KBear KB06 In-Ear Monitor Review: Mungil nan Dinamis!

User Rating: 7
KBEar KB06
Earphone kere hore yang mungkin namun suaranya nggak main-main! (Doc. JoyPixel/Iman Ramadhan)

Kamu ingin punya in-ear monitor dengan kualitas sound yang bagus juga desain yang stylish, tapi budgetnya tipis, JoyFriends? Nggak usah takut, kali ini JoyPixel ingin mengulas salah satu merk ternama dari tren Chi-Fi, alias Chinese Fidelity: KBear KB06! 

Saya belum tahu apakah KBear ini adalah anak perusahaan dari Knowledge Zenith (KZ) seperti CCA, tapi banyak hal yang mengindikasikan kesan ini; seperti packaging, jenis kabel, serta eartips yang diberikan, JoyFriends.

KBear KB06 merupakan earphone bertipe over ear in-ear monitor yang artinya akan agak masuk menutupi telingamu. Earphone ini juga sudah dilengkapi dengan fitur detachable, alias kabelnya bisa kamu copot dari earphone-nya. Ini bisa jadi suatu kelebihan, karena semisal kabelnya rusak atau putus, kamu hanya perlu ganti kabelnya saja. Kecuali kalau earphone-nya yang rusak ya.

Earphone ini saya coba di dua gawai saya, yakni Samsung Galaxy M30s dan laptop Lenovo IdeaPad 330. Keduanya saya gunakan sebagai pembanding, sekaligus membuktikan bahwa setiap device memiliki karakter suaranya masing-masing.

Kira-kira, akan seperti apa sih kualitas keseluruhan dari KBear KB06 ini? Ulasan ini adalah pendapat pribadi penulis ya, impresi apa yang penulis dapatkan ketika menggunakan earphone ini. Karena setiap orang memiliki kuping yang berbeda, kesan yang ditangkap juga akan berbeda. Intinya percaya kupingmu sendiri ya, ulasan ini hanya sebagai gambaran kecil.

Tanpa lama-lama lagi, yuk simak ulasannya!

Desain Stylish dan Mungil!

(Doc. JoyPixel/Iman Ramadhan)

In-ear monitor ini tersedia dalam balutan warna hitam dan silver. Kebetulan, warna yang saya dapat adalah warna hitam, JoyFriends. 

Housing-nya sendiri menggunakan bahan semacam aluminium, namun rasanya nggak sekokoh seperti pada CCA CA4 milik saya, bahkan cenderung terasa murah. Sementara, pada bagian dalam earphone ini menggunakan plastik bening yang memperlihatkan jeroan dari in-ear monitor.

Tapi, desainnya sendiri berkata lain, JoyFriends. Desain minimalis yang digunakan menambah kesan estetika pada earphone ini.  Udah gitu bentuknya mungil yang menambah kesan stylish. Di faceplate-nya hanya tertulis huruf ‘R’ sebagai penanda bagian kanan, dan ‘L’ untuk bagian kiri. Huruf itu dikelilingi oleh tulisan spesifikasi earphone ini tanpa kesan mengganggu. Di bagian ujungnya juga ada semacam lubang ventilator untuk dynamic driver-nya.

Build Quality Untung-untungan dan Packaging yang Biasa Saja!

(Doc. JoyPixel/Iman Ramadhan)

Mungkin inilah salah satu kekurangan kalau kamu harus membeli salah satu produk audio dari China dengan budget kere-hore. Di samping berani memberikan kualitas sound yang oke, tapi harus dibarter dengan kualitas produk yang untung-untungan.

Sedikit cerita aja, dulu saya pernah pengalaman memesan dua buah KZ ZS3, kemudian saat sampai mati salah satunya mati sebelah; sementara yang satu lagi volume suara yang dikeluarkan tidak sama, yang sebelah kiri lebih kecil dari earphone sebelah kanan. Setelah saya minta tukar, baru dapat earphone yang layak.

Tapi setelah dipikir-pikir, ya namanya juga dengan harga yang murah, udah dapet sound quality yang oke, tapi harus dibarter dengan build quality yang kurang. Kamu jadi harus ekstra hati-hati untuk menjaga earphone-nya.

Kasusnya seperti KBear milik saya, baru beberapa bulan sudah pecah beberapa bagian di konektor pin-nya. Entah karena saya sering gonta-ganti kabel atau saya pernah ketiduran memakai earphone-nya.

Untuk boks-nya sendiri juga mirip banget secara desain dengan KZ dan CCA. Dibalut dominan warna putih serta foto produknya di bagian terdepan. Dibilang jelek sih nggak, cuma pengalaman unboxing-nya itu biasa saja.

Selain boks-nya, kabel bawaan KBear ini mirip milik KZ dan CCA, namun terasa lebih tipis dan ringkih; splitter-nya sedikit berbeda dengan KZ dan CCA, jack 3.5mm-nya pun lurus, tidak membentuk huruf L, plus sudah gold plated. Cara bedain bagian kanan dan kirinya pun cukup mudah. Kalau bagian kanan pasti selalu ada mic-nya.

Eartips yang diberikan oleh KBear juga mirip dengan milik kedua brand tadi. Dalam produk penjualannya, kamu diberikan tiga ukuran eartips-nya yang bisa kamu ganti sesuai lubang kupingmu cocok yang mana; agar seal-nya rapat dan isolasinya bagus.

Saran saya sih, kamu ganti saja eartips-nya dengan merk pihak ketiga; saya merekomendasikan SpinFit dan Sony Hybird. Tapi kalau kamu punya selera sound yang berbeda, tinggal sesuaikan saja dengan merk yang memberikan suara serta kenyamanan terbaik menurutmu.

Fitting yang Nyaman Banget!

(Doc. JoyPixel/Iman Ramadhan)

Sesuai judulnya, fitting dari earphone ini tuh bisa dibilang nyaman banget! Apalagi kalau kamu sudah mendapatkan eartips yang cocok untuk kupingmu, saat nempel di kuping tuh nggak kerasa berat sama sekali, bahkan kadang kamu nggak tau kalau lagi pakai earphone. Karena hal ini pula, KBear KB06 ini nyaman banget untuk penggunaan dalam jangka waktu yang lama!

Karena hal ini juga, isolasi pada earphone ini tuh bagus banget. Kalau kamu dengerin lagu di tengah keramaian, hampir ketutup penuh dan suara ramai itu nggak kerasa kedengeran lagi.

Sound yang Detail dan Sounstage Luas!

(Doc.JoyPixel/Iman Ramadhan)

KBear KB06 ini dilengkapi dengan enam buah driver; dibagi masing-masing tiga di setiap sisinya. Tiga di sisi kanan, dan tiga di sisi kiri dengan impedansi 24 Ohm serta sensitifitas sebesar 111 desibel. Tiga buah driver di masing-masing sisi ini terdiri dari dua buah Balanced Armature, dan satu buah Dynamic Driver. Nah, driver ini kira-kira buat apa, sih? 

Dynamic Driver itu untuk memproduksi frekuensi low-nya di mana earphone ini menggunakan driver sebesar 10 mm dengan dua magnet untuk driver bass-nya. 

Sementara Balanced Armature memproduksi frekuensi suara mid dan high; di mana earphone ini menggunakan frekuensi driver balance armature 30095 untuk bagian high-nya, serta frekuensi 50060 untuk bagian mid.

Low alias bass-nya kerasa cukup dalam dan mendetail. Bunyi bass drum pada lagu The Blackout-nya U2 kerasa banget hentakannya. Karena saya pemain bass, hentakan kick drum itu jadi kunci utama tempo, dan saat kick drum-nya kedengeran dominan, saya sendiri merasa cukup puas memakai earphone ini untuk main band atau sekadar rekaman membuat cover.

Mid pada KBear ini terasa cukup maju, vokalnya jadi lebih jelas dan detail. Kerasa intim, seperti dibisikin langsung sama vokalisnya.

Cuma saya ngerasa, high pada earphone ini cukup tajam, meski mungkin nggak berlebihan seperti KZ ZSN Pro. Jadi kalau kamu lagi denger lagu kerasa enak dan detail instrumen-nya gitu kerasa banget, tetapi kalau kamu lagi main gim atau denger talk show, rasanya kayak ‘tajam’ dan nusuk aja di kuping. Kadang jadi nggak nyaman aja gitu.

Detail-detail yang dikeluarkan pada earphone ini kerasa banget. Saya denger lagu-lagunya Angels & Airwaves, Muse, Radiohead, serta Nine Inch Nails hampir kerasa semua detail-detailnya, meski yang biasanya terkadang nggak kedengeran detail. 

Separasi instrumennya juga sangat baik di kelasnya. Kamu bisa dengan mudah dengerin bagian-bagian gitar yang dimainkan, bagian dari drum apa yang dipukul, bagian bass mana yang tengah dimainkan.

Soundstage pada in-ear monitor ini kerasa luas banget di rentang harganya. Kamu juga bisa ngerasain di mana posisi masing-masing instrumen. Misal bass ada di kanan, gitar di kiri, drum di bagian belakang. Megah dan memanjakan kuping banget. 

Saat saya coba untuk nonton film, saya merasa puas banget sama sound yang dihasilkan. Terasa megah. Stereo imaging-nya berasa. Cuma itu  kalau misal kamu nonton film perang zaman dulu yang masih pakai pedang, bunyinya sedikit bikin ngilu. Tapi, tidak semua orang ya yang tidak kuat sama bunyi begitu.

Sound yang diberikan oleh kabelnya juga oke banget. Saya mencoba menggantinya dengan kabel KBear 16 core, tapi menurut kuping saya, kabel 16 core ini malah bikin ‘tumpul’ detailnya, pun instrumennya terasa numpuk banget. Padahal kabel bawaannya tipis banget, saya ngeri putus.

Saya belum pernah pakai earphone ini untuk manggung, tapi pernah untuk rekaman cover. Hasilnya asyik banget saat dicolok ke interface-nya, bass saya terasa punchy-nya.

Final Verdict

KBEar KB06

(Doc. JoyPixel/Iman Ramadhan)

Pada akhirnya, sound signature yang dihasilkan earphone ini cukup asyik. High-nya memang sedikit tinggi, terkadang terasa nusuk di kuping saya, tapi cukup bisa dikendalikan dengan mengganti eartips yang pastinya juga menambah kenyamanan menggunakan earphone-nya. Mid-nya asyik, suara vokalnya maju, dan suara vokalis terasa enak aja gitu di kuping. Serasa nyanyi di depan saya langsung. Untuk bass-nya juga terasa pas, nggak berlebihan dengan timbre yang cukup baik.

Bukan berarti earphone ini tanpa kekurangan lho, JoyFriends. Build quality-nya perlu kamu perhatikan karena seringkali tidak merata. Earphone yang tengah saya kenakan ini bagian kirinya sedikit lebih pelan dari sebelah kanan. Kabel-nya juga kerasa tipis banget, saya ngerinya mudah putus, meski bisa diganti dengan kabel lain. Eartips-nya juga kurang nyaman, meski bisa dibilang sedikit lebih enak dari milik KZ dan CCA. Terakhir, kemasan earphone ini terasa kurang menarik. Wajar saja sih dengan rentang harga segini.

In-ear Monitor ini cukup menarik perhatian dengan harga yang begitu kompetitif. Di harga yang sama, orang mungkin akan berpikir untuk lebih memilih BLON BL03 karena rasa penasaran serta hype-nya yang kuat. Tapi ya balik lagi, kuping setiap orang berbeda, ikuti aja apa kata kupingmu! 

Terus bisa dibeli di mana sih earphone ini? Apa gampang beli produk dari Tiongkok? Tenang aja, KBear KB06 ini bisa kamu beli di e-commerce favoritmu dengan harga kisaran Rp300.000,00. saja, JoyFriends! Lumayan kere hore, kan?

Cek lebih banyak informasi terbaru seputar teknologi atau tulisan-tulisan menarik lainnya dari Muhammad Iman Ramadhan.

Summary
Pada akhirnya, sound signature yang dihasilkan earphone ini cukup asyik. High-nya memang sedikit tinggi, terkadang terasa nusuk di kuping saya, tapi cukup bisa dikendalikan dengan mengganti eartips yang pastinya juga menambah kenyamanan menggunakan earphone-nya. Mid-nya asyik, suara vokalnya maju, dan suara vokalis terasa enak aja gitu di kuping. Serasa nyanyi di depan saya langsung. Untuk bass-nya juga terasa pas, nggak berlebihan dengan timbre yang cukup baik.
Good
  • Fitting yang enak banget, kadang nggak kerasa kalau lagi pake saking nyamannya,
  • Desain yang mungil, lucu, tapi elegan,
  • Bass yang tight,
  • Mid yang pas,
  • High yang lebih kerasa dari CCA CA4
  • Detail dan separasi yang baik di kelasnya, saya bisa denger macem-macem suara, termasuk reverb ruangannya,
  • Soundstage yang luas,
  • Imaging yang baik,
  • Isolasinya bagus,
  • Nyaman untuk pemakaian yang lama.
Bad
  • Terkadang terasa sedikit nge-cring,
  • Eartips bawaan yang kurang enak a la KZ atau CCA,
  • Minusnya Chi-Fi, quality control-nya dapetnya untung-untungan,
  • Kabel bawaan yang tipis banget,
  • Kurang cocok buat segala suasana,
7
Good
Pemain bass di sonicwaves | Gemar memotret | Menulis di JoyPixel dan blog pribadi | Demen musik, film, series, game, komik, gadget dan banyak hal lainnya, makannya cocok kan di JoyPixel.

Is the Story Interesting?

0 0