Beberapa Tradisi yang Ada Dalam Serial Kamen Rider!

Tradisi Kamen Rider

Serial Kamen Rider karya Shotaro Ishinomori udah tayang selama kurang lebih 49 tahun. Meski begitu, serial ini sempat tidak tayang di televisi setelah Black RX tamat. Kamen Rider kembali tayang di TV pada awal tahun 2000 lewat Kuuga dan akhirnya terus berlanjut hingga sekarang. Selama serial Kamen Rider tayang, ada beberapa tradisi yang selalu ada di dalamnya. Kira-kira ada apa aja sih tradisi yang hadir dalam serialnya? Simak ulasannya di artikel ini!

MOTIF SERANGGA

Tradisi Kamen Rider
Ichigo, Rider pertama dengan motif belalang (doc. Ishimori Pro/Toei)

Awalnya, Kamen Rider merupakan adaptasi manga karya Ishinomori berjudul Skull Man. Kemudian, Ishinomori dan produser Hirayama mengubah bentuk karakternya menjadi mirip belalang. Tradisi berbentuk belalang maupun serangga lainnya ini terus berlanjut hingga Rider terakhir era Showa, Black RX.

Ketika Kamen Rider tidak tayang TV, tim produksi tetap menghadirkan 3 Kamen Rider dalam format movie, seperti Shin, J, dan ZO. Ketiga Rider tersebut masih mempertahankan tradisi berbentuk serangga. Bahkan, Shin lebih mirip monster serangga dibanding seri Kamen Rider lainnya.

Ketika Kamen Rider kembali tayang di TV dan memasuki era Heisei, tradisi motif serangga perlahan dihilangkan. Meski begitu, ada beberapa Rider yang bermotif serangga, seperti Kuuga, Agito, Blade, dan Kabuto. Bahkan, di era Reiwa yang modern sekalipun, motif serangga kembali dihadirkan dalam Zero-One.

MANUSIA ROBOT

Tradisi Kamen Rider
Takeshi Hongo dioperasi oleh Shocker (doc. Ishimori Pro/Toei)

Tradisi yang kental dalam serial Kamen Rider era Showa adalah karakter utamanya dioperasi menjadi manusia robot (cyborg), lalu ingatannya dihilangkan. Namun, sebelum ingatannya dihilangkan, karakter utama melarikan diri dan berbalik melawan penciptanya.

Namun, ada juga Rider yang bukan hasil operasi musuh, seperti Kamen Rider X yang merupakan hasil operasi sang ayah dan Super-1 yang dioperasi agar bisa bertahan di luar angkasa tanpa pakaian astronot. Satu-satunya Kamen Rider di era Showa yang bukan manusia robot adalah Amazon.

Memasuki era Heisei, tradisi ini dihilangkan. Para Rider di era Heisei berubah menggunakan belt. Kuuga dan Agito berubah dengan belt yang tertanam di tubuh mereka layaknya Rider di era Showa. Sejak Ryuki hingga sekarang, belt tidak lagi tertanam di tubuh Rider.

SEPEDA MOTOR

Tradisi Kamen Rider
Battlehopper alias Belalang Tempur (doc. Ishimori Pro/Toei)

Ini merupakan tradisi yang tetap ada sejak era Showa hingga Reiwa. Sepeda motor merupakan properti yang wajib ada di setiap serial Kamen Rider. Tradisi menggunakan sepeda motor ini sempat tidak ada dalam Kamen Rider Den-O. Meski ada Mashin DenBird, Den-O tidak menggunakannya di jalan. Motor ini digunakan sebagai kontrol kereta Den Liner.

Dalam serial Kamen Rider Drive juga tidak menggunakan motor, malah menggunakan mobil bernama Tridoron. Di era Showa, meski Black RX juga punya mobil Ridoron, tapi kendaraan utamanya tetap sepeda motor bernama Acrobatter.

Sayangnya, intensitas penggunaan sepeda motor dalam serial Kamen Rider akhir-akhir ini tidak sebanyak di era Showa maupun awal era Heisei. Hal ini disebabkan aturan yang ketat soal penggunaan sepeda motor di jalan dan lokasi tertentu. Selain itu, makin terbatasnya lokasi syuting dikarenakan proses izin yang ketat juga menjadi penyebabnya.

FILM CROSSOVER DAN PENGENALAN RIDER BARU

Tradisi Kamen Rider
Kamen Rider OOO dalam film Kamen Rider W (doc. Ishimori Pro/Toei)

Tradisi film crossover antara Rider satu dengan lainnya mulai muncul di Kamen Rider Decade. Film bertajuk Movie War ini menghadirkan dua cerita yang berbeda dari masing-masing Rider, lalu keduanya bertemu menjelang akhir film. Selain itu, biasanya ada Rider pendahulu yang juga muncul di film ini.

Selain Movie War, ada juga film yang dirilis di musim panas. Selain sebagai film tunggal dari Kamen Rider, film ini juga biasanya menjadi promosi kemunculan serial Rider selanjutnya. Misalnya dalam film Kamen Rider W: A to Z / The GaiaMemories of Fate, Kamen Rider OOO muncul sekilas dan pamer kekuatan. Tradisi ini dilanjutkan hingga sekarang.

Sementara di era Showa, para Rider pendahulu muncul di serial kelanjutannya. Misalnya, Kamen Rider Ichigo dan Nigo muncul di Kamen Rider V3, X, Stronger, Super-1, ZX, dan Black RX.

RIDER KEDUA

Kamen Rider Nigo (doc. Ishimori Pro/Toei)

Tradisi Rider kedua ternyata udah ada sejak era Showa. Sebenarnya, kemunculan Kamen Rider Nigo tidak direncanakan. Ketika syuting episode 10, Hiroshi Fujioka (pemeran Takeshi Hongo/Kamen Rider Ichigo) mengalami patah kaki. Fujioka saat itu melakukan adegan berbahaya tanpa stuntman. Hal ini membuat Fujioka terpaksa tidak syuting dalam waktu yang lama.

Untuk mengisi absennya Fujioka, Toei kemudian memperkenalkan Hayato Ichimonji sebagai Kamen Rider Nigo. Dalam kisahnya, Nigo dibuat Shocker sebagai Kamen Rider untuk menandingi Ichigo. Setelah Fujioka sembuh dan melanjutkan syuting, Ichigo dan Nigo bekerjasama mengalahkan Shocker.

Setelah itu, Rider kedua kembali ada di Kamen Rider V3 dengan nama Riderman. Setelah V3, konsep Rider tunggal dipertahankan. Dalam Kamen Rider Black, ada Shadow Moon sebagai Rider kedua, meski banyak yang meragukan apakah Shadow Moon ini Rider atau sebatas cyborg.

Tradisi munculnya Rider kedua maupun banyak Rider kembali ada di era Heisei. Dimulai dari Agito dengan munculnya G3 dan Gills. Sejak saat itu hingga sekarang, konsep Rider kedua maupun banyak Rider terus dilanjutkan. Kamen Rider Kuuga aalah satu-satunya serial Kamen Rider era Heisei yang berkonsep Rider tunggal.

BANYAK FORM

Form legendaris dari Kamen Rider Black RX dalam film Kamen Rider: Run All Over the World. (doc. Ishimori Pro/Toei)

Tradisi yang tetap dipertahankan hingga sekarang adalah konsep banyak form. Dimulai dari Kamen Rider Stronger dengan form bernama Charge Up. Kemudian, dalam Kamen Rider Black RX, Kotaro bisa berubah menjadi RX, Robo Rider, dan Bio Rider.

Tradisi satu Rider dengan banyak form kembali hadir di Kuuga dan terus dilanjutkan sampai sekarang, tapi terdapat perbedaan. Dulu, Rider memiliki form baru karena menyesuaikan kemampuan musuh. Sekarang, kurang lebih 4-5 episode awal selalu muncul form baru. Selain itu, ada juga crossover form yang biasanya muncul di film Movie War.

Seiring perkembangan zaman, tradisi di era Showa mulai hilang. Meski begitu, ada beberapa tradisi yang tetap dipertahankan maupun dimunculkan kembali di era modern. Kalau JoyFriends juga punya referensi tradisi yang ada dalam serial Kamen Rider, silakan komen di bawah.

Cek lebih banyak asupan informasi bergizi seputar pop culture atau tulisan menarik lainnya dari Roisul Umam. Jangan lupa juga kunjungi FacebookTwitterInstagram, dan YouTube JoyPixel!

Written by
"The less you know, the better." -Michael Scofield-

Is the Story Interesting?

0 0