Spies In Disguise — Review: Agen Yang Nggak Biasa!

User Rating: 7
(Source: 20th Century Fox)

Kamu suka film aksi dan nggak mau yang berat? Kamu mau film agen rahasia yang menantang yang berbeda? Atau kamu pengen film keluarga untuk menikmati akhir tahun? JoyPixel punya jawabannya nih, JoyFriends.

Terinspirasi dari film animasi pendek Pigeon: Impossible karya Lucas Martell, Spies In Disguise bercerita tentang seorang agen super bernama Lance Sterling (Will Smith) yang tergabung dalam perkumpulan agen yang bernama The Agents. Ia selalu pede melakukan tugasnya sendirian dengan senjata yang keren dan ampuh sampai ia tak sengaja mencoba gawai aneh nan unik buatan seorang nerd yang jenius bernama Walter Becket (Tom Holland). Temuan terbaru Becket yang bernama biodynamic concealment mengubah agen Sterling menjadi burung merpati memulai petualangan baru yang seru, kocak, dan menghibur ini, JoyFriends!

Kira-kira, akan seperti apa sih film animasi terbaru besutan 20th Century Fox dan Blue Sky Studios ini? Sebelum kamu baca ulasannya, penulis sudah berusaha sebisa mungkin untuk menulis ulasannya tanpa spoiler, demi kenyamanan JoyFriends membaca. Tapi tanpa saya tulis sedikit spoiler pun, trailernya sudah banyak mengandung spoiler.

(Source: The Mary Sue)

Hal yang pertama banget saya nikmati adalah kualitas animasinya yang keren dan manjain mata. Dari desain karakter dan tone film yang didominasi warna biru saja sudah membawa kesan fun dan warm ke dalam film ini. Aksi-aksi di film ini pun terasa cukup menegangkan, mewah, kesan megah yang kuat, dengan banyak efek slow motion yang dimasukan di bagian yang tepat. Udah gitu, scoring musik yang diprakasai oleh Theodore Saphiro ini makin mendukung suasana tegang film animasi ini.

Pengisi suaranya patut diacungi jempol. Tom Holland hanya menjadi dirinya sendiri, tidak seperti pengisi suara ataupun berakting. Sama seperti ketika ia menjadi Peter Parker. Tom Holland just being Tom Holland. Penggambaran Lance Sterling-nya juga membuat saya membayangkan Will Smith sendiri yang berperan langsung. Tetapi entah kenapa, desain karakter dan sifatnya Walter sedikit mirip dengan karakter di film Onwards, film dari studio sebelah yang juga Tom Holland sebagai pengisi suaranya.

Dengan beberapa latar tempat yang sama serta interaksi lintas umur dan jabatan sedikit mengingatkan penulis akan film manusia super keluaran Marvel, Spider-Man: Homecoming dan Far From Home. Lance Sterling (Will Smith) dan Walter Becket (Tom Holland) mengingatkan saya tentang hubungan kompleks Peter Parker dengan Tony Stark. Apakah buruk? Nggak juga.

Film animasi yang merupakan debut dari sutradara Troy Quane dan Nick Bruno ini nggak hanya memasukan unsur humor biasa, tapi kocak banget. Saya sampai nggak bisa nahan ngakak saking gelinya. Lucunya itu bukan ketika memasukan sedikit jokes untuk mempercair jalan cerita. Tetapi humornya dikemas secara out of the box dan nggak terduga.

Konfliknya sudah pasti sering kamu saksikan di berbagai film, tidak begitu berat, nggak ada plot twist, dan nggak perlu banyak mikir untuk nikmatin Spies In Disguise, sesuai dengan target market filmnya. Namanya juga film tentang agen yah, sudah tau lah akan seperti apa konfliknya. Penuh aksi, gawai-gawai pendukung yang mewah, serta adegan yang bikin deg-degan. Kerennya, film ini dapat menyajikan sesuatu yang bikin film ini berbeda dengan film lain dengan menjadikan si Lance Sterling sebagai burung merpati dan bacotan nerd bawel a la Tom Holland. Udah gitu, bisa banget nyelipin pesan moralnya secara nggak langsung dan hebatnya memorable. Kurang lebih relevan dengan kondisi dunia sekarang.

(Source: ABC7 News)

Sang penjahat utamanya, Killian yang diisi suaranya oleh Ben Mendelsohn, entah mengapa sedikit kurang menonjol. Motifnya pun terlihat kurang kuat. Keahliannya untuk berubah-ubah emang keren, futuristik. Tapi kejahatan yang dilakuin itu sedikit kurang untuk menambah keseruan film ini.

Potensi lain dari film besutan Blue Sky Studios ini menurut saya pribadi adalah potensi universe-nya. Saya udah membayangkan gimana kerennya kalau ada gim-nya di smartphone dengan gawai dan kemampuan kerennya untuk berubah menjadi merpati. Belum lagi kalau action figure-nya juga ikut dibuat. Ditambah gawai-gawai lucunya dibuatkan mainannya.

Summary
Di sisi lain, sebagai sebuah debut film animasi yang cukup fenomenal, sutradara Troy Quane dan Nick Bruno melakukan hasil yang terbilang keren. Dengan cerita serta konflik yang enteng, animasi yang bagus nan aksi laga yang menghibur, pesan moral yang dibalut halus, serta unsur komedi yang out of the box membuat film berdurasi 130 menit  ini cocok banget untuk kamu tonton saat berakhir pekan bareng keluarga kamu, JoyFriends. 
Good
  • Potensi universe-nya sendiri
  • Animasi yang bagus
  • Karakter Will Smith dan Tom Holland
  • Scoring musik
  • Kocak!
Bad
  • Musuh utama film ini motifnya kurang kuat
  • Konfliknya nggak terlalu dalam
7
Good
Seorang mahasiswa yang hobinya kuliah sekaligus figuran di band @nextgentheband & @valdivieso_band | Gemar memotret di akun @ishoothem dan menulis gan

Is the Story Interesting?

1 0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.