5 Perbedaan Antara Super Sentai dan Power Rangers

Power Rangers Ninja Steel, jadi serial Power Rangers termuda yang saat ini masih tayang. Kamu nonton nggak? (doc. Saban)

Beberapa di antara kamu pasti sering bertanya-tanya, apa bedanya Power Rangers dan Super Sentai bukan? Nggak heran sih sebenernya, soalnya Power Rangers kan emang adaptasi dari Super Sentai. Jadi wajar buat orang-orang, terutama yang awam penasaran soal kedua tim superhero ini.

Sebenernya perbedaan di antara keduanya cukup signifikan. Khususnya dari segi cerita dan yang paling kelihatan ya wajah-wajah pemerannya. Perbedaan di antara Power Rangers dan Super Sentai apa aja, langsung kamu cek aja di bawah ini!

Pengemasan Cerita

Gekisou Sentai Carranger, salah satu Sentai paling kocak sepanjang sejarah diadaptasi jadi Power Rangers Turbo dengan cerita yang jauh lebih serius.

Mengutip ucapan Yoshi Sudarso, sang Ranger Biru dari Power Rangers Dino Charge, Sentai dan Rangers pada dasarnya dibuat untuk dua budaya yang berbeda, Timur dan Barat. Cerita dalam Power Rangers cenderung lebih serius dan biasanya dibumbui dengan drama percintaan di antara para Rangers.

Roll call (itu lho, momen nyebutin nama satu-satu pas abis berubah) yang jadi ciri khas Super Sentai juga nggak ada dalam Power Rangers. Sementara Sentai pada umumnya mengemas cerita mereka juga dengan serius, tapi lebih banyak momen-momen komikal khas Jepang. Kalau kata Peter Sudarso, “agak lebay” dan “lebih kartun”.

Jumlah Tim

Karena Super Sentai seengenggaknya lebih tua 18 tahun dari Power Rangers, maka otomatis jumlah timnya jadi jauh lebih banyak. Hingga saat ini, Super Sentai telah memiliki 41 tim dan lebih dari 200 senshi, dengan Uchuu Sentai Kyuranger menjadi Sentai termuda. Sementara Power Rangers sampai tahun ini baru memiliki 21 tim dengan Power Rangers Ninja Steel sebagai tim rangers terbaru. Oh by the way, sejak Power Rangers dimulai, ternyata enggak semua Sentai diadaptasi jadi Rangers lho.

Komposisi Tim

Siapa yang dari dulu pengen jadi Tommy? Atau malah ada yang mau jadi Zack? Nostalgia banget sih ini.

Poin satu ini jadi ciri khas dari Power Rangers. Karena Power Rangers awalnya dibuat untuk Amerika Serikat yang warganya multikultural, maka para Power Rangers pun dibuat mewakili tiap kelompok masyarakat di sana. Biasanya komposisinya adalah Kaukasian, Afro-Amerika, Asia, dan Hispanik, dengan jumlah yang berbeda-beda di tiap serial.

Namun awalnya penerapan ide baik tersebut dalam Mighty Morphin Power Rangers masih “rasis” banget, dengan menempatkan Walter Jones, aktor Afro-Amerika, sebagai Ranger Hitam dan almarhum Thuy Trang, aktris berdarah Vietnam, sebagai Ranger Kuning (Ras Mongoloid disebut juga ras kulit kuning).

Nah, sementara itu dalam Super Sentai setiap tim pasti hanya berisi orang Jepang saja, karena Jepang sendiri memang bukan negara yang multikultural layaknya Amerika Serikat.

Adegan Kekerasan

Dari dulu Super Sentai terkenal jauh lebih “keras” dibandingkan Power Rangers. Hal ini nggak lepas dari perbedaan budaya yang disebut-sebut sama Yoshi. Di Jepang, aturan mengenai kekerasan dalam televisi cenderung lebih longgar, makanya dalam Sentai nggak jarang kita melihat adegan-adegan penuh darah sampai kematian. Sebut aja Burai di Zyuranger, Naoto di Timeranger, Mikoto di Abaranger, dan Gai di Jetman.

Sementara itu di Amerika Serikat, peraturannya jauh lebih ketat, nggak cuma dilarang terlalu “kasar”, acara anak di sana juga diharuskan untuk meminimalisir penggunaan senjata. Hal ini juga yang bikin efek-efek jurus pamungkas atau serangan jarak jauh dalam Power Rangers cuma digambarkan dengan sinar laser, sementara dalam Super Sentai cenderung lebih realistik dengan memperlihatkan ada peluru atau misil yang ditembakkan.

Kontinuitas

Para Ranger Merah berkumpul dalam episode “Forever Red”

Nah, poin terakhir ini menarik. Dalam Sentai, serial baru berarti awal baru, tiap Sentai nggak terhubung dengan Sentai sebelumnya. Selain itu, biasanya mereka juga nggak menyadari keberadaan senpai-nya sebelum akhirnya bertemu dalam momen crossover dalam film. Misalnya Tensou Sentai Goseiger vs Shinkenger: Epic on Ginmaku (2011) dan Ressha Sentai ToQger vs Kyoryuger: The Movie (2015).

Sementara Power Rangers selama Zordon Era (MMPRPower Rangers in Space), pada dasarnya adalah satu serial besar yang terbagi menjadi beberapa season. Walaupun setelah Zordon Era pola “serial baru, awal baru” juga mulai diterapkan dalam Rangers, tapi dalam beberapa kesempatan diperlihatkan bahwa para Rangers terbaru tahu tentang kisah Rangers sebelumnya.

Written by
さあ、実験を始めようか?

Is the Story Interesting?

0 0

5 Perbedaan Antara Super Sentai dan Power Rangers

Written by
I'm just a man who likes playing a game, watching movies, tv series, Dragon Ball, Digimon, Attack on Titan, and Kamen Rider.

Is the Story Interesting?

1 0