuah klub lokal hingga menurut Healy, mereka secara tak sengaja membuat musik bersama sedari umur 15 tahun. Wow!

Bagaimana rasanya punya sebuah band dengan sahabat semasa remaja yang kini mendulang sukses yang luar biasa, JoyFriends?

Nama band ini terinspirasi dari novel


(Source: The 1975)

Seperti banyak band saat baru terbentuk pada umumnya, The 1975 juga berganti nama berkali-kali hingga menemukan sebuah nama unik yang merepresentasikan keempat personil band asal Manchester ini.

Berawal dari nama You Versus Them, Forever Drawing Six, Talkhouse, the Slowdown, Bigsleep, hingga nama terakhir mereka Drive Like I Do. Akhirnya band yang digawangi oleh Healy ini jatuh cinta dan menetapkan pilihannya pada The 1975 yang terinspirasi dari sebuah kalimat di belakang novel karya Jack Kerouac yang berujul On the Road. Di balik novel itu bertuliskan kalimat sederhana: “1 June, The 1975.”

Disebut Radiohead masa kini


(Source: The 1975)

Anggapan The 1975 sebagai Radiohead era kini hinggap ketika media-media musik ketika mengulas album ketiganya The 1975, A Brief Inquiry Into Online Relationship. Menurut media-media termasuk Pitchfork, album ini mewarisi kejeniusan band yang digawangi Thom Yorke pada album legendarisnya, OK Computer. Bahkan menurut NME, album A Brief Inquiry Into Online Relationship adalah OK Computer untuk millenials, karena berbeda dua dekade.

Hal ini lantaran kedua album ini sama-sama album ketiga masing-masing band dengan eksorasi tema dan musik yang mendalam. Belum lagi lagu The Man Who Married a Robot dalam album ketiga The 1975 ini menampilkan hal yang cukup mirip dengan lagu Fitter, Happier pada album OK Computer memperkuat anggapan tersebut.

Nah, gimana, JoyFriends? Itulah fakta-fakta unik seputar The 1975 yang JoyPixel hadirkan hanya untuk kamu! Perjalanan karier band asal Manchester ini memang sama sekali nggak instan, tetapi lika-liku perjalanan karier The 1975 membentuk siapa mereka sekarang. Betapa solidnya formasi Matt Healy, Adam Hann, Ross MacDonald, dan George Daniel.

Sudah semakin nggak sabar kan nih bernyanyi dan berdansa bareng The 1975 di Jakarta? Band asal UK ini akan kembali datang ke Indonesia menghibur kamu dengan produksi yang gila nan interaktif pada hari Minggu, 29 September 2019 ini di Helipad Parking Ground Gelora Bung Karno, setelah panggung pertamanya di We The Fest 2016 silam. See you there, JoyFriends!

Pemain bass di sonicwaves | Gemar memotret | Menulis di JoyPixel dan blog pribadi | Demen musik, film, series, game, komik, gadget dan banyak hal lainnya, makannya cocok kan di JoyPixel.

Is the Story Interesting?

2 0