Inilah Alasan Vegeta Bisa Menguasai Ultra Instinct

Kira-kira bisa enggak ya sang Pangeran Saiya menguasai teknik terbaru ini?

Sejak awal kemunculannya, Vegeta selalu membanggakan dirinya sebagai pangeran tertinggi bangsa Saiya. Sangat tabu baginya jika kalah dalam hal adu kekuatan dengan bangsa Saiya yang statusnya berada di bawahnya. Ketika Vegeta kalah bertarung dengan Goku, dirinya nggak terima dikalahkan bangsa Saiya rendahan. Sejak saat itu, Vegeta nggak mau kalah sama Goku. Setiap Goku bisa menguasai teknik tertentu, Vegeta juga mampu menguasainya. Namun, berbeda dengan Ultra Instinct.

Ketika Goku bisa menguasai teknik ini, Vegeta sepertinya agak kesulitan dalam menguasainya. Lalu, bisa nggak sih Vegeta menguasai Ultra Instinct seperti Goku? Apa alasannya Vegeta bisa menguasai teknik sakti ini? Ini dia pembahasannya.

VEGETA BISA MENGUASAI TEKNIK YANG SAMA DENGAN GOKU

Dilansir OtakuKart, Vegeta mampu menguasai perubahan yang bisa Goku lakukan kecuali Super Saiya 3. Whis menjelaskan konsep Ultra Instinct kepada Goku dan Vegeta. Namun, malah Goku bisa menggunakan teknik ini lebih dulu meski belum sempurna. Tentu aja ini bikin Vegeta jengkel. Mengingat teknik ini sangat sulit dikuasai, akan butuh waktu bagi Vegeta sebelum bisa menguasainya.

Vegeta memiliki sifat yang berbeda dengan Goku. Sifat Goku yang kalem membuatnya bisa lebih tenang dalam mengendalikan pikirannya dalam mode Ultra Instinct. Sementara, Vegeta agak kurang tenang dan sabar, hal ini yang membuatnya sulit menguasai teknik baru ini.

VEGETA BISA MENUTUPI SERANGAN GOKU YANG LEMAH

Menurut OtakuKart, ada kemungkinan kekuatan teknik ini tergantung dari orang yang menggunakannya. Jika yang menguasai teknik ini memiliki pikiran yang tenang, maka Ultra Instinct akan menbuatnya kuat dalam bertahan, tapi lemah dalam serangan. Sebaliknya, jika yang menguasai adalah tipe orang yang temperamen, serangannya akan kuat tapi lemah dalam bertahan.

Inilah yang menyebabkan Goku sangat tangguh ketika bertahan dalam mode Ultra Instinct. Dalam episode 116, saat Goku bertarung dengan Kefla, Tien dan Whis berdiskusi tentang kekuatan Kefla dan alasan dia bisa bertahan dari seragan Goku. Whis mengatakan serangan Goku masih kurang kuat.

Sifat temperamen Vegeta kemungkinan bisa menutupi kelemahan Goku. Jika memang teori Ultra Instinct itu benar, maka Vegeta akan memiliki serangan yang kuat dalam mode Ultra Instinct. Vegeta bisa menutupi kelemahan Goku dalam seragan, sementara Goku menutupi kelemahan Vegeta dalam bertahan.

MENGUASAI ULTRA INSTINCT DALAM TOURNAMENT OF POWER

Dilansir comicbook, Vegeta kemungkinan bisa menguasai Ultra Instinct dalam Tournament of Power. Pangeran bangsa Saiya ini ternyata mengambil langkah yang berbeda untuk bisa menguasai kemampuan ini. Dalam episode 117, Vegeta berusaha mode Ultra Instinct sambil bertarung dengan Katoplesla meskipun usahanya gagal.

Jika Vegeta ingin bisa seperti Goku, Vegeta juga harus menghadapi musuh yang kuat seperti yang Goku lakukan. Goku sudah menghadapi lawan-lawan tangguh yang sulit dia kalahkan. Sementara, lawan bertarung Vegeta bisa dibilang masih berada di bawahnya. Jika Vegeta berhadapan dengan lawan tangguh, bukan nggak mungkin dia bakal mendobrak batas kekuatannya dan bisa menguasai kemampuan ini seperti Goku.

Persaingan Goku dan Vegeta ini adalah salah satu bumbu yang menarik dalam Dragon Ball. Apakah rivalitas mereka membuat Vegeta bisa menguasai Ultra Instinct? Ataukah pangeran bangsa Saiya ini harus kembali gigit jari jika tidak bisa menguasainya? Menarik ditunggu!

Written by
"The less you know, the better." -Michael Scofield-

Is the Story Interesting?

1 0