Menilik Rian Johnson, Sutradara Baru Trilogi Star Wars!

Seberapa spesialkah Rian Johnson, sampai-sampai Lucasfilm dan Disney mengangkatnya sebagai nahkoda trilogi baru Star Wars? (doc. Digital Trends)

Buat para penikmat dan fans Star Wars Saga, tentu kamu nggak asing lagi sama sosok Rian Johnson, sang sutradara baru yang cukup misterius sebagai penggarap film Star Wars: The Last Jedi yang belum lama ini membuat ramai jagat Star Wars. Pria kelahiran 17 Desember 1973 ini dipilih Disney dan Lucasfilm sebagai sutradara baru trilogi Star Wars, yang mungkin memiliki cerita yang benar-benar baru di luar polemik keluarga Skywalker.

Banyak spekulasi dan berbagai respon mengenai Rian Johnson yang terbilang belum memiliki banyak pengalaman sebagai sutradara film blockbuster seperti halnya J.J. Abrams, sang sutradara Star Wars: The Force Awakens dan Star Wars: Episode IX. Hal ini membuat penggemar mungkin bertanya-tanya mengenai arah film ‘Perang Bintang’ ini ke depannya.

Seperti halnya di satu sisi menggandeng Rian Johnson pada The Last Jedi dan Gareth Edwards pada Rogue One yang sarat pengalaman film blockbuster, sementara di satu sisi juga menggandeng J.J. Abrams yang telah memiliki banyak pengalaman menangani film blockbuster. Kontras, tapi menarik!

Lalu kira-kira apa sih pertimbangan Disney dan Lucasfilm menggandeng Rian Johnson sebagai sutradara trilogi baru Star Wars? Bukankah ini berarti The Last Jedi bener-bener bagus? Hmmm…

Memenangkan banyak penghargaan festival film independen bergengsi

Rian Johnson telah memenangkan banyak penghargaan di berbagai ajang festival film independen bergengsi sebagai sutradara. Beberapa karya yang mendongkrak namanya yaitu Brick dan Looper, serta kehadirannya di tiga episode serial TV, Breaking Bad!

Contohnya nih, guys, dalam film Brick, Johnson memenangkan nominasi Most Promising Director dari Chicago Film Critics Association Award. Kemudian Best Directorial Revelation di Citizen Kane Award, serta Originality of Vision pada Sundance Film Festival Special Jury Prize.

Lalu Johnson banyak memenangkan Best Original Screenplay untuk film Looper pada Austin Film Critics Association Award, Florida Film Critics Circle Awards, Las Vegas Film Critics Society Award, National Board of Review Award serta Washington DC Area Film Critics Association. Wow!

Menilik dari acuan Most Promising Director dan Originality of Vision, udah benarkah langkah Disney dan Lucasfilm menggandeng Johnson? We will see on The Last Jedi

Tiga episode Breaking Bad, dianggap sebagai salah satu episode serial TV terhebat

Johnson didatangkan sebagai sutradara untuk tiga episode serial televisi Breaking Bad di musim yang berbeda. Seperti episode Fly pada musim ketiga, kemudian Fifthy-One, dan Ozymandias pada musim kelima. Dilansir The Independent UK, episode Ozymandias dianggap sebagai salah satu episode serial televisi terhebat yang pernah ditayangkan!

Nggak cuma itu, penyutradaraan Johnson juga nggak bisa dianggap remeh untuk episode Fifthy-One yang juga memenangkan penghargaan bergengsi dari Directors Guild of American Award untuk kategori Outstanding Directing – Drama Series. Sebuah prestasi yang memukau bukan?

Fans Star Wars juga!

Mungkin ini juga yang membuat Disney dan Lucasfilm mempertimbangkan Rian Johnson sebagai sutradara untuk The Last Jedi yang tayang 15 Desember nanti. Dalam sebuah wawancara dilansir dari comingsoon.net, sineas Terry Gilliam bertanya kepada Johnson bagaimana rasanya mengambil alih film yang telah tenar oleh sineas lain.

“Aku baru saja memulainya, tetapi sejauh ini seujujurnya ini adalah hal yang paling menyenangkan yang pernah aku tulis. Ini sangat menggembirakan,” tutur sineas berumur 43 tahun ini.

“Tetapi juga untukku sendiri tumbuh besar tidak hanya dengan menonton film-filmnya (Star Wars), tetapi juga memainkan mainannya. Jadi sebagai anak kecil, film pertama yang kubuat di kepala adalah di dunia ini (yang ada pada Star Wars-red). Sebagian besar seperti memiliki koneksi langsung—seperti terjun langsung kepada masa kecil dengan cara yang aneh. Tetapi aku tak tahu, tanya aku beberapa tahun lagi dan kita akan membicarakannya,” tambahnya.

Meskipun sarat pengalaman sebagai sineas film blockbuster, sebagai generasi muda yang juga penggila franchise yang menjadi salah satu ikon pop culture dunia ini, Johnson kemungkinan besar tahu elemen-elemen apa aja yang membuat film yang lahir dari kepala George Lucas ini begitu unik. Sehingga kemungkinan ia akan memasukan unsur nostalgia pada film ini.

“Kami semua senang bekerja dengan Rian pada The Last of Jedi,” tutur bos Lucasfilm sekaligus sang produser, Kathleen Kennedy.

“Dia adalah kekuatan kreatif, dan menyaksikannya membuat The Last of Jedi dari awal sampai akhir adalah salah satu kegembiraan besar dalam karir saya. Rian akan melakukan hal-hal menakjubkan dengan kanvas kosong dari trilogi baru ini nanti,” ucapnya berharap banyak kepada Rian Johnson.

Gimana, JoyFriends, udah makin nggak sabar menanti Star Wars: The Last Jedi Desember nanti?

Pemain bass di sonicwaves | Gemar memotret | Menulis di JoyPixel dan blog pribadi | Demen musik, film, series, game, komik, gadget dan banyak hal lainnya, makannya cocok kan di JoyPixel.

Is the Story Interesting?

3 0