Dark Review : Bukan Contekannya Serial Strangers Things!

User Rating: 8.8
dark review
Dark bukanlah sebuah kopian Strangers Things. Tawaran materinya beda banget! (doc : Wiedemann & Berg Television)

Di penghujung tahun ini Netflix kembali merilis satu seri drama misteri yang bisa dibilang pertama dalam kelasnya yang berbahasa Jerman, Dark. Melihat still image-nya, kesan misterius dan gelap bisa dengan cepat dirasakan. Dan benar, kita kembali disuguhi tayangan seru supranatural mirip-mirip Stranger Things. Tapi apakah drama ini benar-benar meniru serial populer dan fenomenal itu? Simak Dark review kita sampai habis!

Untuk urusan argumentasi saya nggak mau banyak berkomentar. Netflix Dark memang mirip-mirip Stranger Things kalau berbicara tentang kisah anak-anak hilang di sebuah kota kecil, misteri tentang dimensi lain, dan tentunya lampu yang hidup-mati sebagai tanda akan kehadiran makhluk lain. Tapi Dark juga bukan Stranger Things kalau kita berbicara tentang unsur Eropanya yang kental, mulai dari penduduk dan unsur-unsur sosialnya.

Enjoy read also: Mengulik Dunia Upside Down Stranger Things

Saya sangat suka bahasa Jerman yang digunakan sebagai bahasa utama serial ini. Baran bo Odar sebagai sutradara tampaknya memang menjadikan ini sebagai ciri khas film besutannya, yang mungkin bisa kamu cek di Who Am I (2014) yang bercerita tentang hacker dengan ketegangan dan keseruan masa remaja. Ya, itu juga jualan utama yang dijual lagi dengan tone lebih dewasa, gelap, dan basah.

Winden, kota kecil sejuta misteri

Goa Winden jadi salah satu tempat misterius yang menghubungkan teka-reki lintas generasi. (doc : Wiedemann & Berg Television)

Di serial ini kamu nggak bakal nemuin latar belakang tempat yang neko-neko. Semua hanya berpusat di Winden, kota kecil di Jerman yang memiliki reaktor nuklir dan goa misterius. Selebihnya hanya waktunyalah yang berbeda.

Ya, Dark mengambil tema yang cukup unik, yakni perjalanan waktu. Di samping kamu bakal merasakan Winden yang dingin dan basah karena sering banget ujan, kamu juga bakal bisa ngerasain Winden dalam tiga versi. Winden 2019, Winden 2086 dan Winden 1953. Semuanya memiliki cerita menarik yang berpusat pada empat keluarga lintas generasi.

Fokus maksimal

Menghabiskan hidupnya dari waktu ke waktu hanya buat menguak misteri. Apakah yang sebenarnya terjadi? (doc : Wiedemann & Berg Television)

Layaknya membaca novel, Dark sangat menarik diikuti buat kamu yang suka banget cerita misteri bergenre investigasi. Meski cerita lebih banyak berfokus di karakter polisi bernama Ulrich dan seorang pelajar bernama Jonas, kamu bakal dijejali dengan cerita lainnya yang berfokus kepada empat keluarga di mana ternyata semuanya menyimpan misteri. Diawali dengan sebuah kasus bunuh diri misterius di 2019, cerita pun melompat-lompat dengan alur maju-mundur yang menurut saya menyenangkan.

Banyak misteri yang bakal bikin kamu terkejut dan bilang “oh ini ternyata” dari episode ke episode. (doc : Wiedemann & Berg Television)

Dari satu episode ke episode lainnya, kamu nggak bakal nyangka kalau Dark lebih dari konflik keluarga yang ternyata ruwet lintas generasi. Ada masalah lain yang lebih besar daripada itu dengan hadirnya seorang misterius bernama Noah, yang ternyata suka menculik anak-anak.

Tenang aja, film ini nggak akan bikin kamu bingung, karena perpindahan cerita lintas generasinya jelas, tetapi kamu bakal dituntut fokus maksimal untuk nggak sedetik pun mengalihkan pandanganmu dari layar! Soalnya setiap dialog di sini penting dan nyambung banget ke cerita.

Fiksi ilmiah menarik

Nggak cuma banyak adegan ciuman remaja, sebaiknya Dark ditonton buat mereka yang udah 18+. (doc : Wiedemann & Berg Television)

Selain unsur misterinya yang kuat, Dark bakal bikin kamu gemetaran dengan konsep perjalanan waktunya. Penekanan dark review bagi saya kuat di tema yang diusung ini. Seperti kata Jonas, konsep lintas waktu di sini nggak neko-neko alias “No deLorean”. Yang ada adalah sebuah roadmap jelas tentang lubang cacing dan lubang hitam. Kamu yang suka banget film berbau fiksi ilmiah pasti nggak nyangka kalau Netflix Dark bakal menawarkan hal tersebut dengan penjelasan lengkap dari seorang profesor.

Bagi saya Netflix Dark merupakan thriller fiksi ilmiah keren dengan rasa Eropa, bumbu Strangers Things dan sebaiknya ditonton oleh mereka yang berusia 18+ karena mengandung nudity, sex dan violence.

Kolom komentar terbuka bagi Dark review ini. Yuk berdiskusi!

Summary
Menawarkan atmosfir yang sama dengan Stranger Things, bisa bikin fans setia mereka jengkel atau malah suka dan ngikutin. Tapi sebenarnya Dark adalah serial misteri fiksi ilmiah dengan aroma Eropa kuat yang berpotensi jadi sebuah judul besar.
Good
  • Selipan Fiksi Ilmiahnya Keren
  • Serial Netflix Pertama Berbahasa Jerman
  • Walau Banyak Karakter Lalu-Lalang, Semua Dapet Porsi yang Pas
  • Tone gambar dan Soundtracknya Pas. Ngena Banget
Bad
  • Bukan Tontonan Sambilan Jam Makan Siang, Kudu Fokus
  • Pertengahan Season Beberapa Misteri Udah Bisa Ketebak
  • Hanging di akhir Season, Kudu Dilanjutin Ke Season 2
8.8
Great
Written by
Mulai mengenal pop culture dari manga Dragon Ball dan Doraemon, hingga dihancurkan secara mental dengan Evangelion. Head of Content at JoyPixel.id.

Is the Story Interesting?

14 2