Perbedaan Saint Seiya Omega dengan Serial Sebelumnya

Saint Seiya adalah salah satu serial anime legendaris di era 90an. Serial ini mengisahkan para Saint yang melindungi Saori, reinkarnasi Dewi Athena dari ancaman kejahatan. Saint Seiya yang sempat tayang di beberapa televisi nasional ini tentu bikin kangen penontonnya. Setelah tamat, ternyata Toei tahu bahwa serial ini masih banyak peminatnya. Untuk itu, mereka membuat spin-off berjudul Saint Seiya Omega, yang juga ditayangkan di salah satu televisi. Lalu, apa sih yang membedakan keduanya? Apakah spin-off ini juga menuai sukses seperti pendahulunya? Kami punya ulasannya.

Jumlah Episode Lebih Sedikit

Pertarungan melawan Gold Saints adalah salah satu arc yang paling diingat (doc. Toei Animation)

Yang terlihat jelas bedanya adalah jumlah episode. Saint Seiya sebelumnya berjumlah 145 episode, termasuk OVA. Sementara, Saint Seiya Omega berjumlah 97 episode saja. Persamaan keduanya adalah membagi episode-nya dalam arc atau saga.

Saint Seiya memiliki 2 saga yaitu Sanctuary dan Poseidon & The Asgardians. Dalam Sanctuary Saga, terdapat 73 episode yang terbagi dalam 6 arc yaitu Galaxian Wars, Black Saints, Pope Ares’ Minions, Silver Saints, Gold Saints, dan 12 Zodiac Temples. Sementara, Poseidon & The Asgardians Saga terbagi dalam 2 arc Asgard Arc dan Poseidon Arc. Dari sekian arc yang ada, mungkin yang membekas di ingatan JoyFriends adalah saat Seiya dan teman-temannya melawan Gold Saint.

Setelah serialnya tamat, Toei kemudian merilis OVA Hades Saga berjumlah 31 episode yang terbagi dalam Hades: Chapter Sanctuary, Hades: Chapter Inferno Part 1 & Part 2, dan Hades: Chapter Elysium. Dalam Hades Saga ini, sejumlah pertanyaan terjawab, misalnya siapa kakak Seiya, alasan Roshi (guru Shiryu) duduk di Gunung Liu, siapa Paus yang dibunuh Gemini Saga, serta salah satu Saint Perunggu yang ternyata adalah reinkarnasi Hades.

Untuk Saint Seiya Omega, terbagi dalam 2 musim. Musim pertamanya berjumlah 51 episode dan dibagi dalam 2 arc. Yang pertama adalah Mars Arc, yang berlatar 12 tahun setelah pertarungan melawan Hades. Mengisahkan Koga sebagai penerus Saint Pegasus dan para Saint baru untuk mengalahkan Mars, si Dewa Perang yang ingin menghancurkan Sanctuary. Yang kedua adalah Zodiac Temples Arc, yang mengisahkan pertarungan para Saint Perunggu dengan Saint Emas yang menjaga 12 Kuil Zodiak.

Musim kedua Saint Seiya Omega juga terbagi dalam 2 arc yaitu New Cloth Arc dan Omega Awakens Arc. New Cloth Arc berlatar setahun setelah pertarungan melawan Abzu, Dewa Kegelapan. Dalam arc ini, musuh Dewi ama Athena yaitu Dewi Pallas kembali muncul. Seiya mendapat zirah baru agar bisa mengalahkan Dewi Pallas beserta anak buahnya. Sementara, Omega Awakens Arc mengisahkan lanjutan pertarungan melawan Dewi Pallas di dalam istananya. Dalam arc ini, Omega Cloth diperkenalkan sebagai upgrade dari Cloth Perunggu yang dikenakan oleh Koga dan teman-temannya.

Komentar Mengenai Saint Seiya Omega

Meski spin-off, serial Saint Seiya Omega banyak menuai reaksi yang positif. Meski sama-sama dibuat oleh Toei Animation, Saint Seiya Omega ternyata memiliki artwork yang berbeda dari serial pendahulunya. Dilansir dari situs resmi Toei Animation, Saint Seiya Omega merupakan kisah yang terpisah dari manga karya Kurumada. Bahkan, Kurumada sendiri tidak dilibatkan dalam pembuatan Saint Seiya Omega. Meski begitu, Kurumada memercayakan semuanya kepada Toei. Toei pun memberikan credit untuk Kurumada sebagai original creator dari Saint Seiya.

Situs Otaku USA bahkan memasukkan Saint Seiya Omega sebagai salah satu anime terbaik tahun 2012. Alasannya karena ceritanya nggak terlalu berat dan juga suguhan humor yang meski porsinya sedikit, tapi tetap menghibur. Selain itu, karena perkembangan karakter setiap episode-nya begitu terasa. Serial ini juga cocok untuk generasi yang udah mengenal Saint Seiya sebelumnya maupun generasi yang baru mengenal Saint Seiya.

Toru Furuya selaku seiyuu dari Pegasus Seiya bahkan mengucapkan terima kasih atas proyek ini. Serial ini ternyata sukses besar di Jepang. Berkat kesuksesan ini, proyek Saint Seiya terus dikembangkan. Misalnya, Bandai Namco yang baru-baru ini meluncurkan game  berjudul Saint Seiya Awakening, yang udah bisa diunduh di PlayStore.

Written by
"The less you know, the better." -Michael Scofield-

Is the Story Interesting?

0 0

Perbedaan Saint Seiya Omega dengan Serial Sebelumnya

Written by
"The less you know, the better." -Michael Scofield-

Is the Story Interesting?

0 0